Kalla: Jika Dulu Veteran Korbankan Darahnya Lawan Penjajah, Kini Saatnya Donasikan Darah

Kompas.com - 01/10/2020, 13:15 WIB
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menghadiri donor darah massal Pemuda Panca Marga (PPM) dan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Gedung Balai Sarbini Jakarta, Kamis (1/10/2020). 
Palang Merah Indonesia (PMI)Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menghadiri donor darah massal Pemuda Panca Marga (PPM) dan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Gedung Balai Sarbini Jakarta, Kamis (1/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) berterima kasih kepada para veteran Republik Indonesia, khususnya yang bernaung di bawah bendera Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang selalu siap sedia mengorbankan darahnya.

Saat masih aktif, kata Kalla, para veteran mengorbankan darahnya untuk berperang melawan penjajah demi kemerdekaan.

Saat ini, para veteran menyumbangkan darahnya untuk kemanusiaan.

Hal tersebut disampaikan Kalla saat menghadiri donor darah massal Pemuda Panca Marga (PPM) dan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Gedung Balai Sarbini Jakarta, Kamis (1/10/2020).

“Jika para pejuang veteran dahulu berperang melawan penjajah mengorban darahnya untuk keselamatan bangsa dan negara, namun saat ini waktunya mendonorkan darah untuk kehidupan orang lain," kata Kalla sebagaimana dikutip dari siaran pers PMI pada Kamis.

Baca juga: Alasan Jokowi Pidato di Sidang Umum PBB, Setelah Lima Tahun Serahkan ke Jusuf Kalla

Saat ini, pasokan darah yang terdapat di PMI mengalami penurunan sebanyak 50 persen semenjak pandemi Covid-19.

Untuk itu, Kalla sangat mengapresiasi kegiatan donor darah yang dilakukan oleh oleh PPM dan LVRI tersebut.

Dia berharap, kegiatan serupa dapat dicontoh oleh kelompok masyarakat atau pun instansi resmi lainnya agar stok darah di PMI dapat tercukupi.

Baca juga: Jusuf Kalla Sebut Partisipasi Pemilih Bisa Turun jika Paksakan Pilkada Saat Pandemi

Sementara itu, Ketua LVRI Mayor jenderal (Purn) Saiful Sulun mengatakan, acara donor darah yang dilaksanakan pihaknya juga dilakukan serentak di delapan provinsi dengan target menyumbangkan 1.000 kantong darah untuk PMI.

“Target kami dari kegiatan ini dapat menyumbangkan 1.000 kantong darah untuk PMI, semoga dapat bermanfaat bagi kemanusiaan” ucap Saiful.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi Mei 1998 dan Lahirnya Komnas Perempuan

Tragedi Mei 1998 dan Lahirnya Komnas Perempuan

Nasional
Retrospeksi Tragedi Mei 1998: Kekerasan terhadap Perempuan yang Kerap Dilupakan

Retrospeksi Tragedi Mei 1998: Kekerasan terhadap Perempuan yang Kerap Dilupakan

Nasional
Wapres: Mari Lanjutkan Perjuangan Keluar dari Pandemi dengan Kurangi Mobilitas

Wapres: Mari Lanjutkan Perjuangan Keluar dari Pandemi dengan Kurangi Mobilitas

Nasional
Kasus Covid-19 Meningkat, Seluruh Gubernur di Sumatera Diminta Antisipasi Arus Balik Idul Fitri

Kasus Covid-19 Meningkat, Seluruh Gubernur di Sumatera Diminta Antisipasi Arus Balik Idul Fitri

Nasional
Ingat! Larangan Mudik Masih Berlaku hingga 17 Mei 2021

Ingat! Larangan Mudik Masih Berlaku hingga 17 Mei 2021

Nasional
Idul Fitri 1442 Hijriah, Megawati Minta Kader Teladani Pesan Soekarno

Idul Fitri 1442 Hijriah, Megawati Minta Kader Teladani Pesan Soekarno

Nasional
Kasus Covid-19 di Jawa Cenderung Menurun tetapi di Sumatera Meningkat

Kasus Covid-19 di Jawa Cenderung Menurun tetapi di Sumatera Meningkat

Nasional
Kemenhub: Puncak Arus Balik Diprediksi pada 16 dan 20 Mei

Kemenhub: Puncak Arus Balik Diprediksi pada 16 dan 20 Mei

Nasional
Kemenhub: 1,5 Juta Orang Keluar dari Jabodetabek sejak 22 April

Kemenhub: 1,5 Juta Orang Keluar dari Jabodetabek sejak 22 April

Nasional
Update 13 Mei: 8.919.557 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Update 13 Mei: 8.919.557 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE: Suspek Covid-19 di Indonesia Tercatat 87.578 Orang

UPDATE: Suspek Covid-19 di Indonesia Tercatat 87.578 Orang

Nasional
UPDATE: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 dalam Sehari Mencapai 31.550 Sampel

UPDATE: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 dalam Sehari Mencapai 31.550 Sampel

Nasional
Update 13 Mei: Ada 94.857 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Update 13 Mei: Ada 94.857 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 99, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 47.716 Orang

UPDATE: Bertambah 99, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 47.716 Orang

Nasional
UPDATE: Bertambah 4.201, Pasien Sembuh dari Covid-19 Mencapai 1.589.079 Orang

UPDATE: Bertambah 4.201, Pasien Sembuh dari Covid-19 Mencapai 1.589.079 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X