Yenny Wahid Harap Indonesia Terlibat Misi ke Luar Angkasa di Tahun 2045

Kompas.com - 16/08/2020, 21:05 WIB
Yenny Wahid saat menyambangi Kantor Kemenko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariYenny Wahid saat menyambangi Kantor Kemenko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris Independen Garuda Indonesia Yenny Wahid berharap, Indonesia terlibat dalam perjalanan ke ruang angkasa di tahun 2045 mendatang.

Hal tersebut dikatakan Yenny dalam acara PolitikFest yang ditayangkan di akun Youtube KompasTV, Minggu (16/8/2020).

“Saya berharap tahun 2045 nanti, kita sudah terlibat dalam yang namanya space exploration atau kita sudah mengirim misi ke luar angkasa,” ujar Yenny.

Sebagai informasi, di tahun 2045, Indonesia akan berusia tepat satu abad atau 100 tahun.

Menurutnya, dengan mengungkapkan cita-cita tersebut, dapat mendorong realisasi terhadap target tersebut.

Baca juga: Ekonomi Indonesia Diprediksi Berjaya Pada 2045, Ini Pesan Hendi Kepada Anak Muda

Selain itu, ia juga berharap agar lebih banyak orang Indonesia yang terkenal di dunia dengan inovasinya, termasuk start up asal Tanah Air.

Yenny pun menjawab dengan optimis mengenai keyakinannya akan targetnya tersebut.

Ia berpandangan, pandemi Covid-19 seperti yang terjadi sekarang maupun kondisi negara di ambang resesi merupakan bagian dari disrupsi yang selalu terjadi.

Malah menurutnya, pandemi yang terjadi membuat muncul banyak inovasi di berbagai bidang.

“Dengan corona, malah justru saya lihat umat manusia punya resiliensi yang luar biasa, akan ada banyak inovasi dalam bidang biotechnology, dalam bidang kesehatan, dan lain sebagainya,” tutur dia.

Baca juga: Dua Jurus Jokowi untuk Wujudkan Mimpi Indonesia Jadi Negara Maju di 2045

Ke depannya, Yenny berpendapat, hal utama yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan dasar warga Indonesia.

Maka dari itu, ia menilai diperlukan strategi agar kebutuhan dasar tersebut tetap tercukupi hingga puluhan tahun mendatang.

“Tentu kita harus membuat strategi-strategi untuk memastikan bahwa jumlah manusia Indonesia yang mungkin jumlahnya sudah jauh lebih banyak lagi, ratusan juta, ini bisa tetap tercukupi sandang, pangan, dan papannya. Ini yang paling utama,” ungkapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SDGs Desa Adalah Tindak Lanjut dari Perpres Nomor 59 Tahun 2017

SDGs Desa Adalah Tindak Lanjut dari Perpres Nomor 59 Tahun 2017

Nasional
Hari Pertama Gantikan Edhy Prabowo, Luhut Panggil Dua Pejabat KKP

Hari Pertama Gantikan Edhy Prabowo, Luhut Panggil Dua Pejabat KKP

Nasional
Kasus Edhy Prabowo, KPK Mulai Penggeledahan Besok

Kasus Edhy Prabowo, KPK Mulai Penggeledahan Besok

Nasional
Ingatkan Warga Tak Halangi Pemeriksaan Covid-19, Satgas: Ada Sanksi

Ingatkan Warga Tak Halangi Pemeriksaan Covid-19, Satgas: Ada Sanksi

Nasional
Maybank Bakal Ganti Uang Winda Earl, Polisi: Tak Hapuskan Peristiwa Pidananya

Maybank Bakal Ganti Uang Winda Earl, Polisi: Tak Hapuskan Peristiwa Pidananya

Nasional
KPK Tahan Dua Tersangka Lagi di Kasus Suap Edhy Prabowo

KPK Tahan Dua Tersangka Lagi di Kasus Suap Edhy Prabowo

Nasional
Bilik Swab Test Covid-19 Karya UI Raih Penghargaan Kementrian PANRB

Bilik Swab Test Covid-19 Karya UI Raih Penghargaan Kementrian PANRB

Nasional
13 Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc di MA Maju ke Tahapan Wawancara di KY

13 Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc di MA Maju ke Tahapan Wawancara di KY

Nasional
LPSK Siap Lindungi Saksi yang Beri Keterangan terkait Kasus Dugaan Suap Ekspor Benih Lobster

LPSK Siap Lindungi Saksi yang Beri Keterangan terkait Kasus Dugaan Suap Ekspor Benih Lobster

Nasional
ICW Apresiasi Penangkapan Menteri Edhy Prabowo, Minta KPK Tak Larut dalam Euforia

ICW Apresiasi Penangkapan Menteri Edhy Prabowo, Minta KPK Tak Larut dalam Euforia

Nasional
Ada Kader PDI-P di Kasus Edhy Prabowo, Basarah: Sudah Tak Aktif, Tak Ada Kaitan dengan Partai

Ada Kader PDI-P di Kasus Edhy Prabowo, Basarah: Sudah Tak Aktif, Tak Ada Kaitan dengan Partai

Nasional
Polisi Sebut Korban Dugaan Investasi Bodong Kampung Kurma Group Capai 2.000 Orang

Polisi Sebut Korban Dugaan Investasi Bodong Kampung Kurma Group Capai 2.000 Orang

Nasional
Satgas Ungkap 14 Daerah Penyelenggara Pilkada Masuk Kategori Berisiko Tinggi Covid-19

Satgas Ungkap 14 Daerah Penyelenggara Pilkada Masuk Kategori Berisiko Tinggi Covid-19

Nasional
Uji Materi UU PPMI Ditolak, Migrant Care: Monumental bagi Perlindungan Pekerja Migran

Uji Materi UU PPMI Ditolak, Migrant Care: Monumental bagi Perlindungan Pekerja Migran

Nasional
Pemerintah Akan Perkuat Desain Keterwakilan Perempuan di Parlemen Lewat Perpres

Pemerintah Akan Perkuat Desain Keterwakilan Perempuan di Parlemen Lewat Perpres

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X