Komisi I Dukung Unair, BIN, dan TNI AD Tindak Lanjuti Temuan Obat Covid-19

Kompas.com - 16/08/2020, 08:24 WIB
Wakil Ketua Komite Pelaksana Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang juga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa (kanan) berbincang dengan Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid (tengah) dan Rektor Universitas Airlangga (Unair) Mohammad Nasih usai menerima hasil uji klinis tahap tiga obat baru untuk penanganan pasien COVID-19 di Jakarta, Sabtu (15/8/2020). Universitas Airlangga bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat (AD), Badan Intelijen Negara (BIN) dan Polri menyelesaikan penelitian obat baru untuk pasien COVID-19 yang dirawat tanpa ventilator di rumah sakit, berupa hasil kombinasi dari tiga jenis obat dan saat ini memasuki proses untuk mendapatkan izin produksi. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
 ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAWakil Ketua Komite Pelaksana Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang juga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa (kanan) berbincang dengan Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid (tengah) dan Rektor Universitas Airlangga (Unair) Mohammad Nasih usai menerima hasil uji klinis tahap tiga obat baru untuk penanganan pasien COVID-19 di Jakarta, Sabtu (15/8/2020). Universitas Airlangga bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat (AD), Badan Intelijen Negara (BIN) dan Polri menyelesaikan penelitian obat baru untuk pasien COVID-19 yang dirawat tanpa ventilator di rumah sakit, berupa hasil kombinasi dari tiga jenis obat dan saat ini memasuki proses untuk mendapatkan izin produksi. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid mengatakan, pihaknya mendukung langkah Badan Intelijen Negara ( BIN), TNI AD, Polri dan Universitas Airlangga ( Unair) Surabaya untuk menindaklanjuti hasil uji klinis kandidat obat Covid-19

Temuan tersebut, kata Meutya, akan menjadi lebih membanggakan karena Indonesia akan memperingati HUT ke-75 pada Senin (17/8/2020).

"Dua hari lagi kita akan memperingati HUT RI ke 75 dan hari ini saya hadir bersama teman-teman Komisi I Pak Sukamta dan Pak Bobi. Pertama, kami terharu melihat hasil karya anak bangsa yang insya Allah menjadi salah satu obat Covid-19 temuan pertama di dunia," ujar Meutya, dilansir dari Antara, Minggu (16/8/2020).

Oleh karena itu, kata dia, DPR pun mendukung dan mengapresiasi hasil temuan yang telah diuji klinis fase 3 tersebut untuk ditindaklanjuti.

Baca juga: Jangan Asal Konsumsi Obat Tradisional, Ada 4 Cara Memastikan Keamanannya

Ia mengatakan, temuan ini merupakan karya anak bangsa, sehingga dukungan, apresiasi, dan kesempatan penuh harus diberikan kepada pihak yang terlibat, termasuk Unair dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

"Kita tidak mungkin terus menerus bersembunyi dari Covid-19. Kita harus terus melawan bersama-sama dengan cara-cara, protokol kesehatan, termasuk dengan temuan obat baru yang insya Allah bermanfaat bagi bangsa dan negara," kata dia.

Adapun Unair bekerja sama BIN, TNI AD, dan Polri untuk menyelesaikan penelitian obat baru bagi pasien Covid-19 yang dirawat tanpa ventilator.

Penelitian obat tersebut merupakan kombinasi dari beberapa jenis obat.

Dalam konferensi pers di BNPB pada 12 Juni 2020 lalu, pihak Unair menyebutkan ada lima kombinasi obat yang tengah diteliti.

Kelima kombinasi obat itu, pertama yakni kombinasi Lopinafir, Ritonavir, dan Azithromycin.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X