Megawati: Rakyat Harus Kamu Beri Makan...

Kompas.com - 13/09/2020, 19:24 WIB
Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri YouTube/Sekretariat PresidenPresiden RI kelima Megawati Soekarnoputri

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berpesan kepada para calon kepala daerah dari partainya untuk mempersiapkan sejumlah program peningkatan kesejahteraan bagi rakyat apabila terpilih nantinya.

Apalagi, saat ini Indonesia masih dilanda wabah virus corona ( Covid-19) yang sangat berimbas bagi perekonomian masyarakat.

Berkaca dari nasehat proklamator Bung Karno, hal yang paling penting bagi rakyat adalah sandang, pangan dan papan.

"Saat wabah Covid-19 ini, saya berpikir (nasehat) Bapak saya, Bung Karno. Ketika mulai belajar politik, saya tanya beliau, apa yang paling penting bagi rakyat dari sandang papan, pangan? Beliau bilang, coba kamu pikir apa yang tiap hari harus kamu lakukan? Saya jawab, makan," ujar Megawati dalam sambutannya di acara pembukaan Sekolah Partai PDI-P secara virtual, Minggu (13/9/2020).

Baca juga: Jokowi: Pemerintah Berkomitmen Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Nelayan

"Apa artinya? Rakyat kamu beri makan, apalagi ditambah kalau bisa sandang, pakaian, kepintaran, sekolah, pendidikan, supaya sehat, tidak stunting, tidak kurang gizi, kesehatan, vaksinasi," lanjut dia.

Megawati sudah menginstruksikan agar kader yang terpilih jadi kepala daerah secara khusus mempersiapkan program ketahanan pangan.

Wabah yang saat ini terjadi memunculkan perkiraan bahwa pangan akan menjadi barang langka di masa mendatang.

"Urusan makan itu, kalau nanti beras berkurang, saya bikin sebuah perencanaan pendamping beras. Jadi bukan pengganti loh. Ada 10 yang sudah saya berikan, sukun, jagung, umbi-umbian, porang, sorgum, ketela, sagu, talas, hanjeli, dan jali-jali," kata dia.

Megawati juga meminta tanah-tanah kosong ditanami berbagai macam komoditas sebagai antisipasi apabila pemerintah tidak bisa mengimpor beras lagi akibat pandemi ini.

Menurut Megawati, para calon kepala daerah dapat berdiskusi dan bertanya tentang program kesejahteraan seperti apa yang dapat dilakukan apabila terpilih nantinya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Vaksin Covid-19 Harus Lewati Uji Klinis yang Benar

Jokowi: Vaksin Covid-19 Harus Lewati Uji Klinis yang Benar

Nasional
Pandemi Covid-19, Pemerintah Klaim Lakukan Lompatan Besar di Sektor Kesehatan

Pandemi Covid-19, Pemerintah Klaim Lakukan Lompatan Besar di Sektor Kesehatan

Nasional
Sebut Ada 7.400 Orang Peneliti di Indonesia, Menristek: Kecil Sekali

Sebut Ada 7.400 Orang Peneliti di Indonesia, Menristek: Kecil Sekali

Nasional
KLHK Sebut Proyek di Pulau Rinca Tak Membahayakan Populasi Komodo

KLHK Sebut Proyek di Pulau Rinca Tak Membahayakan Populasi Komodo

Nasional
KLHK Berdalih Proyek Pariwisata di Pulau Rinca Tak Pengaruhi Populasi Komodo

KLHK Berdalih Proyek Pariwisata di Pulau Rinca Tak Pengaruhi Populasi Komodo

Nasional
Selain Ulin Yusron, Ini 10 Relawan dan Politisi Pendukung Jokowi-Maruf di Kursi Komisaris BUMN

Selain Ulin Yusron, Ini 10 Relawan dan Politisi Pendukung Jokowi-Maruf di Kursi Komisaris BUMN

Nasional
Puan: DPR Dukung Diplomasi Menhan Prabowo Guna Kemajuan Alutsista

Puan: DPR Dukung Diplomasi Menhan Prabowo Guna Kemajuan Alutsista

Nasional
Yasonna Sebut Penegakan Hukum Seimbang dengan Perlindungan HAM Penting Saat Pandemi

Yasonna Sebut Penegakan Hukum Seimbang dengan Perlindungan HAM Penting Saat Pandemi

Nasional
Masyarakat Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Saat Perjalanan Liburan

Masyarakat Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Saat Perjalanan Liburan

Nasional
Ketua DPR Sebut UU Cipta Kerja Memungkinkan Pelibatan Swasta Kembangkan Alutsista

Ketua DPR Sebut UU Cipta Kerja Memungkinkan Pelibatan Swasta Kembangkan Alutsista

Nasional
Menko PMK: Pandemi Covid-19 Memaksa Digitalisasi Sekolah Dipercepat

Menko PMK: Pandemi Covid-19 Memaksa Digitalisasi Sekolah Dipercepat

Nasional
Jadi Perhatian Publik, Sidang Red Notice Djoko Tjandra Dipimpin Langsung Ketua PN Jakpus

Jadi Perhatian Publik, Sidang Red Notice Djoko Tjandra Dipimpin Langsung Ketua PN Jakpus

Nasional
MK Tolak Permohonan Pengujian Perppu Pilkada

MK Tolak Permohonan Pengujian Perppu Pilkada

Nasional
80 Persen Dana Riset Tergantung Pemerintah, Menristek: Kalau APBN Cekak, Risetnya Terbatas

80 Persen Dana Riset Tergantung Pemerintah, Menristek: Kalau APBN Cekak, Risetnya Terbatas

Nasional
Foto Maternity Miliknya Diserang, Sara Djojohadikusumo: Tak Bisa Ditolerir

Foto Maternity Miliknya Diserang, Sara Djojohadikusumo: Tak Bisa Ditolerir

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X