Kompas.com - 28/08/2020, 14:45 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo terkejut saat berdialog dengan Tumbaryani, seorang pedagang Bakpia asal Sleman, Yogyakarta. Sebab, omzet Tumbaryani turun sampai 10 kali lipat selama pandemi virus corona Covid-19.

Dialog itu terjadi saat Presiden Joko Widodo membagikan Bantuan Presiden Produktif untuk para pelaku usaha mikro kecil di Istana Kepresidenan, Yogyakarta, Jumat (28/8/2020), yang disiarkan akun YouTube Sekretariat Kepresidenan.

Awalnya, Jokowi bertanya kepada Tumbaryani omzet yang ia dapat sebelum pandemi. Tumbaryani mengaku biasanya ia mendapat omzet Rp 400.000-500.000 per hari.

Selain menjual Bakpia, Tumbaryani juga berjualan makanan lain seperti wingko babat.

Baca juga: Jokowi Sebut Bandara YIA Kulon Progo Tahan Gempa dan Tsunami

"omzet kalau normal Rp 400.000-500.000," kata Tumbaryani.

Lalu Jokowi bertanya lagi berapa omzet yang didapatkan Tumbaryani selama pandemi. Tumbaryani pun mengaku omzetnya turun drastis hingga 10 kali lipat.

"Sekarang cuma Rp 50.000," kata dia.

Mendengar pengakuan Tumbaryani itu, Presiden Jokowi pun langsung terkejut. Ia bahkan sampai bertanya lagi untuk memastikan.

"Nah, masa Bu hanya Rp 50.000?" kata Jokowi.

"Ia Pak, kadang sampai enggak buka Pak saya," jawab Tumbaryani.

Baca juga: Kami Minta Bapak Presiden Jokowi, Tolong Perhatikan Masyarakat di Pelosok

Jokowi mengaku menyadari di masa pandemi ini hampir semua sektor usaha mengalami penurunan pendapatan. Namun biasanya penurunan hanya dua atau tiga kali dari keadaan normal.

Jokowi lalu bertanya lagi kenapa omzet usaha Tumbaryani bisa anjlok sampai 10 kali lipat. Tumbaryani menyebut, hal tersebut karena pariwisata yang anjlok selama pandemi. Padahal, selama ini pembeli produknya kebanyakan adalah wisatawan.

"Enggak ada wisata datang ke sini," kata Tumbaryani.

"Sekarang (wisata) sudah mulai dibuka pelan pelan, sudah naik belum?" tanya Jokowi.

"Ya dikit-dikit," jawab Tumbaryani.

"Sedikit-sedikit itu berapa? Kemarin saja berapa?" tanya Jokowi lagi.

"Ya bisa sampe Rp 100.000," jawab Tumbaryani.

Baca juga: Megawati: Pak Jokowi Berupaya Setengah Mati Agar Jangan Sampai Resesi

"Alhamdulillah sudah naik. Mungkin Minggu depan udah naik lagi jadi Rp 200.000," timpal Jokowi lagi.

Tumbaryani pun mengaku bersyukur bisa mendapat bantuan banpres produktif Rp 2,4 juta dari pemerintah. Ia mengaku akan menggunakan bantuan itu untuk modal usaha.

Selain Tumbaryani, banpres ini juga ditargetkan akan diberikan pada 12 juta pelaku usaha kecil mikro di seluruh tanah air.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lobi Internasional ala Johnny G Plate, Anak Manggarai-Flores

Lobi Internasional ala Johnny G Plate, Anak Manggarai-Flores

Nasional
Kemenkes: Tanda Berakhirnya Pandemi Covid-19 Sudah Terlihat

Kemenkes: Tanda Berakhirnya Pandemi Covid-19 Sudah Terlihat

Nasional
Tragedi Stadion Kanjuruhan, LPSK: Harus Ada yang Bertanggung Jawab

Tragedi Stadion Kanjuruhan, LPSK: Harus Ada yang Bertanggung Jawab

Nasional
Prinsip Kode Etik Hakim

Prinsip Kode Etik Hakim

Nasional
Prinsip Hukum Internasional dalam Penyelesaian Sengketa Internasional

Prinsip Hukum Internasional dalam Penyelesaian Sengketa Internasional

Nasional
Kasus Pernikahan Dini di Indonesia

Kasus Pernikahan Dini di Indonesia

Nasional
Berkaca AS, Fadli Zon Usul Batas Usia Minimal Capres-Cawapres 35 Tahun

Berkaca AS, Fadli Zon Usul Batas Usia Minimal Capres-Cawapres 35 Tahun

Nasional
Jika Ingin Tinggalkan 'Legacy', Jokowi Ditantang Buat Perppu untuk Hapus Presidential Threshold

Jika Ingin Tinggalkan "Legacy", Jokowi Ditantang Buat Perppu untuk Hapus Presidential Threshold

Nasional
Kiai Sarankan Muhaimin Cawapres, Gerindra: Itu Salah Satu Opsi, Finalnya Tahun Depan

Kiai Sarankan Muhaimin Cawapres, Gerindra: Itu Salah Satu Opsi, Finalnya Tahun Depan

Nasional
Kejagung: Pelimpahan Tahap II Ferdy Sambo dkk Digelar Senin Lusa di Kejari Jakarta Selatan

Kejagung: Pelimpahan Tahap II Ferdy Sambo dkk Digelar Senin Lusa di Kejari Jakarta Selatan

Nasional
UPDATE 1 Oktober 2022: Bertambah 1.639, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.433.263

UPDATE 1 Oktober 2022: Bertambah 1.639, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.433.263

Nasional
Aswanto Dicopot DPR Gara-gara Batalkan UU, Jimly: Hakim MK Bukan Orang DPR

Aswanto Dicopot DPR Gara-gara Batalkan UU, Jimly: Hakim MK Bukan Orang DPR

Nasional
Jimly Sebut Sekjen MK Dipanggil DPR Mendadak untuk 'Fit and Propet Test' Gantikan Aswanto

Jimly Sebut Sekjen MK Dipanggil DPR Mendadak untuk "Fit and Propet Test" Gantikan Aswanto

Nasional
Presidential Threshold hingga Batas Usia Minimal Capres Kebiri Demokrasi di Indonesia

Presidential Threshold hingga Batas Usia Minimal Capres Kebiri Demokrasi di Indonesia

Nasional
Panasnya Demokrat dan PDI-P, Dua Poros Magnet yang Hampir Mustahil Bersatu

Panasnya Demokrat dan PDI-P, Dua Poros Magnet yang Hampir Mustahil Bersatu

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.