Sebelum Positif Covid-19, Komisioner KPU Pramono Ubaid Berkunjung ke Makassar dan Depok

Kompas.com - 19/09/2020, 17:14 WIB
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat. Kompas.com/Fitria Chusna FarisaKomisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Pramono Ubaid Tanthowi memaparkan sejumlah kegiatannya sebelum dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu (19/9/2020).

Dalam beberapa hari terakhir, ia melakukan perjalanan dinas bersama Ketua KPU Arief Budiman.

"Dalam beberapa hari terakhir ini saya memang melakukan beberapa tugas bersama Ketua KPU Pak Arief Budiman," ujar Pramono dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu sore.

"Kami berdua menghadiri acara MoU antara KPU dengan Universitas Hasanudin, Makassar, yang dilanjutkan dengan seminar di kampus tersebut pada 14-15 September lalu," kata dia.

Baca juga: Soal Kemungkinan Pilkada Ditunda, Ketua KPU: Belum Ada Pikiran Itu

Kemudian, mereka berdua menghadiri simulasi penggunaan sistem rekapitulasi Sirekap di Depok (Jawa Barat) pada 16 September 2020.

Tidak hanya berdua, menurut Pramono, ada komisioner lain yang juga mengikuti acara di Depok.

Pramono positif Covid-19 berdasarkanu tes swab pada Jumat (18/9/2020).

Hasil tes swab itu baru keluar pada Sabtu siang.

"Saat ini kondisi saya baik-baik saja. Saya tidak merasa ada gejala apa pun," kata Pramono.

Pramono mengatakan, sejak Jumat pagi, ia telah melaksanakan isolasi mandiri di rumah dinas di kompleks KPU yang berada Jl Siaga Raya, Jakarta Selatan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X