Menlu Retno dan Menteri BUMN Akan ke Inggris dan Swiss Amankan Stok Vaksin Covid-19

Kompas.com - 12/10/2020, 09:07 WIB
Pesan semangat pantang menyerah dan membangun optimisme ini disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam acara seremoni wisuda Universitas Terbuka unit Korea Selatan (Korsel) pada Sabtu, 10 Oktober 2020 secara daring. DOK. UTPesan semangat pantang menyerah dan membangun optimisme ini disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam acara seremoni wisuda Universitas Terbuka unit Korea Selatan (Korsel) pada Sabtu, 10 Oktober 2020 secara daring.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi beserta Menteri BUMN Erick Thohir akan berkunjung ke Swiss dan Inggris untuk mengamankan komitmen pengadaan vaksin Covid-19 dari sumber yang telah ada.

"Sebentar lagi bersama dengan Menteri BUMN dan tim Kementerian Kesehatan, saya akan berangkat menuju ke London, Inggris, dan kemudian dilanjutkan ke Bern dan Jenewa, Swiss," kata Retno dalam keterangan persnya secara virtual, Senin (12/10/2020).

"Tujuan utama dari perjalanan ini antara lain mengamankan komitmen dari sumber lain untuk vaksin Covid-19 dalam kerangka kerja sama vaksin bilateral," lanjut dia.

Baca juga: Ini Pengalaman Kang Emil Saat Jadi Relawan Vaksin Covid-19

Selain itu, Retno beserta rombongan akan bertemu dan berdiskusi dengan Dirjen World Health Organization (WHO), Gavi, dan Coalition for Epidemic Preparedness Innovationn (CEPI) dalam kerangka kerja COVAX Facilities untuk membahas kerja sama vaksin dalam konteks multilateral. 

Selain itu, dalam kunjungan ke Inggris dan Swis, Pemerintah Indonesia hendak mendorong penguatan kerja sama untuk jangka menengah dan jangka panjang antara Bio Farma dan mitranya di luar negeri.

"Dan selama perjalanan nanti, saya juga akan melakukan pertemuan dengan para mitra saya, yaitu di Inggris dengan Menlu Inggris, sementara di Swiss adalah dengan Wakil Presiden Swiss dan beberapa perusahaan dari Switzerland," kata Retno.

"Jadi dari dua negara tersebut, kami akan meng-update teman-teman dengan hasil atau deliverables dari kunjungan ke kedua negara tersebut," lanjut dia.

Untuk diketahui, saat ini Indonesia menjalin kerja sama dengan sejumlah negara untuk pengadaan vaksin Covid-19. 

Indonesia telah mengamankan stok kandidat vaksin yang telah menjalani uji klinis tahap ketiga, yakni dari perusahaan medis asal China, Sinovac dan Sinopharm.

Baca juga: 132 Dokter Meninggal karena Covid-19, Vaksin Terbaik Protokol Kesehatan

Saat ini kandidat vaksin dari Sinovac tengah menjalani uji klinis tahap ketiga di Bandung, Jawa Barat. Sedangkan kandidat vaksin dari Sinopharm sedang menjalani uji klinis di Uni Emirat Arab, bekerja sama dengan perusahaan medis G42.

Selain bekerja sama dengan negara lain, Indonesia juga mengembangkan vaksin dalam negeri yang dinamai vaksin Merah Putih. Saat ini vaksin Merah Putih masih dalam tahap awal pengembangan dan belum menjalani uji klinis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Punya Juru Masak Baru, Namanya Kaesang

Jokowi Punya Juru Masak Baru, Namanya Kaesang

Nasional
Ingin Kurangi Emisi, Pemerintah Susun Rencana Pemanfaatan Energi Baru hingga 2035

Ingin Kurangi Emisi, Pemerintah Susun Rencana Pemanfaatan Energi Baru hingga 2035

Nasional
Menristek: Listrik dari Pengolahan Sampah Harus Terus Dikembangkan

Menristek: Listrik dari Pengolahan Sampah Harus Terus Dikembangkan

Nasional
Kemenkes: Ada Kemungkinan Vaksinasi Covid-19 Libur Selama Idul Fitri

Kemenkes: Ada Kemungkinan Vaksinasi Covid-19 Libur Selama Idul Fitri

Nasional
Paspor Jozeph Paul Zhang Akan Dicabut, Polri Koordinasi dengan Imigrasi

Paspor Jozeph Paul Zhang Akan Dicabut, Polri Koordinasi dengan Imigrasi

Nasional
Presiden PKS: Jangan Atas Nama Investasi Hak-hak Buruh Dikorbankan

Presiden PKS: Jangan Atas Nama Investasi Hak-hak Buruh Dikorbankan

Nasional
Imbau Masyarakat Tidak Mudik, Anggota DPR: Jika Nekat, Indonesia Bisa seperti India

Imbau Masyarakat Tidak Mudik, Anggota DPR: Jika Nekat, Indonesia Bisa seperti India

Nasional
Kemendikbud: Kamus Sejarah Indonesia Sudah Ditarik

Kemendikbud: Kamus Sejarah Indonesia Sudah Ditarik

Nasional
Warga Tak Bawa Dokumen Perjalanan Saat Bepergian Bakal Diminta Putar Balik

Warga Tak Bawa Dokumen Perjalanan Saat Bepergian Bakal Diminta Putar Balik

Nasional
Kemenkumham Sebut Belum Ada Permohonan Pelepasan Status Warga Negara Jozeph Paul Zhang

Kemenkumham Sebut Belum Ada Permohonan Pelepasan Status Warga Negara Jozeph Paul Zhang

Nasional
Fraksi PPP Imbau Menteri Tetap Fokus Bekerja, Jangan Terpengaruh Isu Reshuffle

Fraksi PPP Imbau Menteri Tetap Fokus Bekerja, Jangan Terpengaruh Isu Reshuffle

Nasional
Satgas: Jumlah Kasus Positif dan Kematian Covid-19 Mingguan Meningkat

Satgas: Jumlah Kasus Positif dan Kematian Covid-19 Mingguan Meningkat

Nasional
Doni Monardo: Kepulangan Perantau ke Kampung Halaman Meningkatkan Kasus Covid-19

Doni Monardo: Kepulangan Perantau ke Kampung Halaman Meningkatkan Kasus Covid-19

Nasional
Jokowi Sebut Litbang Kementerian Dipindahkan ke BRIN

Jokowi Sebut Litbang Kementerian Dipindahkan ke BRIN

Nasional
Kapolri dan Komnas HAM Teken Nota Kesepahaman soal Penegakan Hak Asasi

Kapolri dan Komnas HAM Teken Nota Kesepahaman soal Penegakan Hak Asasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X