Pengembangan Kasus Suap Djoko Tjandra, Kejagung Periksa Pihak MA?

Kompas.com - 27/08/2020, 15:46 WIB
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kejaksaan Agung RI, Hari Setiyono Saat ditemui di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (24/8/2020) sore. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOKepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kejaksaan Agung RI, Hari Setiyono Saat ditemui di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (24/8/2020) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung membuka kemungkinan memeriksa pihak Mahkamah Agung ( MA) terkait perkara dugaan suap Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra terhadap Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono, pemeriksaan pasti akan dilakukan apabila ada bukti yang mengarah ke keterlibatan oknum di MA.

"Tentu nanti alat bukti yang akan berbicara," ucap Hari di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020).

Diketahui, Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki diduga bekerja sama untuk mendapatkan fatwa dari MA.

Baca juga: Kejagung Duga Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra Berkonspirasi Terkait Permintaan Fatwa ke MA

Fatwa tersebut diusahakan agar Djoko Tjandra tidak dieksekusi dalam perkara korupsi melalui pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali.

Berdasarkan penyidikan Kejaksaan Agung sementara, pengurusan fatwa MA tersebut terjadi sekitar November 2019 hingga Januari 2020.

Sejauh ini, Kejaksaan Agung menemukan bahwa Djoko Tjandra tidak mendapatkan fatwa yang diinginkan.

Meski demikian, sekali lagi Hari menegaskan, pihaknya masih melakukan pendalaman.

Baca juga: Kejagung Periksa Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki

"Peran masing-masing itu sedang digali oleh penyidik untuk mendapatkan gambaran seluas-luasnya bagaimana hubungan antara eksekutor dengan yang diharapkan meminta fatwa itu," ucap dia.

Dalam kasus ini, Djoko Tjandra dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang Pemberantasan Tipikor atau Pasal 5 ayat 1 huruf b UU Tipikor atau Pasal 13 UU Tipikor.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X