Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Ketua MPR Minta Hal Ini...

Kompas.com - 28/08/2020, 23:43 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam Peringatan Hari Konstitusi, melalui siaran langsung MPR RI, Selasa (18/8/2020). Tangkapan layar siaran langsung MPR RIKetua MPR Bambang Soesatyo dalam Peringatan Hari Konstitusi, melalui siaran langsung MPR RI, Selasa (18/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta Satuan Tugas ( Satgas) Penanganan Covid-19 meningkatkan kinerjanya.

Hal itu disampaikan Bambang menanggapi kasus harian Covid-19 yang menembus rekor baru, yakni 3.003 kasus baru.

"Kami mendorong Komite Penanganan Covid-19 untuk lebih meningkatkan kinerjanya, karena tingginya kasus Covid-19 disebabkan masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya penularan Covid-19 dan masih abainya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan," kata Bambang dalam keterangan tertulis, Jumat 28/8/2020).

Baca juga: Satgas: Data Covid-19 yang Dilaporkan ke Publik Sesuai yang Kami Dapat

Ia menambahkan, masyarakat belum disiplin menggunakan masker saat keluar rumah.

Masyarakat juga dinilai belum memiliki kesadaran untuk mencuci tangan, dan masih sering berkerumun.

Untuk itu, ia meminta pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan Komite Penanganan Covid-19 bekerja sama dengan TNI-Polri untuk meningkatkan sinergitas dalam rangka mengawasi dan mendisiplinkan masyarakat.

Selain itu, ia juga meminta pemerintah terus memasifkan pelacakan kontak, mengagresifkan uji spesimen dan mengoptimalkan peran laboratorium yang ada untuk pengujian sampel.

Baca juga: Satgas Bantah Banyak Kasus Covid-19 yang Tak Dilaporkan

Dengan demikian, diharapkan semakin banyak kasus yang tertangani dan dapat segera memutus rantai penyebaran Covid-19.

Ia mengimbau masyarakat tetap disiplin dan mematuhi protokol kesehatan, dengan tetap menjaga jarak, memakai masker dan menghindari kerumunan.

"Sebab peran masyarakat sangat penting dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. Kami juga minta Pemda melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat dalam melakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat," lanjut politikus Partai Golkar itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X