Cerita Fahri Hamzah Gemar Kliping Artikel Jakob Oetama...

Kompas.com - 09/09/2020, 15:02 WIB
Inisiator Partai Gelora Fahri Hamzah di di Hotel Regis Arion, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariInisiator Partai Gelora Fahri Hamzah di di Hotel Regis Arion, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah merasa kehilangan atas wafatnya pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama.

Bagi Fahri, Jakob Oetama telah memberikan kesan yang begitu baik dan besar semasa hidup.

"Kita sangat kehilangan. Mudah-mudahan Pak Jakob membawa kesan yang besar bagi kita dan semoga Tuhan menempatkan beliau di tempat yang terbaik di sisi-Nya," kata Fahri saat dihubungi, Rabu (9/9/2020).

Fahri Hamzah sendiri mengagumi sosok Jakob Oetama sejak masih duduk di bangku sekolah.

Baca juga: Jenazah Jakob Oetama Akan Disemayamkan di Gedung Kompas Gramedia

Fahri menuturkan, di masa sekolah, ia suka membuat kliping berita-berita yang kebanyakan dari harian Kompas.

"Meskipun saya lahir di kampung, jauh di Sumbawa, saat saya SMP atau SMA adalah pecinta kliping dan di antara kliping terbanyak yang saya simpan adalah kliping Kompas," ucap dia.

Kemudian saat sudah menjadi politikus, Fahri pun akhirnya pernah bertemu dengan Jakob Oetama beberapa kali.

Ia terakhir kali bertemu Jakob Oetama saat berkunjung ke kantor Kompas Gramedia bersama Anis Matta.

Fahri Hamzah pun mengenang komentar-komentar Jakob Oetama terhadap pemikiran politiknya yang begitu membesarkan hati.

"Suatu hari saya dan Pak Anis Matta bersilaturahim dan bertemu dengan beliau. Lalu ditanya oleh beliau, 'apa ide-ide kalian dalam politik?'. Lalu kami bicara mewakili teman-teman, sampai beliau mengatakan kepada teman-teman redaksi yang mendampingi beliau, kenapa kalian tidak tangkap ide anak-anak muda ini? Ini kan idenya segar-segar, relevan dan penting bagi masa depan Indonesia," ujar Fahri mengenang pernyataan Jakob Oetama.

Baca juga: Humanisme dan Prinsip Moderasi Jakob Oetama dalam Membangun Kompas Gramedia

"Komentar beliau sangat membesarkan hati. Beliau sosok yang teliti, dengan pikiran dan tulisan-tulisan beliau," imbuh Fahri.

Jakob Oetama meninggal dunia pada usia 88 tahun di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (9/9/2020).

Jakob Oetama tutup usia pada pukul 13.05 WIB setelah sempat dirawat karena mengalami gangguan multiorgan.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan esok hari, Kamis (10/9/2020), di Taman Makam Pahlawan Kalibata.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X