Cegah Penularan, TP PKK Minta Masyarakat Tingkatkan Gerakan Pakai Masker

Kompas.com - 24/08/2020, 15:34 WIB
Sejumlah pekerja menggunakan masker berjalan kaki setelah meninggalkan perkantorannya di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Klaster perkantoran penularan Covid-19 di Jakarta kini menjadi sorotan. Data resmi hingga Selasa (28/7/2020) kemarin, ada 440 karyawan di 68 perkantoran di Ibu Kota yang terinfeksi virus corona. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSejumlah pekerja menggunakan masker berjalan kaki setelah meninggalkan perkantorannya di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Klaster perkantoran penularan Covid-19 di Jakarta kini menjadi sorotan. Data resmi hingga Selasa (28/7/2020) kemarin, ada 440 karyawan di 68 perkantoran di Ibu Kota yang terinfeksi virus corona.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Suswati Karnavian meminta masyarakat meningkatkan gerakan memakai masker untuk mencegah penularan Covid-19.

Penggunaan masker dibutuhkan agar masyarakat waspada dan tidak meremehkan pandemi Covid-19 yang masih terjadi.

Hal tersebut disampaikan Tri saat menghadiri kegiatan Gebrak Masker di Rusun Karet, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2020).

"Mudah-mudahan gerakan memakai masker di masyarakat DKI ini bisa terus ditingkatkan," kata Tri, dikutip dari siaran pers, Senin.

"Saya juga mengimbau masyarakat untuk disiplin, tidak menganggap remeh Covid-19 dan tidak akan tertular kepada mereka," ujar dia.

Baca juga: Para Menteri Foto Bareng di Bali Tanpa Masker, Ini Penjelasannya

Tri mengingatkan bahwa Covid-19 bisa menjangkiti siapa pun yang lalai terhadap protokol kesehatan, termasuk dalam mengenakan masker.

Oleh karena itu, istri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ini mengatakan, dengan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan yang meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, maka akan menurunkan tingkat penularan Covid-19.

"Covid-19 tidak mengenal usia, tidak mengenal jabatan, tidak mengenal siapapun, dia hanya mengenal orang-orang yang tidak pakai masker," kata dia.

Adapun kegiatan Gebrak Masker merupakan program pembagian masker kepada masyarakat yang sudah dilaksanakan sejak awal pandemi.

Baca juga: Jokowi: Promosi Pemakaian Masker kepada Masyarakat Belum Kelihatan

Tri mengatakan, selain membagikan masker pihaknya juga turut mengedukasi masyarakat untuk pentingnya penggunaan masker.

Pada Senin (24/08/2020) TP PKK melakukan kegiatan untuk program tersebut bersama Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Ketua TP PKK Kota Jakarta Pusat, dan IKAPTK se-DKI Jakarta di Rusun Karet, Jakarta Pusat.

Dalam kegiatan tersebut TP PKK memberikan 3 buah mesin steril ke perwakilan RW, 2.000 lembar masker kain kepada disabilitas, lansia, dan ibu hamil.

Kemudian 2.000 lembar masker medis kepada perwakilan dokter, 5 jerigen hand sanitizer kepada perwakilan kader PKK, dan 100 pieces rapid test.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pengadaan Alkes Unair, Mantan Pejabat Kemenkes Didakwa Rugikan Negara Rp 14,1 Miliar

Kasus Pengadaan Alkes Unair, Mantan Pejabat Kemenkes Didakwa Rugikan Negara Rp 14,1 Miliar

Nasional
KPK: Terungkapnya Kasus Suap di Ditjen Pajak Berasal dari Laporan Masyarakat

KPK: Terungkapnya Kasus Suap di Ditjen Pajak Berasal dari Laporan Masyarakat

Nasional
KPK: Pencegahan Pejabat Ditjen Pajak ke Luar Negeri Terkait Dugaan Suap

KPK: Pencegahan Pejabat Ditjen Pajak ke Luar Negeri Terkait Dugaan Suap

Nasional
Jokowi: Angka Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Lebih Tinggi Dibanding Rata-rata Dunia

Jokowi: Angka Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Lebih Tinggi Dibanding Rata-rata Dunia

Nasional
Jokowi Minta Kasus Aktif Covid-19 Turun Tanpa Kurangi Testing Harian

Jokowi Minta Kasus Aktif Covid-19 Turun Tanpa Kurangi Testing Harian

Nasional
Januari hingga Juni, Jokowi Targetkan 40 Juta Orang Divaksinasi

Januari hingga Juni, Jokowi Targetkan 40 Juta Orang Divaksinasi

Nasional
ICJR: Kita Mengkhianati Akal Sehat jika UU ITE Tak Direvisi

ICJR: Kita Mengkhianati Akal Sehat jika UU ITE Tak Direvisi

Nasional
Jokowi Minta Masyarakat Tak Khawatir dengan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Jokowi Minta Masyarakat Tak Khawatir dengan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Nasional
Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia Maret Ini

Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia Maret Ini

Nasional
Satu Tahun Pandemi, Kejagung Lakukan Lebih dari 500.000 Sidang Online

Satu Tahun Pandemi, Kejagung Lakukan Lebih dari 500.000 Sidang Online

Nasional
Jemaah Haji 2021 Wajib Vaksin, Kemenag dan Kemenkes Diminta Koordinasi

Jemaah Haji 2021 Wajib Vaksin, Kemenag dan Kemenkes Diminta Koordinasi

Nasional
Istana Bantah Wapres Ma'ruf Amin Tak Dilibatkan dalam Susun Aturan Investasi Miras

Istana Bantah Wapres Ma'ruf Amin Tak Dilibatkan dalam Susun Aturan Investasi Miras

Nasional
Polri Akan Tindak Polisi di Sumut yang Tembakkan Pistol di Warung Tuak

Polri Akan Tindak Polisi di Sumut yang Tembakkan Pistol di Warung Tuak

Nasional
Marzuki Alie Akan Hadir di KLB Demokrat, Minta Keanggotaannya Dipulihkan

Marzuki Alie Akan Hadir di KLB Demokrat, Minta Keanggotaannya Dipulihkan

Nasional
Geledah Apartemen Jimmy Sutopo, Kejagung Temukan 36 Lukisan Berlapis Emas

Geledah Apartemen Jimmy Sutopo, Kejagung Temukan 36 Lukisan Berlapis Emas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X