Di RSD Wisma Atlet Tersedia Lantai Khusus Jogging untuk Pasien OTG Covid-19

Kompas.com - 16/09/2020, 19:35 WIB
Foto aerial suasana Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Kamis (10/9/2020). Penyalaan lampu-lampu di Wisma Atlet bukan berarti semua tower terisi pasien COVID-19 tapi menjadi simbol kesiapan Wisma Atlet menghadapi semakin tingginya kasus positif di Ibu Kota, sementara itu  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total mulai 14 September 2020. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAFoto aerial suasana Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Kamis (10/9/2020). Penyalaan lampu-lampu di Wisma Atlet bukan berarti semua tower terisi pasien COVID-19 tapi menjadi simbol kesiapan Wisma Atlet menghadapi semakin tingginya kasus positif di Ibu Kota, sementara itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total mulai 14 September 2020. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Kesehatan TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan, penghuni Tower 5 Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, merupakan pasien tanpa gejala ( OTG).

Untuk mereka, para tenaga kesehatan memusatkan pemulihan lewat berolahraga.

"Tower 5 ini dilakukan beberapa hal, yang paling penting bagaimana menjaga kebugaran, menjaga jasmaninya dengan olahraga, kita lakukan secara bersama-sama," ujar Kepala Pusat Kesehatan TNI, Mayjen TNI Tugas Ratmono dalam konferensi pers yang digelar BNPB, Rabu (16/9/2020).

Tugas menjelaskan, kegiatan olahraga tersebut dilakukan di lantai 16 yang berada tower 5.

Baca juga: Dokter: Happy Hypoxia Tak Terjadi pada OTG Covid-19

Di lantai 16 ini juga tersedia area untuk joging dan tempat berkumpul yang tentunya menerapkan protokol keseahtan.

Ia juga menjelaskan, perawatan bagi pasien OTG berbeda dengan pasien Covid-19 bergejala ringan maupun sedang.

Tugas menambahkan, ketersediaan fasilitas dan pedoman perawatan ini didukung dengan manajamen sesuai standar prosedur.

Di mana, manajemen ini dibuat langsung tim dokter di RSD Wisma Atlet.

Ia mengatakan, bahwa pedoman tersebut sudah disesuaikan dengan pedoman penanganan standar nasional.

Baca juga: Ini Prosedur agar OTG dan Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Dirujuk ke Tempat Isolasi

"Contohnya (pedoman) dari Kemkes, pedoman dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia dan lain sebagainya," kata Tugas.

"Jadi di sana betul-betul dilakukan pemberian terapi atau pemberian protokol kesehatan sesuai dengan yang harus diberikan pada pasien yang dirawat di sana," terang Tugas.

Hingga kini, RSD Wisma Atlet tengah merawat 1.740 pasien terkonfirmasi positif.

Jumlah pasien tersebut berdasarkan data terbaru dari Komando Gabungan Wilayah I (Kogabwilhan I) pada pukul 08.00 WIB, Rabu (16/9/2020).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X