[POPULER NASIONAL] Angka Penularan Covid-19 Mendekati 300.000 Kasus | Presiden: Tak Perlu Sok-sokan Lockdown

Kompas.com - 04/10/2020, 06:24 WIB
Presiden RI Joko Widodo saat melakukan video call dengan Dokter Faisal dari RSPI, Minggu (27/9/2020). Dok. Biro Pers Sekretariat PresidenPresiden RI Joko Widodo saat melakukan video call dengan Dokter Faisal dari RSPI, Minggu (27/9/2020).
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Angka penularan Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi. Hingga Sabtu (3/9/2020), akumulasi penularan penyakit yang diakibatkan virus corona ini hampir mendekati angka 300.000 kasus.

Hal itu diketahui berdasarkan data yang dipublikasikan pemerintah melalui laman Covid19.go.id. Tercatat, saat ini akumulasi kasus positif Covid-19 telah mencapai 299.506 kasus.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menilai, penerapan lockdown di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, bukan menjadi solusi yang tepat untuk menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19.

Pasalnya, ia menilai, keputusan itu dapat berdampak pada kehidupan masyarakat secara luas.

Berikut berita terpopuler di Kompas.com, kemarin, selengkapnya:

1. Angka penularan Covid-19 di Indonesia hampir 300.000 kasus

Dalam 24 jam terakhir, diketahui terdapat penambahan 4.007 kasus baru Covid-19.

Berdasarkan data yang sama, terdapat penambahan 3.712 pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh atau tidak lagi terinveksi virus corona.

Dengan demikian, jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh saat ini sebanyak 225.052.

Namun demikian, kabar duka masih diumumkan pemerintah setelah 83 orang tercatat meninggal dunia dalam sehari. Kini, angka kematian akibat penyakit ini telah mencapai 11.055 orang sejak pandemi diumumkan pertama kali.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X