Rekam Jejak Amien Rais, 2 Kali Bikin Partai hingga Kalah Pilpres 2004

Kompas.com - 02/10/2020, 13:59 WIB
Mantan Ketua MPR Amien Rais usai melayat ke rumah duka BJ Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII Blok L15/7 No.5, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019). KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANMantan Ketua MPR Amien Rais usai melayat ke rumah duka BJ Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII Blok L15/7 No.5, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).
Penulis Dani Prabowo
|

Setiap kali pergantian ketua umum partai, mulai dari Soetrisno Bachir, Hatta Rajasa, hingga Zulkifli Hasan pada periode pertama, harus mendapatkan restu dari Amien.

Dirikan partai baru

Namun, pada Kongres V PAN yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara pada Februari 2020 lalu, ketokohan Amien mulai runtuh.

Baca juga: Sejumlah Pengurus di Daerah Usulkan Amien Rais Bentuk PAN Reformasi

Pada kongres tersebut, Amien mendukung Mulfachri Harahap untuk memimpin PAN. Janjinya, jika Mulfachri terpilih, maka Hanafi Rais yang merupakan anak dari Amien Rais, akan didapuk sebagai sekretaris jenderal partai itu.

Zulkifli yang notabene adalah besan dari Amien, justru tak mendapatkan restu untuk memimpin kembali. Kongres PAN pun sempat berjalan ricuh. Meski demikian, Zulkifli akhirnya terpilih kembali sebagai ketua umum.

Di dalam struktur kepengurusan yang baru, Amien tak lagi didaulat sebagai Ketua Dewan Kehormatan. Kursi itu diberikan Zulkifli kepada Soetrisno Bachir.

Internal PAN pun bergejolak. Sejumlah loyalis Amien seperti Agung Mozin, Asri Anas, dan Hanafi Rais memilih hengkang dari partai tersebut.

Baca juga: PAN Yakin Hanya Sedikit Kadernya yang Pindah ke Partai Ummat

Para loyalis itu juga turut mendorong agar Amien mendirikan partai baru.

Awalnya, partai baru yang hendak dibentuk akan diberi nama PAN Reformasi. Lambang partai pun disebut akan menyerupai lambang PAN yaitu matahari terbit dengan sedikit modifikasi.

Namun pada akhirnya, Amien justru mengumumkan nama lain untuk partai besutannya, yaitu Partai Ummat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X