Tak Perlu Panik dan Khawatir Hamil Saat Pandemi Covid-19

Kompas.com - 14/10/2020, 18:51 WIB
Ilustrasi ibu hamil dan janin dalam kandungan. SHUTTERSTOCK/zffotoIlustrasi ibu hamil dan janin dalam kandungan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dokter spesialis obstetri dan ginekologi Kathleen Juanita Gunawan mengatakan, ibu-ibu yang mengalami kehamilan di tengah pandemi Covid-19 tak perlu panik dan khawatir.

Menurut dia, selama pandemi ini dia memang banyak menemukan ibu- ibu hamil yang panik dan khawatir dengan kondisi seperti ini.

"Paling penting adalah jangan panik karena banyak ibu yang datang panik dan khawatir. Kadang kehamilan kan tidak bisa ditentukan," ujar Kathleen dalam talkshow BNPB, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Belum Ada Bukti Penularan Covid-19 dari Ibu Hamil pada Bayi yang Dikandungnya

Kathleen mengatakan, masa paling penting bagi ibu hamil justru ada pada 1.000 hari pertama bayi dalam kandungannya, yakni dimulai dari 280 hari dalam kandungan hingga usia bayi 2 tahun.

Masa tersebut, kata dia, merupakan masa penting yang akan menjadi fondasi kehidupan seseorang.

"Makanya saat hamil dijaga, jangan takut memeriksakan kehamilan dengan memperhatikan protokol kesehatan, jaga jarak. Kalau memang tak perlu sekali, jangan keluar rumah," kata dia.

Ia pun menyarankan agar para ibu hamil tetap menjaga hidup sehat selama pandemi Covid-19.

Baca juga: Indonesia Beli Vaksin Covid-19 yang Belum Lolos Uji Klinis, Ini Penjelasan Satgas

Kemudian mereka juga harus tidur cukup dan berolahraga rutin setidaknya tiga kali dakam seminggu selama 30-90 menit.

"Tentunya olahraga yang tidak ada risiko jatuh. Tidak harus mahal ramai-ramai keluar, jalan di sekitar rumah dan diusahakan terkena paparan sinar matahari terutama sebelum jam 9 pagi akan meningkatkan imunitas tubuh," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Faskes Diminta Antisipasi Kejadian Syok Pasca-vaksinasi Covid-19

Faskes Diminta Antisipasi Kejadian Syok Pasca-vaksinasi Covid-19

Nasional
Tes Covid-19 Tak Hentikan Penularan, Tak Bisa Jadi Alasan Gelar Acara

Tes Covid-19 Tak Hentikan Penularan, Tak Bisa Jadi Alasan Gelar Acara

Nasional
Wapres: Pengelolaan Wakaf Uang Harus Profesional dan Modern

Wapres: Pengelolaan Wakaf Uang Harus Profesional dan Modern

Nasional
Presiden Jokowi Resmikan Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah

Presiden Jokowi Resmikan Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah

Nasional
Masyarakat Diimbau Tak Gelar Acara dengan Dalih Sudah Tes Covid-19

Masyarakat Diimbau Tak Gelar Acara dengan Dalih Sudah Tes Covid-19

Nasional
 Jokowi: Pemanfaatan Wakaf Jangan Hanya untuk Ibadah, tapi Juga Sosial-Ekonomi

Jokowi: Pemanfaatan Wakaf Jangan Hanya untuk Ibadah, tapi Juga Sosial-Ekonomi

Nasional
Gerakan Nasional Wakaf Uang Diluncurkan, Wapres: Tanda Dimulainya Transformasi Wakaf

Gerakan Nasional Wakaf Uang Diluncurkan, Wapres: Tanda Dimulainya Transformasi Wakaf

Nasional
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...

Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...

Nasional
Imigrasi Bolehkan 153 WN China Masuk ke Indonesia, Ini Dasar Hukumnya

Imigrasi Bolehkan 153 WN China Masuk ke Indonesia, Ini Dasar Hukumnya

Nasional
Anggota DPR: PPKM Belum Maksimal, di Tempat Umum Masih Banyak yang Abaikan Protokol Kesehatan

Anggota DPR: PPKM Belum Maksimal, di Tempat Umum Masih Banyak yang Abaikan Protokol Kesehatan

Nasional
MK Gelar Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020 Mulai Selasa Besok

MK Gelar Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020 Mulai Selasa Besok

Nasional
UPDATE: Tak Ada Penambahan WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tak Ada Penambahan WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Mahfud: Pelajar Pernah Dilarang Berjilbab, Setelah Dibolehkan, Situasi Jangan Dibalik

Mahfud: Pelajar Pernah Dilarang Berjilbab, Setelah Dibolehkan, Situasi Jangan Dibalik

Nasional
Anggota DPR: PPKM Sulit Tekan Kasus Covid-19 jika Tidak Ada Karantina Total

Anggota DPR: PPKM Sulit Tekan Kasus Covid-19 jika Tidak Ada Karantina Total

Nasional
LPSK Tawarkan Perlindungan Anak Penyandang Disabilitas Korban Kekerasan Seksual di Makassar

LPSK Tawarkan Perlindungan Anak Penyandang Disabilitas Korban Kekerasan Seksual di Makassar

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X