Menkes: Pemerintah Butuh Kerja Kolektif Kendalikan Pandemi Covid-19

Kompas.com - 24/08/2020, 21:27 WIB
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan gedung bedah sentral dan rawat inap RSNU Jombang, Jawa Timur, Sabtu (4/7/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍMenteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan gedung bedah sentral dan rawat inap RSNU Jombang, Jawa Timur, Sabtu (4/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan ( Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan, pemerintah di semua negara, khususnya Indonesia, memerlukan fondasi yang kuat dan kerja kolektif untuk mengendalikan pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikannya saat membuka ASEAN Senior Officials Meeting On Health Development (SOMHD) Ke-15 yang digelar secara virtual Senin (24/8/2020).

“Kami membutuhkan fondasi yang kuat serta kerja kolektif untuk mengendalikan pandemi (Covid-19)," ujar Terawan sebagaimana dikutip dari siaran pers Kemenkes, Senin.

Baca juga: Asosiasi Dokter Protes Pengangkatan Anggota KKI, Menkes Terawan Jelaskan Alasan Pemerintah

"Kami juga terus berupaya memberikan perawatan kesehatan dan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” lanjut Terawan.

Dia menekankan, meski saat ini seluruh negara menempatkan Covid-19 sebagai prioritas utama, tetapi pada saat yang sama, pemerintah harus memastikan layanan kesehatan serta sistem kesehatan tetap berjalan dengan baik.

Terawan berharap melalui pertemuan tersebut, menjadi momentum untuk memperkuat sektor kesehatan ASEAN.

Dengan begitu negara-negara ASEAN memiliki posisi yang lebih baik untuk mencegah, mempersiapkan, merespons, dan memulihkan kembali dari pandemi COVID-19.

"Serta dapat berkontribusi dalam keamanan kesehatan global," tambah Terawan.

SOMHD merupakan pertemuan yang digelar setidaknya sekali dalam setahun untuk membahas pembangunan kesehatan guna menghasilkan kebijakan strategis serta memberikan arahan agar tujuan serta target yang telah dirancang tercapai.

Baca juga: 7 Organisasi Kedokteran Menduga Menkes Sampaikan Informasi Tak Sesuai Fakta ke Presiden

Pertemuan dihadiri oleh Focal Point SOMHD 10 Negara Anggota ASEAN, SOMHD ASEAN Plus Three (China, Jepang, Korea Selatan), Deputy-Secretary General of ASEAN for ASCC, perwakilan dari WHO, GAVI, dan mitra pembangunan lainnya.

Kegiatan berlangsung sejak tanggal 24 Agustus sampai 28 Agustus 2020.

Beberapa hal penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut diantaranya mendiskusikan inisiatif baru ASEAN dalam respons pandemi COVID-19 dan potensi kegawatdaruratan kesehatan di masa yang akan datang serta merumuskan rekomendasi dan tindak lanjut untuk dilaporkan kepada Menteri Kesehatan ASEAN.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X