Kompas.com - 31/08/2020, 20:27 WIB
Sejumlah pekerja menggunakan masker berjalan kaki setelah meninggalkan perkantorannya di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Klaster perkantoran penularan Covid-19 di Jakarta kini menjadi sorotan. Data resmi hingga Selasa (28/7/2020) kemarin, ada 440 karyawan di 68 perkantoran di Ibu Kota yang terinfeksi virus corona. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSejumlah pekerja menggunakan masker berjalan kaki setelah meninggalkan perkantorannya di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Klaster perkantoran penularan Covid-19 di Jakarta kini menjadi sorotan. Data resmi hingga Selasa (28/7/2020) kemarin, ada 440 karyawan di 68 perkantoran di Ibu Kota yang terinfeksi virus corona.
Penulis Irfan Kamil
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com – Anggota Tim Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Donny BU mengatakan, terdapat tiga tantangan dalam komunikasi publik menanggapi informasi yang beredar di masyarakat.

"Pertama, lawan kita bukan cuma virus, lawan kita ini virus informasi, orang yang sok tahu, orang yang merasa sudah menemukan obat atau vaksin," kata Donny dalam diskusi di Graha BNPB, Senin (31/8/2020).

"Ini yang kami dorong literasi medianya, karena yang tejadi sekarang ada hoaks kami tekel, ada hoaks, kami counter terus," tutur dia.

Baca juga: Pemerintah: Peningkatan Kasus Covid-19 di DKI karena Long Weekend

Namun, ia mengatakan terlalu banyak verifikasi dari informasi yang beredar juga tidak baik dalam masyarakat.

"Orang yang dapat hoaks lalu dikasih verifikasinya, lama-lama orang capek dan berpikir enggak peduli deh gue sekarang, terserah pemerintah deh," ucap Donny.

"Itu juga enggak bagus, jadi kami pengin dorongnya media literacy, biar mereka yang kritis," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedua, kata Donny, yakni terkait dengan social learning atau perilaku seseorang di dalam masyarakat.

"Orang akan pakai masker kalau sekelilingnya pakai masker. Orang tidak akan pakai masker kalau ketua atau junjungannya enggak pakai masker," ucap Donny.

"Social learning itu satu komunikasi yang harus on-site, face to face," ujar dia.

Baca juga: UI Minta Pemerintah Perbaiki Komunikasi Risiko Terkait Covid-19

Lebih lanjut, Donny mengatakan, yang menjadi masalah dari komunikasi publik adalah perubahan informasi terkait protokol kesehatan yang disebabkan penemuan-penemuan terbaru dari hasil penelitian.

"Yang jadi problem adalah protokol ini kan ganti terus, artinya dulu boleh, sekarang enggak boleh, dulu enggak boleh, sekarang boleh, karena itu kan mengikuti penelitian, dan WHO juga mengacunya ke situ," ucap dia.

"Contoh anak kecil 5 tahun dianjurkan tidak pakai masker, jadi orang berpikir, ini boleh apa enggak sih," ucap Donny.

Ketiga, inovasi difusi juga merupakan bentuk komunikasi.

Menurut Donny inovasi bentuk masker menjadi lebih menarik merupakan bentuk komunikasi untuk orang agar mau memakai masker.

"Masker ini kan sebenernya tools untuk lebih sehat, cara supaya inovasinya ini bisa diserap cepat ya bikinlah masker sebagai sebuah lifestyle, ini sudah banyak dilakukan oleh kita," tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terus Berulang, KPK Harap Tak Ada Lagi Suap Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Terus Berulang, KPK Harap Tak Ada Lagi Suap Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Nasional
Hari Pangan Sedunia, BRGM Upayakan Pendekatan 3T untuk Dukung Pangan Berkelanjutan

Hari Pangan Sedunia, BRGM Upayakan Pendekatan 3T untuk Dukung Pangan Berkelanjutan

Nasional
KPK Tahan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

KPK Tahan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Nasional
OTT Bupati Musi Banyuasin, KPK Temukan Rp 1,5 Miliar dari Tas dan Rp 270 Juta dari Kantung Plastik

OTT Bupati Musi Banyuasin, KPK Temukan Rp 1,5 Miliar dari Tas dan Rp 270 Juta dari Kantung Plastik

Nasional
BEM UNJ Tolak Rencana Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa ke Ma'ruf Amin dan Erick Thohir

BEM UNJ Tolak Rencana Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa ke Ma'ruf Amin dan Erick Thohir

Nasional
Kronologi OTT Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Kronologi OTT Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Nasional
Sebaran 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Sebaran 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Bupati Musi Banyuasin Dijanjikan Uang Rp 2,6 Miliar oleh Direktur Perusahaan Pemenang Tender

Bupati Musi Banyuasin Dijanjikan Uang Rp 2,6 Miliar oleh Direktur Perusahaan Pemenang Tender

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Ada 490.512 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Oktober: Ada 490.512 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Ada 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Oktober: Ada 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 270.811 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,75 Persen

UPDATE: 270.811 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,75 Persen

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Sebaran 997 Kasus Baru Covid-19, di DKI Paling Tinggi

UPDATE 16 Oktober: Sebaran 997 Kasus Baru Covid-19, di DKI Paling Tinggi

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 29,85 Persen dari Target

UPDATE 16 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 29,85 Persen dari Target

Nasional
Jadi Tersangka, Bupati Musi Banyuasin Punya Harta Rp 34 Miliar, Termasuk Aset di Australia

Jadi Tersangka, Bupati Musi Banyuasin Punya Harta Rp 34 Miliar, Termasuk Aset di Australia

Nasional
Profil Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Musi Banyuasin yang Susul Ayahnya Masuk Penjara

Profil Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Musi Banyuasin yang Susul Ayahnya Masuk Penjara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.