Partai Golkar Dukung Bobby Nasution-Aulia Rahman di Pilkada Medan

Kompas.com - 18/08/2020, 15:28 WIB
Ketum Golkar Airlangga Hartarto menyerahkan SK kepada Bobby Nasution dan Aulia Rahman untuk maju di Pilkada Medan 2020, Selasa (18/8/2020). Dokumen DPP Partai GolkarKetum Golkar Airlangga Hartarto menyerahkan SK kepada Bobby Nasution dan Aulia Rahman untuk maju di Pilkada Medan 2020, Selasa (18/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golkar menyatakan dukungannya kepada Bobby Nasution dan Aulia Rahman pada Pilkada Medan 2020.

Surat rekomendasi untuk Bobby-Aulia diserahkan secara langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa (18/8/2020).

"Siang hari ini secara resmi tadi diserahkan dukungan Partai Golkar kepada Mas Bobby untuk Pilkada di Kota Medan," kata Airlangga dilansir Tribunnews, Selasa.

Baca juga: Diusung PDI-P di Pilkada Medan, Bobby Nasution Janjikan Hal Ini

Ia menilai, Bobby merupakan sosok muda yang memiliki kemampuan memimpin yang baik.

Apalagi, menurut Airlangga, Bobby merupakan putra daerah Medan. Selain itu, keluarga besar Bobby banyak berkiprah di Partai Golkar.

"Kami melihat bahwa Mas Bobby kompeten dan juga keluarga besarnya dari Sumut, khususnya Medan," ucap dia. 

"Keluarga besarnya juga banyak aktif di Partai Golkar. Jadi secara natural Partai Golkar mengusung Mas Bobby dan Aulia Rahman," kata Airlangga.

Ia pun berharap, Kota Medan akan makin sejahtera di bawah kepemimpinan Bobby-Aulia nanti.

Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari Partai Golkar.

Baca juga: Bobby Nasution: Saya Putra Kota Medan, Ingin Bangun Kota Medan Sejak Jauh Hari

Ia mengatakan, akan memberikan perhatian khusus pada persoalan birokrasi serta sektor UMKM sebagai bagian dari visinya membangun Kota Medan.

"Banyak pesan yang disampaikan apa-apa saja yang perlu dilakukan di Kota Medan, terutama untuk persoalan di UMKM ataupun birokrasi di Kota Medan akan menjadi perhatian khusus bagi kami," ujar Bobby.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Ingatkan Dampak Libur Panjang saat Pandemi: Dari Kasus Aktif Meningkat hingga Kematian Dokter Tinggi

Satgas Ingatkan Dampak Libur Panjang saat Pandemi: Dari Kasus Aktif Meningkat hingga Kematian Dokter Tinggi

Nasional
Cerita Kader Demokrat Diiming-imingi Rp 100 Juta untuk Ikut KLB, Nyatanya Cuma Terima Rp 5 Juta

Cerita Kader Demokrat Diiming-imingi Rp 100 Juta untuk Ikut KLB, Nyatanya Cuma Terima Rp 5 Juta

Nasional
Terungkap Nama Pengusul Vendor Bansos Covid-19, Termasuk Juliari dan 2 Anggota DPR

Terungkap Nama Pengusul Vendor Bansos Covid-19, Termasuk Juliari dan 2 Anggota DPR

Nasional
AHY: Saya Tetap Hormati Moeldoko, tetapi...

AHY: Saya Tetap Hormati Moeldoko, tetapi...

Nasional
Kerumunan dalam KLB Demokrat di Deli Serdang Dilaporkan ke Polisi

Kerumunan dalam KLB Demokrat di Deli Serdang Dilaporkan ke Polisi

Nasional
Saksi Sebut Fee Bansos Covid-19 Digunakan untuk Bayar Hotma Sitompul Rp 3 Miliar

Saksi Sebut Fee Bansos Covid-19 Digunakan untuk Bayar Hotma Sitompul Rp 3 Miliar

Nasional
Pengakuan Mantan Kader Demokrat yang Ikut KLB: Moeldoko Jadi Anggota dengan Nomor Khusus

Pengakuan Mantan Kader Demokrat yang Ikut KLB: Moeldoko Jadi Anggota dengan Nomor Khusus

Nasional
Jhoni Allen: Moeldoko Tak Pernah Berpikir Jadi Ketum Demokrat, Kami yang Meminang

Jhoni Allen: Moeldoko Tak Pernah Berpikir Jadi Ketum Demokrat, Kami yang Meminang

Nasional
KSP: Saat ini yang Paling Mendesak adalah Pengesahan RUU PKS

KSP: Saat ini yang Paling Mendesak adalah Pengesahan RUU PKS

Nasional
Indonesia Dapat 11.748.000 Vaksin Covid-19 dari Jalur Multilateral pada 'Batch' Pertama

Indonesia Dapat 11.748.000 Vaksin Covid-19 dari Jalur Multilateral pada "Batch" Pertama

Nasional
AHY: Saya Kecewa Moeldoko Terlibat...

AHY: Saya Kecewa Moeldoko Terlibat...

Nasional
AHY Sebut KLB Sumut Dihadiri 32 Mantan Ketua DPC yang Sudah Dicopot

AHY Sebut KLB Sumut Dihadiri 32 Mantan Ketua DPC yang Sudah Dicopot

Nasional
Menkes: Semua Kontak Erat Dua Kasus Covid-19 B.1.1.7 Negatif

Menkes: Semua Kontak Erat Dua Kasus Covid-19 B.1.1.7 Negatif

Nasional
Dalam Sidang, Terungkap Aliran Dana Fee Bansos: untuk Juliari, Cita Citata, hingga Pembelian Brompton

Dalam Sidang, Terungkap Aliran Dana Fee Bansos: untuk Juliari, Cita Citata, hingga Pembelian Brompton

Nasional
Doni Monardo Minta Instansi Pemerintah Hingga BUMN Awasi Mobilitas Karyawan Selama 11-14  Maret

Doni Monardo Minta Instansi Pemerintah Hingga BUMN Awasi Mobilitas Karyawan Selama 11-14 Maret

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X