Cerita Supoyo, Dikira Mau Ditagih Utang Malah Dapat Banpres

Kompas.com - 28/08/2020, 20:44 WIB
Foto dok Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden. Presiden Joko Widodo menyerahkan langsung banpres produktif kepada dua ratus pelaku usaha mikro di Aceh dalam kunjungan kerjanya, Senin (25/08/2020). KOMPAS.COM/TEUKU UMARFoto dok Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden. Presiden Joko Widodo menyerahkan langsung banpres produktif kepada dua ratus pelaku usaha mikro di Aceh dalam kunjungan kerjanya, Senin (25/08/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ignasius Supoyo penjual soto di Bantul, Yogyakarta, tidak menyangka bakal mendapatkan Bantuan Presiden ( Banpres) Produktif Usaha Mikro dari Presiden Joko Widodo.

Hal itu diceritakan Supoyo di hadapan Presiden Jokowi saat menerima bantuan itu di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Jumat (28/8/2020).

Mulanya, ia dihubungi Bank Rakyat Indonesia (BRI). Saat dihubungi, ia kaget karena merasa tidak punya utang piutang dengan BRI.

Baca juga: Pastikan Banpres Produktif Usaha Mikro Tepat Sasaran, Teten Lakukan Hal Ini

Setelah dijelaskan, ternyata ia mendapatkan Banpres Produktif Usaha Mikro. Ia pun mengaku senang saat diberi tahu mendapat Banpres dengan nominal Rp 2,4 juta.

"Saya bingung, endak punya utang kok dipanggil BRI. Ternyata dapet dana, saya dikasih tahu saya dapet bantuan dari Presiden," ujar Supoyo sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

"Saya (ucapkan) beribu terima kasih atas bantuannya Bapak Presiden," lanjut dia.

Di hadapan Presiden Jokowi, Supoyo pun mengungkapkan kesulitannya berjualan soto di masa pandemi Covid-19 lantaran selalu sepi.

Bahkan, saking sepinya, Supoyo sempat memutuskan berhenti berjualan karena justru merugi.

Baru dua pekan terakhir ia kembali berjualan soto hingga akhirnya mendapat Banpres dari Presiden Jokowi.

Baca juga: Ini Alasan Bantuan Karyawan Rp 600.000 Tidak Cair Serentak

"Adanya pandemi itu sepinya endak karuan. Akhirnya saya memilih istirahat daripada endak kembali modal. Untungnya setelah berapa lama kemudian saya dagang lagi. Bangkit lagi. Kira-kira satu dua minggu ini dipanggil BRI," ujar Supoyo.

Ia berharap bantuan itu dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

"Saya selalu mendoakan Bapak supaya dalam mengemban tugasnya sehat walafiat. Supaya dapat bantuan yang lebih besar lagi. Semoga Bapak Presiden dalam menghadapi masalah negara ini selalu tabah dan tegar," lanjut Supoyo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Permenkes 10/2021, YLBHI Nilai Pelibatan Pihak Ketiga Rawan Muncul Korupsi

Soal Permenkes 10/2021, YLBHI Nilai Pelibatan Pihak Ketiga Rawan Muncul Korupsi

Nasional
UPDATE 27 Februari: 55.495 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 27 Februari: 55.495 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE 27 Februari: Ada 78.746 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 27 Februari: Ada 78.746 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 27 Februari: Tambah 7.382, Pasien Sembuh dari Covid-19 Capai 1.136.054

UPDATE 27 Februari: Tambah 7.382, Pasien Sembuh dari Covid-19 Capai 1.136.054

Nasional
UPDATE 27 Februari: 1.616.165 Tenaga Kesehatan Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

UPDATE 27 Februari: 1.616.165 Tenaga Kesehatan Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 27 Februari: 35.981 Orang Meninggal akibat Covid-19 di Indonesia

UPDATE 27 Februari: 35.981 Orang Meninggal akibat Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 27 Februari: Ada 157.039 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 27 Februari: Ada 157.039 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 27 Februari: 1.329.074 Kasus Covid-19 di Indonesia, Tambah 6.208

UPDATE 27 Februari: 1.329.074 Kasus Covid-19 di Indonesia, Tambah 6.208

Nasional
Kemenkes Imbau Perusahaan Perhatikan Kesehatan Karyawan Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19

Kemenkes Imbau Perusahaan Perhatikan Kesehatan Karyawan Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional
Kemenkes Beri 6 Tips Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19

Kemenkes Beri 6 Tips Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional
Ketua PDI-P Sulsel: Nurdin Abdullah Tak Tahu-menahu atas OTT yang Menimpanya

Ketua PDI-P Sulsel: Nurdin Abdullah Tak Tahu-menahu atas OTT yang Menimpanya

Nasional
Gubernur Sulsel Ditangkap KPK, Busyro Muqoddas: Bukti Radikalisme Korupsi

Gubernur Sulsel Ditangkap KPK, Busyro Muqoddas: Bukti Radikalisme Korupsi

Nasional
Bantah Info Puluhan Wartawan Terkapar, Kemenkes: 5 Orang Diobservasi karena Keluhan Pasca-vaksinasi Covid-19

Bantah Info Puluhan Wartawan Terkapar, Kemenkes: 5 Orang Diobservasi karena Keluhan Pasca-vaksinasi Covid-19

Nasional
Sebelum Dipecat Demokrat, Jhoni Allen Disebut Bertemu SBY

Sebelum Dipecat Demokrat, Jhoni Allen Disebut Bertemu SBY

Nasional
Selain Nurdin Abdullah, KPK Tangkap Pejabat Pemprov Sulsel dan Pihak Swasta dalam OTT

Selain Nurdin Abdullah, KPK Tangkap Pejabat Pemprov Sulsel dan Pihak Swasta dalam OTT

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X