Pekan Depan, Dewan Pengawas KPK akan Sidang Firli Bahuri

Kompas.com - 19/08/2020, 18:09 WIB
Anggota Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris di Gedung ACLC KPK, Selasa (14/1/2020). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DAnggota Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris di Gedung ACLC KPK, Selasa (14/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar sidang etik dalam kasus dugaan pelanggaran etik Ketua KPK Firli Bahuri, pekan depan.

"Ya benar (akan menggelar sidang etik pekan depan)," kata anggota Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2020).

Anggota Dewan Pengawas KPK lain, Harjono menambahkan, sidang etik ini merupakan bukti bahwa ada dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Firli.

Baca juga: ICW Pertanyakan Janji Dewas Rampungkan Dugaan Pelanggaran Etik Firli

Namun, soal apa Firli terbukti bersalah, Harjono tidak ingin mendahului sidang etik.

Dalam sidang etik tersebut akan diputuskan apakah Firli bersalah atau tidak.

"Ya (ada indikasi pelanggaran etik). Ada tidaknya (pelanggaran) nanti kan sidang yang menentukan," ujar Harjono.

Sidang etik tersebut akan digelar secara tertutup. Namun pembacaan putusannya akan dilakukan secara terbuka.

Baca juga: Soal Pemberantasan Korupsi, Firli: Kita Bermain dengan Tiga Striker

Seperti diketahui, Firli Bahuri diadukan ke Dewan Pengawas KPK karena dinilai telah melanggar etik terkait bergaya hidup mewah.

Gaya hidup mewah yang dimaksud, yakni saat Firli menggunakan helikopter milik perusahaan swasta dalam perjalanan pribadi Firli dari Palembang ke Baturaja.

Adapun sejauh ini, Dewan Pengawas KPK telah meminta klarifikasi terkait dugaan pelanggaran tersebut mulai dari Firli hingga penyedia helikopter.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X