KSAL Sebut Pengembangan Tol Laut Bisa Dielaborasi dengan Sejumlah Aspek

Kompas.com - 22/09/2020, 07:19 WIB
KASAL Laksamana TNI Yudo Margono SE MM saat berkunjung ke Nunukan Kaltara Kompas.com/Ahmad DzulviqorKASAL Laksamana TNI Yudo Margono SE MM saat berkunjung ke Nunukan Kaltara

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Angkatan Laut ( KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyebut, pengembangan tol laut di Indonesia bisa dielaborasi dengan sejumlah aspek.

Hal tersebut disampaikan KSAL dalam webinar peluncuran dan bedah buku: " Tol Laut Konektivitas Visi Poros Maritim Indonesia" yang digelar Harian Kompas, Senin (21/9/2020).

"Secara konseptual, pengembangan tol laut akan dilakukan melalui elaborasi beberapa aspek penting," ujar KSAL, Senin (21/9/2020).

Baca juga: Menhub: Kami Ingin Tol Laut Menjadi Asa bagi Masyarakat Indonesia Timur...

KSAL mengungkapkan aspek penting tersebut antara lain, perencanaan trayek atau jalur angkutan laut, subsidi angkutan laut, revitalisasi pelayaran rakyat, dan pengembangan industri berbasis komoditi wilayah.

Yudo menilai, penekanan realisasi gagasan tol laut adalah untuk menghubungkan jalur pelayaran rutin, dari wilayah timur ke wilayah barat Indonesia dan juga sebaliknya dengan biaya logistik yang minim atau efisien.

Menurutnya, dengan tol laut, kapal-kapal yang berukuran kecil maupun besar diharapkan dapat terus berlayar dengan mudah, cepat, efisien dan aman.

Baca juga: Manfaat Tol Laut

Sehingga arus perpindahan barang dan jasa dan manusia di seluruh wilayah Indonesia dapat terlaksana efektif dan efisien.

Selain itu, Yudo berharap, gagasan pengembangan tol laut dapat berdampak pada peningkatan akses niaga dari luar negeri.

"Di samping itu, juga diharapkan bahwa pengimplementasian gagasan tol laut dapat berdampak pada peningkatan akses niaga dari negara-negara Pasific bagian selatan dan negara-negara Asia bagian timur," kata Yudo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes: 11 Persen Tenaga Kesehatan Tak Bisa Divaksin Covid-19 karena Tekanan Darah Tinggi

Menkes: 11 Persen Tenaga Kesehatan Tak Bisa Divaksin Covid-19 karena Tekanan Darah Tinggi

Nasional
Daftar Panjang Kontak Senjata TNI-Polri Vs KKB di Papua, Mayoritas di Intan Jaya

Daftar Panjang Kontak Senjata TNI-Polri Vs KKB di Papua, Mayoritas di Intan Jaya

Nasional
Sudah Turun ke Lapangan, Bareskrim Sebut Banjir Kalsel karena Cuaca

Sudah Turun ke Lapangan, Bareskrim Sebut Banjir Kalsel karena Cuaca

Nasional
UPDATE 22 Januari: 77.942 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 22 Januari: 77.942 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE: Sebaran 13.632 Kasus Baru Covid-19, di DKI Jakarta Capai 3.792 kasus

UPDATE: Sebaran 13.632 Kasus Baru Covid-19, di DKI Jakarta Capai 3.792 kasus

Nasional
UPDATE 22 Januari: Ada 79.349 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 22 Januari: Ada 79.349 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Mendikbud: Ini Pertama Kalinya Semua Guru Honorer Berkesempatan Jadi PPPK

Mendikbud: Ini Pertama Kalinya Semua Guru Honorer Berkesempatan Jadi PPPK

Nasional
UPDATE 22 Januari: Ada 156.683 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 22 Januari: Ada 156.683 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Kemendikbud Kelola Rp 81,5 Triliun dari Total Anggaran Pendidikan Rp 550 Triliun

Kemendikbud Kelola Rp 81,5 Triliun dari Total Anggaran Pendidikan Rp 550 Triliun

Nasional
UPDATE 22 Januari: Tambah 8.357, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 781.147 Orang

UPDATE 22 Januari: Tambah 8.357, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 781.147 Orang

Nasional
UPDATE 22 Januari: Bertambah 250, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Jadi 27.453 Orang

UPDATE 22 Januari: Bertambah 250, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Jadi 27.453 Orang

Nasional
Asesmen Nasional Tak Tentukan Kelulusan, Mendikbud: Tak Perlu sampai Bimbel

Asesmen Nasional Tak Tentukan Kelulusan, Mendikbud: Tak Perlu sampai Bimbel

Nasional
UPDATE: Bertambah 13.632, Kasus Covid-19 Indonesia Mencapai 965.283

UPDATE: Bertambah 13.632, Kasus Covid-19 Indonesia Mencapai 965.283

Nasional
Menkes: Belum Ada Contoh Vaksinasi Tuntaskan Pandemi Covid-19, Tetap Disiplin!

Menkes: Belum Ada Contoh Vaksinasi Tuntaskan Pandemi Covid-19, Tetap Disiplin!

Nasional
Nadiem: Orang Tua dan Guru Harus Pastikan Pembelajaran Jarak Jauh Tetap Berjalan

Nadiem: Orang Tua dan Guru Harus Pastikan Pembelajaran Jarak Jauh Tetap Berjalan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X