Kompas.com - 09/10/2020, 11:15 WIB
Talkshow Update Wisma Atlet: Harapan Sembuh bagi Pasien Covid-19, di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Kamis (8/10/2020). covid19.go.idTalkshow Update Wisma Atlet: Harapan Sembuh bagi Pasien Covid-19, di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Kamis (8/10/2020).

KOMPAS.com - Dokter Spesialis Paru-paru Rumah Sakit (RS) Siloam ASRI Jakarta Maydie Esfandiari, menjelaskan bagaimana proses virus corona masuk ke dalam tubuh.

Cara penularan yang pertama adalah melalui saluran pernafasan. Jadi saat pasien terkonfirmasi Covid-19 batuk dan tidak menggunakan masker, droplet yang keluar dapat menimbulkan penularan.

Bukan hanya itu, orang yang menggunakan masker secara tidak benar pun berpotensi terpapar.

“Orang yang memakai masker secara tidak benar seperti di bawah hidung atau dagu, dapat menyebabkan penularan,” kata Maydie, seperti dimuat covid19.go.id, Jumat (9/10/2020).

Maydie melanjutkan, penularan juga bisa terjadi melalui kasus lain, salah satunya jika droplet jatuh ke permukaan benda.

Benda itu kemudian tersentuh oleh orang lain dan orang tersebut tanpa sadar mengusap wajah atau mata.

Baca juga: Virus Corona Menular Lewat Droplet dan Airborne, Apa Bedanya?

“Masuknya lewat mata dan hidung, lalu ke paru-para melalui saluran pernafasan atas,” kata Maydie.

Maka dari itu, Maydie mengingatkan seluruh pihak untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada.

Hal tersebut diperkuat dengan keterangan dari Koordinator Operasional RS Darurat Covid-19 Kolonel CKM Stefanus Dony.

Ia mengatakan, jumlah orang tanpa gejala (OTG) di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta lebih tinggi daripada pasien positif dengan gejala.

Lebih lanjut, Dony memaparkan, sebanyak 1.536 pasien flat isolasi mandiri di tower 4 dan 5 RS Darurat Covid-19 merupakan OTG.

Sementra itu, tower 6 dan 7 yang merawat pasien bergejala ringan dan sedang, terisi 1.496 pasien.

Baca juga: Tower 8 Wisma Atlet Disiapkan untuk Pasien Covid-19 OTG dan Gejala Ringan

“Berdasarkan morning record setiap pagi, pasien bergejala berat hanya satu, itupun statusnya menunggu rujukan,” kata Dony

Dokter yang kesehariannya bertugas sebagai Kepala Kesehatan Kodam Jaya itu menambahkan, penghuni RS Darurat Covid-19 lebih banyak terpapar dari keluarga dan perkantoran.

“Memang perbedaannya tidak terlalu jauh. Kami lihat kebanyakan yang masuk ke RS Darurat Covid-19 dari keluarga dan kantor,” kata Dony.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panglima TNI: Dharma Pertiwi Turut Berpartisipasi dalam Pembangunan Nasional

Panglima TNI: Dharma Pertiwi Turut Berpartisipasi dalam Pembangunan Nasional

Nasional
Kalapas Gunung Sindur: Napi Teroris Awalnya Hormat Bendera Saja Tidak Mau

Kalapas Gunung Sindur: Napi Teroris Awalnya Hormat Bendera Saja Tidak Mau

Nasional
Dua Tersangka Kasus Korupsi di Bakamla Segera Disidang

Dua Tersangka Kasus Korupsi di Bakamla Segera Disidang

Nasional
Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Kejagung Periksa Deputi Direktur Manajemen Risiko Investasi

Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Kejagung Periksa Deputi Direktur Manajemen Risiko Investasi

Nasional
Didakwa Terima Suap Rp 25,7 Miliar, Edhy Prabowo: Saya Tak Bersalah

Didakwa Terima Suap Rp 25,7 Miliar, Edhy Prabowo: Saya Tak Bersalah

Nasional
Jadi Relawan Vaksin Nusantara, Mantan Menkes Siti Fadilah: Ini Bukan Vaksinasi, tapi Penelitian

Jadi Relawan Vaksin Nusantara, Mantan Menkes Siti Fadilah: Ini Bukan Vaksinasi, tapi Penelitian

Nasional
Kepala Bappenas: Pemerintah Terbuka pada Semua Usulan Pembangunan Ibu Kota Baru

Kepala Bappenas: Pemerintah Terbuka pada Semua Usulan Pembangunan Ibu Kota Baru

Nasional
Pengamat Pertahanan Nilai Denwalsus Kemhan Tidak Bermasalah

Pengamat Pertahanan Nilai Denwalsus Kemhan Tidak Bermasalah

Nasional
Fraksi PKS Dukung Rencana Jokowi Bahas Persoalan di Myanmar Lewat KTT ASEAN

Fraksi PKS Dukung Rencana Jokowi Bahas Persoalan di Myanmar Lewat KTT ASEAN

Nasional
Raja Salman Beri Hadiah 15 Ton Kurma Istimewa untuk Umat Islam di Indonesia

Raja Salman Beri Hadiah 15 Ton Kurma Istimewa untuk Umat Islam di Indonesia

Nasional
Dakwaan Jaksa: Edhy Prabowo Pakai Uang Suap Rp 833,4 Juta untuk Belanja Barang Mewah Bersama Istri di AS

Dakwaan Jaksa: Edhy Prabowo Pakai Uang Suap Rp 833,4 Juta untuk Belanja Barang Mewah Bersama Istri di AS

Nasional
Sengketa Pilkada Sabu Raijua, MK Anulir Pencalonan Orient Karena Dinilai Berkewarganegaraan AS

Sengketa Pilkada Sabu Raijua, MK Anulir Pencalonan Orient Karena Dinilai Berkewarganegaraan AS

Nasional
Paslon Orient-Thobias Didiskualifikasi, PDI-P Minta KPU dan Bawaslu Tanggung Jawab

Paslon Orient-Thobias Didiskualifikasi, PDI-P Minta KPU dan Bawaslu Tanggung Jawab

Nasional
Isu Reshuffle Mencuat, Politisi Golkar: Kita Cukup Tunggu Saja

Isu Reshuffle Mencuat, Politisi Golkar: Kita Cukup Tunggu Saja

Nasional
Polri Bolehkan Mudik Sebelum 6 Mei, Pimpinan Komisi III Ingatkan Soal Pengawasan

Polri Bolehkan Mudik Sebelum 6 Mei, Pimpinan Komisi III Ingatkan Soal Pengawasan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X