Kompas.com - 02/10/2020, 13:45 WIB
Mendagri Tito Karnavian mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2020). DPR menyetujui pagu anggaran Kementerian Dalam Negeri untuk tahun 2021 sebesar Rp3,2 triliun dan menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk dibahas di Badan Anggaran DPR. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayMendagri Tito Karnavian mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2020). DPR menyetujui pagu anggaran Kementerian Dalam Negeri untuk tahun 2021 sebesar Rp3,2 triliun dan menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk dibahas di Badan Anggaran DPR. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian optimistis tahapan kampanye Pilkada 2020 akan berjalan dengan baik dan aman dari penyebaran Covid-19.

Bahkan Tito yakin kampanye dapat membantu penanganan pandemi Covid-19, baik dalam hal kesehatan maupun dampak sosial ekonomi.

"Saya selaku Mendagri merasa sangat optimis kampanye Pilkada ini akan berlangsung dengan baik, lancar, aman, dan kemudian aman dari gangguan konvensional maupun aman dari media penyebaran Covid, bahkan bisa membantu penanganan Covid," kata Tito seusai rapat evaluasi kampanye Pilkada di kantornya, disiarkan melalui Instagram Kemendagri, Jumat (2/10/2020).

Baca juga: Mahfud: Pelanggaran Protokol Kesehatan pada Pekan Pertama Kampanye Pilkada Tak Signifikan

Tito menuturkan, berdasarkan hasil evaluasi penyelenggaraan kampanye pada pekan pertama berjalan relatif baik.

Menurut dia, pelanggaran protokol kesehatan memang masih terjadi, namun jumlahnya tak sebesar saat pendaftaran peserta Pilkada pada 4 hingga 6 September lalu.

Evaluasi itu digelar Mendagri bersama Menko Polhukam, Panglima TNI, KPU, Bawaslu, Mabes Polri, Kejaksaan Agung hingga BIN.

"Ya tinggal adalah konsistensi menjaga agar mesin ini tidak kendor, gasnya harus kencang terus sampai ujung nanti," ujarnya.

Baca juga: Bawaslu: Masih Ada Pelanggaran Protokol Kesehatan di Kampanye Pertemuan Langsung

Menurut Tito, tahapan kampanye pilkada sangat dibatasi dengan protokol kesehatan.

Pasangan calon kepala daerah diminta mengutamakan kampanye secara virtual. Ke depan, debat publik pun digelar dengan mengusung tema penanganan pandemi Covid-19.

"Ini akan bisa mewarnai operasi, cara berpikir, strategi mereka dalam pemenangan dan pada waktu menang nanti. Itu yang kita harapkan," ucap Tito.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X