Ingatkan Demonstran, Satgas Covid-19: Jangan karena Berkerumun, Kita Bawa Pulang Penyakit

Kompas.com - 13/10/2020, 17:46 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito aat memberi keterangan pers di Istana Kepresidenan, Selasa (6/10/2020). Dok. Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat PresidenJuru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito aat memberi keterangan pers di Istana Kepresidenan, Selasa (6/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta para demonstran tetap menerapkan protokol kesehatan selama menyampaikan aspirasinya.

Ia mengatakan, penerapan protokol kesehatan tak menghilangkan esensi demontrasi sehingga tetap harus dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Bagi masyarakat yang memilih berdemonstrasi, ingat bahwa demonstrasi tidak akan kehilangan esensinya jika kita tetap berlaku damai dan patuh pada protokol kesehatan selama acara berlangsung," kata Wiku dalam keterangan persnya di kanala YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja di Magelang, Polisi Amankan 5 Pelajar SMK

"Jaga jarak antara demonstran, selalu memakai masker dan mencuci tangan atau membawa hand sanitizer kemana pun Anda berada adalah salah satu andil Anda dalam memerdekakan bangsa ini dari pandemi Covid 19," kata Wiku.

Ia pun mengingatkan para demonstran membersihkan tubuh terlebih dahulu sebelum berinteraksi dengan keluarga saat pulang.

Wiku mengatakan, jangan sampai para demonstran pulang membawa virus dan menularkan kepada keluarganya di rumah.

"Pandemi ini mengharuskan kita berpikir secara kritis. Setiap apa yang kita lakukan harus dipikirkan manfaat dan mudaratnya, termasuk kerumunan massa yang besar," ucap Wiku.

"Jangan karena berkerumun kita membawa pulang penyakit dan ancaman kematian pada kerabat dan keluarga kita," ucap dia.

Baca juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja Rusuh Lagi, Jokowi Ada di Istana Negara

Demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja terus terjadi. Sebelumnya mahasiswa bersama buruh berdemonstrasi pada 6-8 Oktober.

Saat ini, masa PA 212 dan sejumlah Ormas yang tengah berdemonstrasi menyampaikan penolakannya terhadap UU Cipta Kerja.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X