[POPULER NASIONAL] Moeldoko Akui UU Cipta Kerja Munculkan Perdebatan | Pollycarpus Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Kompas.com - 18/10/2020, 06:39 WIB
Moeldoko saat ditemui di Grha Suara Muhammadiyah, Jumat (2/10/2020) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoMoeldoko saat ditemui di Grha Suara Muhammadiyah, Jumat (2/10/2020)
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Masyarakat dinilai kurang mengerti tujuan pemerintah menggagas pembahasan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja.

Sehingga, ketika RUU itu dibahas hingga disahkan menjadi UU, memicu banyak perdebatan di tengah publik.

Menurut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, digagasnya UU itu oleh Presiden Joko Widodo memiliki tujuan baik.

Presiden, imbuh dia, disebut tidak takut mengambil risiko agar Indonesia mampu menghadapi kompetisi global.

Sementara itu, mantan pilot Garuda Indonesia Pollycarpus Budihari Priyanto dikabarkan meninggal dunia, pada Sabtu (17/10/2020).

Pollycarpus merupakan mantan terpidana dalam kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia, Munir Said Thalib, pada 2004 silam.

Berikut berita yang paling banyak dibaca di Kompas.com, kemarin, selengkapnya:

1. Moeldoko: UU Cipta Kerja Memang Munculkan Perdebatan, Tapi...

Moeldoko menjelaskan, pemerintah berupaya dengan adanya UU ini lapangan kerja dapat terbuka seluas-luasnya bagi masyarakat. Menurut dia, UU ini dapat menjadi solusi atas rumitnya birokrasi dan regulasi yang kerap menghambat investasi masuk.

“Ini (rumitnya birokrasi) membuat tidak adanya kepastian bagi siapapun, termasuk investor,” kata Moeldoko dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2020).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes: Terima Kasih atas Pengabdian Tulus Para Dokter...

Menkes: Terima Kasih atas Pengabdian Tulus Para Dokter...

Nasional
Ketum Golkar: Target Menang Pilkada 60 Persen, Langkah Awal Rebut Kejayaan 2024

Ketum Golkar: Target Menang Pilkada 60 Persen, Langkah Awal Rebut Kejayaan 2024

Nasional
Jokowi Ungkap Alasan RUU Cipta Kerja Dikebut di Tengah Pandemi

Jokowi Ungkap Alasan RUU Cipta Kerja Dikebut di Tengah Pandemi

Nasional
Ketum Golkar: UU Cipta Kerja Terobosan Historis Tanpa Paksaan Siapa Pun

Ketum Golkar: UU Cipta Kerja Terobosan Historis Tanpa Paksaan Siapa Pun

Nasional
Kasus Red Notice, Djoko Tjandra dan 2 Jenderal Polisi Jalani Sidang Perdana Selasa Pekan Depan

Kasus Red Notice, Djoko Tjandra dan 2 Jenderal Polisi Jalani Sidang Perdana Selasa Pekan Depan

Nasional
Ini Protokol Kesehatan Menonton Film di Bioskop DKI Saat PSBB Transisi

Ini Protokol Kesehatan Menonton Film di Bioskop DKI Saat PSBB Transisi

Nasional
Virolog: Vaksin Covid-19 Sulit Diterima Publik jika Belum Lolos Uji Klinis Fase 3

Virolog: Vaksin Covid-19 Sulit Diterima Publik jika Belum Lolos Uji Klinis Fase 3

Nasional
Mahfud: Dokter Harus Berpihak pada Kelangsungan Hidup Manusia

Mahfud: Dokter Harus Berpihak pada Kelangsungan Hidup Manusia

Nasional
Ini Lima Langkah Efektif Cegah Covid-19 di Pesantren dari Epidemiolog

Ini Lima Langkah Efektif Cegah Covid-19 di Pesantren dari Epidemiolog

Nasional
Di HUT IDI, Mahfud Tegaskan Penanganan Kesehatan dan Ekonomi Harus Bersamaan

Di HUT IDI, Mahfud Tegaskan Penanganan Kesehatan dan Ekonomi Harus Bersamaan

Nasional
Pusat Keramaian Sumedang Dipantau CCTV, Warga Tak Pakai Masker Langsung Ditindak

Pusat Keramaian Sumedang Dipantau CCTV, Warga Tak Pakai Masker Langsung Ditindak

Nasional
Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawa

Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawa

BrandzView
Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Nasional
HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X