AMSI Gelar Kongres Kedua, Bahas Kelanjutan Industri Media Siber di Tengah Pandemi

Kompas.com - 21/08/2020, 11:59 WIB
Sejumlah pemimpin redaksi media online di Indonesia berkumpul menggagas terbentuknya Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI). AMSISejumlah pemimpin redaksi media online di Indonesia berkumpul menggagas terbentuknya Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Media Siber Indonesia ( AMSI) akan menggelar Kongres kedua pada 22-23 Agustus 2020. Kongres akan dihadiri seluruh media anggota dari 21 provinsi dan digelar secara daring karena pandemi Covid-19.

Ketua AMSI Wens Manggut mengatakan, organisasi yang dipimpinnya itu masih membutuhkan pembenahan setelah tiga tahun berdiri. Selain itu, Wens menekankan pentingnya membangun ekosistem industri digital di berbagai daerah.

Baca juga: AMSI Minta Instansi Pemerintah dan dan Perusahaan Optimalkan Teknologi untuk Publikasi Informasi

"Setelah tiga tahun berdiri dan resmi menjadi konstituen Dewan Pers, tentu saja AMSI masih memerlukan pembenahan dan penguatan organisasi, serta membantu pengurus wilayah membangun ekosistem industri digital di tingkat lokal, demi terciptanya industri media yang sehat dan berkelanjutan," ujar Wens melalui keterangan tertulis, Jumat (21/8/2020).

Dalam kongres tersebut, AMSI akan mematangkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta membahas program tiga tahun ke depan.

Kemudian, kongres juga akan memilih ketua dan sekretaris jenderal AMSI yang baru untuk membentuk kepengurusan periode 2020-2023.

Ketua Steering Committee Kongres Kedua AMSI Heri Trianto berharap acara dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan terbaik terkait kelanjutan media siber yang terdampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Berita soal Virus Corona, AMSI Minta Media Patuh Kode Etik Jurnalistik

"Kita tahu media siber sekarang menghadapi tantangan yang tidak mudah, karena secara bisnis terpukul oleh pandemi. Media kini tengah berupaya memperpanjang napas untuk bertahan sembari berharap bencana ini segera berlalu dan ekonomi kembali pulih," ucap Heri.

Lebih lanjut, AMSI menilai, saat ini  dibutuhkan literasi bagi pengelola, pelaku bisnis, serta publik di tengah banyaknya penyedia konten. Sebab, dunia digital di Indonesia masih tergolong baru, termasuk industri media siber.

Maka dari itu, AMSI berpandangan, dibutuhkan regulasi yang mengatur aturan main tetapi tidak menghambat perkembangan industri media siber.

Nantinya, pembukaan kongres akan turut dihadiri tokoh pers serta industri media. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dijadwalkan menjadi keynote speaker dalam acara kongres.

Baca juga: Temui Menko Polhukam, AMSI Minta Pemerintah Permudah Media Klarifikasi Hoaks



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X