Kompas.com - 04/10/2020, 12:18 WIB
Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi (tengah) di kantor LPAI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (25/10/2019). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaKetua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi (tengah) di kantor LPAI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (25/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi (Kak Seto) meminta orang tua beradaptasi untuk menyiasati perubahan situasi yang dirasakan anak-anak akibat pandemi Covid-19.

Hal itu diperlukan agar anak-anak dapat bergembira ketika berada di rumah.

“Jadi karena situasi berubah, orang tua juga harus berani berubah, berubah menjadi lebih tenang, lebih sabar, lebih gembira, lebih kreatif, lebih penuh rasa syukur dan sebagainya,” kata Seto dalam diskusi di Graha BNPB, Minggu (4/10/2020).

Baca juga: Anak Sulit Belajar Saat Pembelajaran Jarak Jauh? Simak Tips Berikut...

“Jadi dengan berubah begitu, kita memposisikan menjadi sahabat anak-anak, jadi temannya anak-anak,” ucap dia.

Perubahan itu, kata Seto, diperlukan sebab sebelum masa pandemi anak-anak dapat bergembira dan bertemu dengan teman-teman di sekolah. Namun saat ini anak-anak harus lenih sering berada di rumah.

Seto menuturkan, jika orang tua terus memberikan perintah maka anak-anak tidak akan betah di rumah.

Ia berharap orang tua dapat memahami perasaan anak, termasuk bisa bersahabat dengan anak, berdiskusi dan membicarakan hal apa saja sehingga anak merasa nyaman.

“Sampai anak remaja berpendapat, wah nyokap dan bokap tuh gue banget deh,” tutur dia.

Baca juga: Kiat Membesarkan Anak yang Suka Membaca

Seto pun mendorong orang tua untuk mengapresiasi setiap bakat dan potensi anak. Menurutnya, dengan memberikan apresiasi maka anak akan makin percaya diri.

Ia menyarankan orang tua mengapresiasi potensi bakat anak, misalnya dengan merekam anak saat bernynyi atau memberikan guru les bernyanyi. Hal tersebut, menurutnya bisa disiasati melalui media virtual.

“Yang pintar nyanyi diapresiasi, mungkin direkam disebar ke kakek-nenek atau teman-teman ayah dan bunda, yang pinter gambar juga, yang menari juga dan sebagainya,” ujar Seto.

“Jadi anak yang ditumbuhkan perasaan percaya diri, bangga menjadi diri sendiri, karena ada apresiasi dari lingkungan keluarga,” tutur dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Mobilitas Warga di Tempat Wisata Tinggi Sekali Selama Lebaran

Jokowi: Mobilitas Warga di Tempat Wisata Tinggi Sekali Selama Lebaran

Nasional
Okupansi Hotel di 4 Provinsi Naik 43 hingga 80 Persen, Jokowi Singgung 'Gas dan Rem'

Okupansi Hotel di 4 Provinsi Naik 43 hingga 80 Persen, Jokowi Singgung "Gas dan Rem"

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 Akan Dimulai di 4 Kota Besar, Jakarta Jadi Pilot Project

Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 Akan Dimulai di 4 Kota Besar, Jakarta Jadi Pilot Project

Nasional
Jokowi Minta Pemda Tekan Keterisian RS Rujukan Covid-19 hingga di Bawah 50 Persen

Jokowi Minta Pemda Tekan Keterisian RS Rujukan Covid-19 hingga di Bawah 50 Persen

Nasional
Covid-19 Melonjak di Negara Tetangga, Jokowi: Hati-hati Pandemi Gelombang Kedua

Covid-19 Melonjak di Negara Tetangga, Jokowi: Hati-hati Pandemi Gelombang Kedua

Nasional
Polri Masih Perbaiki Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI

Polri Masih Perbaiki Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI

Nasional
Tingkatkan Akurasi Data Penyaluran Bansos, Kemensos Manfaatkan Sistem Digital

Tingkatkan Akurasi Data Penyaluran Bansos, Kemensos Manfaatkan Sistem Digital

Nasional
Jokowi: Hati-hati, Kasus Aktif Covid-19 Meningkat di 15 Provinsi

Jokowi: Hati-hati, Kasus Aktif Covid-19 Meningkat di 15 Provinsi

Nasional
Kuasa Hukum RJ Lino Minta Majelis Hakim Nyatakan Penyidikan yang Dilakukan KPK Tidak Sah

Kuasa Hukum RJ Lino Minta Majelis Hakim Nyatakan Penyidikan yang Dilakukan KPK Tidak Sah

Nasional
Jokowi: Jumlah Warga yang Nekat Mudik Ternyata Masih Banyak, 1,5 Juta

Jokowi: Jumlah Warga yang Nekat Mudik Ternyata Masih Banyak, 1,5 Juta

Nasional
Jokowi Akui Tracing dan Treatment dalam Penanganan Covid-19 Lemah

Jokowi Akui Tracing dan Treatment dalam Penanganan Covid-19 Lemah

Nasional
Jokowi: Semakin Banyak Testing Covid-19 Semakin Baik

Jokowi: Semakin Banyak Testing Covid-19 Semakin Baik

Nasional
Vaksin Covid-19 Novavax dan Pfizer Tiba Juni-Juli untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Vaksin Covid-19 Novavax dan Pfizer Tiba Juni-Juli untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Nasional
3 Laporan Terkait Azis Syamsuddin Sudah Lengkap, MKD DPR RI Akan Panggil Pelapor

3 Laporan Terkait Azis Syamsuddin Sudah Lengkap, MKD DPR RI Akan Panggil Pelapor

Nasional
Jokowi ke Kepala Daerah Se-Indonesia: Hati-hati Pasca-Lebaran

Jokowi ke Kepala Daerah Se-Indonesia: Hati-hati Pasca-Lebaran

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X