Istana: Pemerintah Siapkan Bantuan Pulsa untuk Pelajar

Kompas.com - 26/08/2020, 18:22 WIB
Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020) KOMPAS.com/SANIA MASHABIStaf Khusus Presiden Angkie Yudistia di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020)
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Presiden bidang Sosial Angkie Yudistia menyebut pemerintah tengah menyiapkan skema bantuan pulsa untuk para siswa sekolah yang saat ini melakukan pembelajaran jarak jauh akibat pandemi Covid-19.

"Selain pulsa untuk pegawai negeri sipil, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga menyiapkan bantuan pulsa untuk pelajar," kata Angkie kepada Kompas.com, Rabu (26/8/2020).

Angkie mengaku sangat memahami bahwa proses pembelajaran daring mengalami kendala ketersediaan kuota internet, khususnya bagi keluarga ekonomi rendah.

Baca juga: Kritik Bantuan Upah Pekerja, Anggota Komisi IX: Jangan Sampai Uangnya Ada tapi Data Tidak Siap

Di sisi lain, pembelajaran jarak jauh harus ditempuh pemerintah untuk memastikan pendidikan berjalan dengan baik bagi seluruh siswa.

Angkie menyebut bantuan pulsa ini digulirkan menggunakan skema dana Bantuan Operasional Sekolah.

"Karena sifatnya daring, maka pulsa berupa kuota internet," katanya.

Namun saat ditanya lebih jauh berapa anggaran yang digulirkan serta bagaimana memastikan bantuan pulsa ini tepat sasaran, Angkie meminta hal itu ditanyakan kepada Kemendikbud.

"Secara teknis ada di kementerian terkait ya," katanya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan dalam waktu dekat akan mengumumkan skema penyederhanaan kurikulum yang bisa diterapkan dalam kondisi darurat.

Pihaknya juga berkomitmen untuk memperbaiki kualitas jaringan termasuk merancang solusi untuk atasi masalah kurikulum dan pengadaan kuota.

"Kami sedang merancang apa yang bisa kami lakukan untuk mengatasi masalah kurikulum dan pengadaan kuota, kami mendengar keluhan ini dan meresponsnya," lanjut Nadiem saat meninjau SMK Ma'arif NU Ciomas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Menaker: Bantuan Rp 600.000 Ditransfer ke Rekening Pekerja, Tidak Mampir Kemana-mana

Sementara Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, subsidi pulsa bagi para tenaga pengajar dan murid akan mulai digulirkan pada September 2020.

Oleh karena itu, ia berharap penyesuaian daftar isian pelaksana anggaran (DIPA) bisa segera selesai agar subsidi bisa disalurkan.

"Betul (subsidi pulsa untuk dukung pembelajaran jarak jauh) long distance electronic learning, diharapkan penyesuaian DIPA bisa segera selesai dan mulai digulirkan September," ujar Johnny kepada Kompas.com, Kamis (13/8/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X