Targetkan 12 Juta Penerima di Desember, Wapres Sebut Sisa Bansos UMKM Dilanjutkan 2021

Kompas.com - 07/10/2020, 15:33 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin dalam testimoni virtual Hari Batik Nasional di acara pagelaran Hybrid Fashion Show, Karisma Batik 2020: Bangga Pakai Batik, Jumat (2/10/2020). Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Maruf Amin dalam testimoni virtual Hari Batik Nasional di acara pagelaran Hybrid Fashion Show, Karisma Batik 2020: Bangga Pakai Batik, Jumat (2/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, sisa penyaluran bantuan sosial (bansos) produktif atau bantuan pemerintah untuk pelaku usaha mikro akibat pandemi Covid-19 akan dilanjutkan pada 2021.

Ma'ruf Amin mengatakan, untuk tahap pertama pemerintah telah menyalurkan bantuan yang dikhususkan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) tersebut kepada 9,16 juta UMKM pada September 2020.

Tahap kedua, yakni bulan Desember rencananya akan ada 12 hingga 15 juta UMKM yang menerima bantuan tersebut.

"Anggaran yang disediakan pemerintah memang untuk 15 juta UMKM sebesar Rp 36,2 triliun. Tapi sekarang baru sampai 9,16 juta pada September, jadi Desember mungkin 12 juta dan sisanya akan dilanjutkan tahun 2021," kata Ma'ruf di acara "Indonesia Bicara", Rabu (7/10/2020).

Baca juga: Kemensos Gelontorkan Bansos Beras Kepada 10 Juta Keluarga Terdampak Pandemi

Ma'ruf mengatakan, dalam bansos tersebut, setiap pengusaha UMKM mendapatkan bantuan sebesar Rp 2,4 juta dalam satu kali pemberian.

Adapun kriteria UMKM yang akan mendapatkan bantuan tersebut adalah pelaku UMKM yang tidak sedang menerima pembiayaan perbankan, dan tidak sedang menerima kredit usaha rakyat (KUR).

Mereka juga harus memiliki nomor induk usaha mikro, dan bukan aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, pegawai BUMN/BUMD.

"Ini beberapa karena bantuan-bantuan lain berbagai program untuk UMKM ada selain yang itu," kata dia. 

Antara lain, bantuan subsidi bunga bagi nasabah KUR sebesar 6 persen selama sembilan bulan dari April-Desember.

Baca juga: Menko PMK Minta Pengiriman Beras untuk Penerima Bansos Tidak Ditumpuk

Kemudian, program subsidi bunga bagi nasabah non-KUR, sebesar 6 persen selama tiga bulan dari Mei-Juli dan subsidi bunga 3 persen selama tiga bulan dari Agustus-Oktober.

Adapula program subisidi KUR super mikro, yaitu program pembiayaan yang maksimal plafonnya Rp 10 juta.

"Kriteria tambahannya adalah pekerja yang kena PHK yang memperoleh subsidi KUR super mikro, begitupun ibu rumah tangga yang punya usaha produktif," ucap dia.

Baca juga: Jokowi Klaim Program Bansos Covid-19 Berjalan Baik, Ini Rinciannya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X