11 Tewas, Longsor di Tarakan Terjadi Saat Korban Diduga Tertidur Lelap

Kompas.com - 28/09/2020, 16:53 WIB
Operasi penyelamatan korban longsor oleh Tim SAR Tarakan di rt 17 Intraca Rawa Tarakan, 4 korban meninggal 4 selamat (Amir kepala kantor BASARNAS Tarakan) Kompas.com/Ahmad DzulviqorOperasi penyelamatan korban longsor oleh Tim SAR Tarakan di rt 17 Intraca Rawa Tarakan, 4 korban meninggal 4 selamat (Amir kepala kantor BASARNAS Tarakan)

KOMPAS.com - Longsor menerjang Kawasan Gunung Selatan, Tarakan, Kalimantan Utara. Sebanyak 11 warga dikabarkan tewas, dua diantaranya bayi kembar 10 tahun, Senin (28/9/2020).

Menurut petugas, longsor terjadi pada dini hari di saat warga sedang tertidur lelap di rumah mereka. 

"Peristiwa tersebut terjadi pada dini hari saat hujan lebat dan di waktu para korban terlelap, sehingga mereka tidak bisa menyelamatkan diri," kata Kepala Basarnas Kota Tarakan, Amiruddin, saat dihubungi, Senin (28/9/2020).

Baca juga: Identitas 11 Korban Tanah Longsor di Tarakan

Longsor di sejumlah titik

Menurut Amiruddin, longsor terjadi di 4 titik. Dari data sementara lokasi longsor berada di wilayah Gunung Selatan.  

"Di daerah Gunung Selatan ada tiga korban meninggal dunia, dua di antaranya merupakan bayi kembar laki-laki yang baru berusia 10 bulan dan Ariyanto berusia 40 tahun," kata Kepala Basarnas Kota Tarakan, Amiruddin, saat dihubungi, Senin (28/9/2020).

Sementara itu, menuruh Amiruddin, empat titik lokasi longsor tersebut memang memiliki kontur tanah labil dan tidak memiliki bebatuan.

Baca juga: Bayi Kembar 10 Bulan Jadi Korban Tanah Longsor di Kota Tarakan

 

Identitas korban

Berdasar keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tarakan, jumlah kerugian akibat longsor belum diketahui pasti.

Namun, untuk identitas korban tanah longsor di Tarakan adalah sebagai berikut:

1. Gabriel Selatani (10), korban di RT 17 Juata Permai

2. Pitter Bati (42), korban di RT 17 Juata Permai

3. Anna Usulalong (38), korban di RT 17 Juata Permai

4. Tristan Alfian Lalong (9) korban di RT 17 Juata Permai

5. Suroto (65), korban di Kampung 1 Skip

6. Partini (63), korban di Kampung 1 Skip

7. Wagimin (60), korban di Kampung 1 Skip

8. Dua bayi berusia 10 bulan, korban di Kelurahan Gunung Selatan

9. Ariyanto (40), korban di Kelurahan Gunung Selatan

10. Eldayanti (16), korban di Kelurahan Karang Anyar

(Penulis: Kontributor Nunukan, Ahmad Zulfiqor | Editor Teuku Muhammad Valdy Arief)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AHY Sebut Sejak Awal Motif Moeldoko Tidak Berubah

AHY Sebut Sejak Awal Motif Moeldoko Tidak Berubah

Nasional
AHY Sebut Moeldoko Ketum Partai Demokrat Abal-abal Versi KLB Ilegal

AHY Sebut Moeldoko Ketum Partai Demokrat Abal-abal Versi KLB Ilegal

Nasional
Perludem: Perlu Ada Regulasi Adaptif untuk Selenggarakan Pemilu Saat Pandemi

Perludem: Perlu Ada Regulasi Adaptif untuk Selenggarakan Pemilu Saat Pandemi

Nasional
Nurdin Abdullah Sebut Uang yang Disita KPK untuk Masjid

Nurdin Abdullah Sebut Uang yang Disita KPK untuk Masjid

Nasional
AHY: Ada Kader yang Sudah Pindah Partai Ikut KLB di Sumut

AHY: Ada Kader yang Sudah Pindah Partai Ikut KLB di Sumut

Nasional
KPK Periksa Perdana Nurdin Abdullah Terkait Suap Infrastruktur di Sulsel

KPK Periksa Perdana Nurdin Abdullah Terkait Suap Infrastruktur di Sulsel

Nasional
AHY Tegaskan KLB di Sumatera Utara Tidak Sah, Ilegal dan Inkonstitusional

AHY Tegaskan KLB di Sumatera Utara Tidak Sah, Ilegal dan Inkonstitusional

Nasional
AHY: Moeldoko Pungkiri Pernyataannya Sendiri, Bukan Sikap Kesatria

AHY: Moeldoko Pungkiri Pernyataannya Sendiri, Bukan Sikap Kesatria

Nasional
Tanggapi KLB, AHY Tegaskan Masih Ketua Umum Partai Demokrat yang Sah

Tanggapi KLB, AHY Tegaskan Masih Ketua Umum Partai Demokrat yang Sah

Nasional
Profil Marzuki Alie, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Versi KLB yang Sebelumnya Dipecat AHY

Profil Marzuki Alie, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Versi KLB yang Sebelumnya Dipecat AHY

Nasional
Sebaran 6.971 Kasus Baru Covid-19, Jawa Barat Terbanyak dengan 1.786

Sebaran 6.971 Kasus Baru Covid-19, Jawa Barat Terbanyak dengan 1.786

Nasional
Demokrat Dinilai Bisa Berbenah Hadapi Efek KLB Buatan Kubu Kontra AHY

Demokrat Dinilai Bisa Berbenah Hadapi Efek KLB Buatan Kubu Kontra AHY

Nasional
Hasil Pemantauan Komnas HAM: Tidak Ada Jaminan atas Kesehatan Petugas Pascapilkada

Hasil Pemantauan Komnas HAM: Tidak Ada Jaminan atas Kesehatan Petugas Pascapilkada

Nasional
UPDATE 5 Maret: 1.114.537 Tenaga Kesehatan Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 5 Maret: 1.114.537 Tenaga Kesehatan Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 5 Maret: Kasus Suspek Covid-19 Capai 66.546

UPDATE 5 Maret: Kasus Suspek Covid-19 Capai 66.546

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X