Ini Mekanisme Pendaftaran Calon Pasien Covid-19 di Tower 4 RSD Wisma Atlet

Kompas.com - 21/09/2020, 13:03 WIB
Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat memberikan berkas pasien Covid-19 saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). Gubernur Anies Baswedan pada Sabtu pekan lalu mengatakan saat ini pasien terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala atau OTG akan dirawat di RSD Wisma Atlet, sebanyak 1.740 pasien Covid-19 yang dirawat inap hingga Rabu, 16 September 2020. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat memberikan berkas pasien Covid-19 saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). Gubernur Anies Baswedan pada Sabtu pekan lalu mengatakan saat ini pasien terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala atau OTG akan dirawat di RSD Wisma Atlet, sebanyak 1.740 pasien Covid-19 yang dirawat inap hingga Rabu, 16 September 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Mayjen TNI Tugas Ratmono menuturkan, terdapat mekanisme pendaftaran bagi masyarakat yang akan dirawat di Tower 4 di rumah sakit dadakan tersebut.

Tugas menuturkan, masyarakat yang ingin menjalani isolasi mandiri di Tower 4 perlu mengantongi data tes melalui metode polymerase chain reaction (PCR) yang menyatakan telah terkonfirmasi positif Covid-19.

"Ini yang masuk ke Tower 4 sebagai flat isolasi, mereka yang sudah melalui testing, jadi yang sudah confirmed positif dengan PCR," ujar Tugas dalam konferensi pers yang digelar BNPB, Senin (21/9/2020).

Baca juga: Tower 4 RS Darurat Wisma Atlet Resmi Beroperasi, Begini Detail Fasilitasnya

Selain itu, calon pasien juga perlu mengecek kondisi kesehatannya terlebih dahulu ke Puskesmas maupun rumah sakit yang berada di wilayahnya masing-masing.

Pengecekan itu diperlukan sekaligus untuk mendapatkan rekomendasi agar masyarakat bisa menjalani isolasi mandiri di RSD Wisma Atlet.

"Di sana (Puskesmas dan rumah sakit) ada rekomendasi, bahwa mereka tidak bisa melakukan isolasi mandiri di rumah," kata Tugas.

"Ada syarat memang, ada rekomendasi rujukan, bahwa tidak bisa melakukan isolasi mandiri di rumah, maka akan dikirimlah ke rumah sakit ini, baik di Tower 4 maupun 5," ucapnya.

Baca juga: Tower 4 RSD Wisma Atlet Resmi Beroperasi Hari Ini, Tersedia 1.546 Tempat Tidur

Tugas berharap, mekanisme tersebut supaya dapat dipahami dan dijalankan masyarakat.

Hal itu dilakukan supaya sistem penerimaan pasien bisa berjalan dan terkontrol dengan baik.

"Juga di puskesmas ada pendaftaran di sana, tentunya masing-masing daerah bisa mengontrol juga warganya di sana, berapa yang dikirim untuk isolasi, saya kira ini penting dan sangat bermanfaat," kata Tugas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X