Airlangga Sebut Pemerintah Tambah Jumlah Persediaan Obat untuk Pasien Covid-19

Kompas.com - 10/09/2020, 17:18 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersiap menyampaikan keterangan terkait perekonomian nasional di masa pandemi COVID-19 di Jakarta, Rabu (5/8/2020). Airlangga mengatakan setelah pada kuartal II tahun 2020 ekonomi Indonesia terkoreksi 5,32 persen, dibutuhkan belanja minimal Rp800 triliun perkuartal ke berbagai sektor untuk mempersempit ruang pertumbuhan negatif. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayMenko Perekonomian Airlangga Hartarto bersiap menyampaikan keterangan terkait perekonomian nasional di masa pandemi COVID-19 di Jakarta, Rabu (5/8/2020). Airlangga mengatakan setelah pada kuartal II tahun 2020 ekonomi Indonesia terkoreksi 5,32 persen, dibutuhkan belanja minimal Rp800 triliun perkuartal ke berbagai sektor untuk mempersempit ruang pertumbuhan negatif. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan menambah jumlah persediaan obat-obatan untuk pasien Covid-19.

Dua jenis obat yang ditambah jumlahnya yakni, Favipiravir dan Oseltamivir.

"Terkait obat-obatan baik untuk RS maupun pasien isolasi mandiri, pemerintah sudah memproduksi obat antivirus atau Oseltamivir," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Graha BNPB, yang ditayangkan melalui akun YouTube BNPB, Kamis (10/9/2020).

"Minggu depan sudah bertambah hampir 480 ribu," tutur dia.

Baca juga: Pemerintah: Kapasitas Pelayanan Kesehatan Akan Terus Dimaksimalkan

Menurut Airlangga, obat Oseltamivir bisa segera diproduksi oleh PT Kimia Farma.

Sementara, kata Airlangga, pemerintah juga memastikan akan menambah kapasitas fasilitas kesehatan untuk menangani pasien Covid-19.

Salah satu rencana yang akan dilakukan adalah mengubah hotel menjadi rumah sakit untuk merawat pasien Covid-19.

"Pemerintah pusat memberi perhatian khusus kepada perkembangan situasi dan akan selalu meningkatkan kapasitas rumah sakit dan faskes (fasilitas kesehatan)," ujar Airlangga.

"Jadi, peningkatan RS dan faskes itu juga akan terus dilakukan (dengan) menambah fasilitas di hotel. Termasuk memanfaatkan hotel bintang dua dan hotel bintang tiga seperti dilakukan di Sulawesi Selatan," ucapnya.

Baca juga: Airlangga Hartarto: Tidak Ada Kapasitas Kesehatan yang Terbatas, Pemerintah Punya Dana yang Cukup

Saat ini, untuk ruang isolasi mandiri di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran sendiri juga telah disiapkan lokasi penanganan di tower 5 dan tower 6.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X