Puspom TNI: Belum Ada Tanda Keterlibatan Perwira dalam Penyerangan Mapolsek CIracas

Kompas.com - 23/09/2020, 17:23 WIB
Tangkapan layar fasilitas kerja di Mapolsek Ciracas, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, terbakar, Sabtu (29/8/2020). ANTARATangkapan layar fasilitas kerja di Mapolsek Ciracas, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, terbakar, Sabtu (29/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Pusat Polisi Militer TNI (Puspom TNI) sejauh ini belum menemukan tanda-tanda keterlibatan perwira TNI dalam penyerangan Mapolsek Ciracas dan perusakan aset warga di Ciracas dan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

"Yang kita temukan, tersangkanya ada 66 orang dan itu komposisinya terdiri dari Bintara dan Tamtama. Untuk perwiranya sampai saat ini belum kita temukan," ujar Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Eddy Rate Muis dalam konferensi pers yang digelar di Markas Puspomad, Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Eddy menuturkan, penyidik saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap bukti-bukti yang telah terkantongi.

Pemeriksaan bukti itu dilakukan secara teliti oleh ahlinya.

Baca juga: Jadi Korban Penyerangan Mapolsek Ciracas, Bripka Tukim Segera Jalani Operasi

Eddy mengungkapkan, nantinya akan langsung diumumkan apabila terdapat perkembangan baru dari hasil pemeriksaan terhadap bukti-bukti yang ada.

"Jadi kita masih menunggu, hasil pemeriksaan tersebut. Mudah-mudahan tidak terlalu lama, dari pemeriksaan itu ketahuan siapa saja yang ada di TKP," kata dia.

Hingga kini, penyidik TNI telah menetapkan 66 oknum prajurit TNI telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur.

Total jumlah tersangka itu terdiri dari 58 prajurit TNI AD, tujuh prajurit TNI AL, dan satu prajurit TNI AU.

Baca juga: Prada MI Tak Menyangka Berita Bohong yang Dia Sebarkan Berujung Penyerangan Mapolsek Ciracas

Penyerangan Mapolsek Ciracas berawal dari kecelakaan tunggal yang dialami Prada MI, di Jalan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, tepatnya di dekat pertigaan lampu merah Arundina pada Sabtu (29/8/2020) dini hari.

Akibat kecelakaan tersebut, Prada MI menderita luka di bagian wajah dan tubuh. Kepada pimpinannya, prajurit TNI AD ini mengaku mengalami kecelakaan tunggal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X