Kompas.com - 25/08/2020, 16:17 WIB
Seorang warga menjalani pengambilan spesimen lendir untuk tes polymerase chain reaction (PCR) COVID-19 di Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (04/06). Antara Foto/FB AnggoroSeorang warga menjalani pengambilan spesimen lendir untuk tes polymerase chain reaction (PCR) COVID-19 di Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (04/06).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah masih terus melakukan pemeriksaan spesimen terkait virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 sejak Senin (24/8/2020) hingga Selasa (25/8/2020) pemerintah memeriksa 21.275 spesimen dari 18.579 orang.

Dengan demikian secara akumulasi pemerintah telah memeriksa 2.077.441 spesimen dari 1.191.948 orang terkait Covid-19.

Adapun satu orang bisa diambil dan diperiksa spesimennya lebih dari satu kali.

Informasi tersebut sampaikan Satgas Penanganan Covid-19 melalui data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dikutip Kompas.com, Selasa sore.

Baca juga: UPDATE Covid-19, Lewati 150.000 Kasus dan Spesimen Tembus 2 Juta

Pemeriksaan dilakukan menggunakan dua metode yakni polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Dari akumulasi pemeriksaan tersebut, sebanyak 157.859 orang positif dan 1.034.089 orang negatif Covid-19.

Pada periode yang sama juga tercatat ada penambahan pasien yang sembuh dari Covid-19 pun sebanyak 1.807 orang.

Mereka dinyatakan sembuh setelah mendapatkan hasil dua kali negatif dalam pemeriksaan laboratorium PCR.

Baca juga: Lampaui Target Jokowi, 30.261 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Sehingga total pasien yang sembuh dari Covid-19 berjumlah 112.867 orang.

Kendati demikian, pasien yang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19 juga bertambah 99 orang dalam 24 jam terakhir.

Dengan demikian total pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 kini berjumlah 6.858 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.