Terawan hingga Fachrul Razi Ingatkan Pentingnya Cuci Tangan untuk Cegah Covid-19

Kompas.com - 15/10/2020, 12:46 WIB
Umat Hindu mencuci tangan saat akan bersembahyang Hari Raya Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Rabu (16/9/2020). Perayaan Hari Raya Galungan yang merupakan hari kemenangan kebenaran (Dharma) atas kejahatan (Adharma) tersebut diikuti umat Hindu di Pulau Dewata dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/FIKRI YUSUFUmat Hindu mencuci tangan saat akan bersembahyang Hari Raya Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Rabu (16/9/2020). Perayaan Hari Raya Galungan yang merupakan hari kemenangan kebenaran (Dharma) atas kejahatan (Adharma) tersebut diikuti umat Hindu di Pulau Dewata dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan tangan di tengah pandemi Covid-19.

Pesan ini disampaikan dalam rangka kampanye memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Sedunia yang jatuh setiap 15 Oktober.

Kampanye tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Kemudian, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, serta Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

"Tangan yang bersih menyelamatkan nyawa dari ancaman Covid-19 dan penyakit menular lainnya," kata Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto melalui tayangan video yang disiarkan Kementerian Kesehatan RI, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Jubir Satgas Covid-19 Nyatakan Makin Banyak Warga Terapkan 3M

Melalui kampanye tersebut, para menteri berpesan kepada seluruh kementerian/lembaga dan para pemangku kepentingan untuk seluas-luasnya mengampanyekan pentingnya cuci tangan pakai sabun.

Seluruh pihak diminta untuk menyediakan fasilitas cuci tangan di wilayah kerja masing-masing, baik di kantor pemerintah pusat maupun daerah.

Para pemangku kepentingan juga diminta untuk bekerja sama dengan sektor swasta, non pemerintah, hingga organisasi masyarakat untuk meningkatkan akses cuci tangan dengan sabun di fasilitas kesehatan, pasar, pusat transportasi, rumah ibadah, kantor KUA, asrama haji, hingga lembaga pendidikan keagamaan.

"Dan meningkatkan kesadaran mereka agar berperilaku sehat semua lingkungan strategis," ujar Menko PMK Muhadjir Effendy.

Baca juga: Saat Pemerintah Diharapkan Tak Hanya Andalkan Vaksin untuk Atasi Pandemi

Jajaran menteri mengingatkan bahwa mencuci tangan dengan sabun menjadi kesempatan bersama untuk menyelamatkan nyawa.

"Ingat, semua agama menganjurkan pentingnya kebersihan dan kesehatan," kata Menteri Agama Fachrul Razi.

"Ini adalah kesempatan kita bersama untuk menyelamatkan nyawa," tutur Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar.

Diberitakan, penularan virus corona masih terjadi di Indonesia. Data pemerintah Rabu (14/10/2020) memperlihatkan bahwa ada 4.127 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: UPDATE: Bertambah 4.127, Kini Ada 344.749 Kasus Covid-19 di Indonesia

Penambahan itu menyebabkan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 344.749 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X