Kompas.com - 01/10/2020, 18:53 WIB


Mensos Juliari P. Batubara, saat menjelaskan program Atensi dan Serasi menuju pelayanan terintegrasi.DOK. Kemensos Mensos Juliari P. Batubara, saat menjelaskan program Atensi dan Serasi menuju pelayanan terintegrasi.

KOMPAS.com – Merespons banyaknya kasus penelantaran lanjut usia (lansia), Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial berkomitmen memberi kemudahan akses layanan pendampingan pada lansia.

Hal tersebut diwujudkan melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dan Sentral Layanan Sosial (Serasi).

Dengan program tersebut, balai dan loka di bawah naungan Kemensos berubah menjadi multifungsi, sehingga para lansia bisa mendapat layanan pendampingan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Rehabilitasi Sosial Hari Hikmat pun mengatakan, Atensi merupakan reformasi fungsi balai.

“Selama ini balai sudah bisa melakukan layanan rehabilitasi sosial berbasis keluarga, tapi belum menjadi key performance indicator,” kata Hari, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima.

Baca juga: Sambut Hari Lansia Internasional, Mari Lindungi Orangtua dari Covid-19 Lewat Imun Bahagia

Sejauh ini, Atensi dan Serasi telah dijalankan Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia. Adapun ketiga balai pelaksana antara lain Balai Budi Dharma Bekasi, Gau Mabaji di Gowa, dan Loka Minaula di Kendari.

Menteri Soial (Mensos) Juliari P. Batubara pun menekankan, program Atensi dan Serasi bukanlah panti, melainkan tempat rehabilitasi.

“Lansia yang dititipkan akan menjalani terapi agar lebih berdaya lagi. Ada terapi keterampilan, dan yang lainnya. Tapi mereka akan dikembalikan lagi kepada keluarganya, jadi tidak tinggal di situ terus-menerus,” kata Juliari.

Sementara itu, Kepala Balai RSLU Gau Mabaji Syam Wuryani mengatakan, wilayah kerja balainya mencapai sepuluh provinsi.

Baca juga: Peringati Hari Lansia Internasional, Sudahkah Lindungi Orangtua dari Covid-19

“Dalam melaksanakan Atensi, kami bekerja sama dengan komunitas yaitu Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia,” kata Syam.

Pada dasarnya, program Atensi dan Serasi bukan hanya ditujukan kepada lansia. Sebab, kedua program tersebut menerapkan pendekatan life cycle, yang berarti diperuntukan juga kepada pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) yang baru lahir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akui Tak Tahu di Mana Harun Masiku, KPK Minta Warga Bantu Cari: Tapi Biaya Sendiri

Akui Tak Tahu di Mana Harun Masiku, KPK Minta Warga Bantu Cari: Tapi Biaya Sendiri

Nasional
Bupati Jayapura Sebut Pembentukan DOB Aspirasi Murni Warga Papua

Bupati Jayapura Sebut Pembentukan DOB Aspirasi Murni Warga Papua

Nasional
Orang Asing Bisa Ditolak Masuk Suatu Negara, Apa Penyebabnya?

Orang Asing Bisa Ditolak Masuk Suatu Negara, Apa Penyebabnya?

Nasional
Kapolri Minta Jajarannya Awasi Minyak Goreng Sesuai HET Rp 14.000 dan Tindak Tegas Pungli

Kapolri Minta Jajarannya Awasi Minyak Goreng Sesuai HET Rp 14.000 dan Tindak Tegas Pungli

Nasional
Kini Ditahan KPK, Ini Peran Eks Dirjen Hortikultura dalam Kasus Pengadaan Pupuk

Kini Ditahan KPK, Ini Peran Eks Dirjen Hortikultura dalam Kasus Pengadaan Pupuk

Nasional
Terawan Siap Gabung PDSI Setelah Terima Surat Pemberhentian dari IDI

Terawan Siap Gabung PDSI Setelah Terima Surat Pemberhentian dari IDI

Nasional
Bupati Jayapura Klaim Datang Bersama MRP Bertemu Jokowi di Istana Bogor untuk Bahas DOB

Bupati Jayapura Klaim Datang Bersama MRP Bertemu Jokowi di Istana Bogor untuk Bahas DOB

Nasional
Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa Klaim Berhasil Kelola Dana Ziswaf Rp 35,6 Miliar

Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa Klaim Berhasil Kelola Dana Ziswaf Rp 35,6 Miliar

Nasional
Jokowi Disebut Diam-diam Undang Anggota MRP di Istana Bogor Hari Ini

Jokowi Disebut Diam-diam Undang Anggota MRP di Istana Bogor Hari Ini

Nasional
Belajar dari Kemenangan Marcos Jr di Filipina, RI Diminta Hati-hati terhadap Medsos Jelang Pemilu 2024

Belajar dari Kemenangan Marcos Jr di Filipina, RI Diminta Hati-hati terhadap Medsos Jelang Pemilu 2024

Nasional
Soal Minyak Goreng, Anggota DPR: Presiden Sudah Berani, Menterinya Kurang Nyali

Soal Minyak Goreng, Anggota DPR: Presiden Sudah Berani, Menterinya Kurang Nyali

Nasional
Kepala Otorita: Kendaraan Tanpa Awak Akan Jadi Tulang Punggung Transportasi Publik di IKN

Kepala Otorita: Kendaraan Tanpa Awak Akan Jadi Tulang Punggung Transportasi Publik di IKN

Nasional
KPK Tahan Eks Dirjen Hortikultura Kementan Hasanuddin Ibrahim

KPK Tahan Eks Dirjen Hortikultura Kementan Hasanuddin Ibrahim

Nasional
Sinyal Kekhawatiran PDI-P di Balik Koalisi Dini Golkar-PAN-PPP

Sinyal Kekhawatiran PDI-P di Balik Koalisi Dini Golkar-PAN-PPP

Nasional
Penampakan Eks Dirjen Kementan Hasanuddin Ibrahim Pakai Rompi Tahanan KPK

Penampakan Eks Dirjen Kementan Hasanuddin Ibrahim Pakai Rompi Tahanan KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.