KILAS

Bantu Warga Bayar Iuran JKN-KIS, BPJS Kesehatan Ajak Pecinta Gowes Berdonasi

Kompas.com - 12/08/2020, 17:29 WIB
Dok. Humas BPJS Dok. Humas BPJSDok. Humas BPJS


KOMPAS.com - Pembina Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cycling Community (BKCC), Siswandi menilai, pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini sangat memukul kondisi perekonomian masyarakat

“Bahkan ada masyarakat yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK)," kata Siswandi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/07/2020).

Siswandi mengatakan, hal itu menyebabkan kemampuan masyarakat dalam membayar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) menjadi terganggu.

"Mereka yang terdampak langsung Covid-19 ini pembayarannya menunggak dan menjadi tidak punya akses terhadap jaminan kesehatan jika suatu saat sakit,” kata Siswandi.

Baca juga: Kenapa Cuma Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang Dapat BLT Rp 600.000?

Untuk itu, Siswandi mengajak masyarakat dan pecinta gowes berpartisipasi dalam kegiatan bersepeda yang dicatat secara virtual dalam Ride for Better Indonesia Virtual Ride Challenge 2020.

Menurut dia, melalui kegiatan tersebut, masyarakat bisa berolahraga sambil berdonasi untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat terdampak Covid-19, khususnya yang menunggak iuran JKN-KIS.

"Setiap biaya pendaftaran peserta virtual ride akan didonasikan sebesar Rp 30.000 kepada peserta JKN-KIS yang terdampak pandemi Covid-19 dan menunggak iuran," kata Siswandi.

Adapun kegiatan virtual ride tersebut akan dilaksanakan mulai Senin (17/8/2020) sampai Kamis (17/9/2020).

Baca juga: Cara Cek Saldo JHT dan Status Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan via Situs Web

"Virtual ride ini menyediakan 2 pilihan jarak, yakni 52 Kilometer (Km) dan 75 Km yang bisa peserta selesaikan selama 1 bulan atau multiple ride," ujar SIswandi.

Peserta yang berhasil menempuh jarak tersebut akan memperoleh medali, e-certificate dan undian hadiah menarik.

Pada kesempatan itu, Siswandi juga tak lupa mengingatkan, saat bersepeda peserta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan terkait physical distancing demi mengurangi risiko penularan Covid-19.

“Dengan demikian, melalui event ini, diharapkan semakin menggiatkan penerapan gaya hidup sehat bagi masyarakat khususnya di masa pandemi Covid-19," ujar Siswandi.

Baca juga: Gugatan Kenaikan Tarif BPJS Ditolak MA, Pemohon Bakal Tagih Janji DPR

Siswandi mengatakan, masyarakat dan pecinta gowes yang ingin berpartisipasi dalam event tersebut dapat mandaftarkan diri melalui aplikasi Gerak-Virtual Race Indonesia yang diunduh melalui Google Play Store maupun Apple Store.

"Sampai dengan berita ini disiarkan, kegiatan ini mendapatkan sambutan yang cukup antusias dari masyarakat pecinta sepeda di Indonesia," jelas Siswandi

Tercatat, hingga saat ini, lebih dari 700 peserta dari seluruh Indonesia telah mendaftarkan diri untuk berpartisipasi, serta telah terkumpul donasi sebesar Rp 22.500.000.

"Diharapkan jumlah tersebut akan terus bertambah sampai virtual ride ini berakhir," ungkap Siswandi.

Baca juga: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan dan Beban yang Makin Berat...

Pada kesempatan itu, Siswandi mengatakan, BPJS Kesehatan juga terus melakukan literasi serta edukasi digital

"Upaya ini dilakukan agar masyarakat lebih akrab dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung aktivitas seharihari," tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Disiplin Protokol Kesehatan Akan Diuji saat Libur Panjang Pekan Depan

Satgas: Disiplin Protokol Kesehatan Akan Diuji saat Libur Panjang Pekan Depan

Nasional
Terawan Sebut Pemberhentian Achmad Yurianto sebagai Dirjen Kemenkes untuk Pembenahan Organisasi

Terawan Sebut Pemberhentian Achmad Yurianto sebagai Dirjen Kemenkes untuk Pembenahan Organisasi

Nasional
JPU Limpahkan Berkas Irjen Napolen dkk ke Pengadilan Tipikor

JPU Limpahkan Berkas Irjen Napolen dkk ke Pengadilan Tipikor

Nasional
Wali Kota Tasikmalaya Diduga Beri Suap Rp 700 Juta untuk Urus Dana Alokasi Khusus

Wali Kota Tasikmalaya Diduga Beri Suap Rp 700 Juta untuk Urus Dana Alokasi Khusus

Nasional
Riset Marepus Corner: 5-6 dari 10 Orang Anggota DPR Pengusaha

Riset Marepus Corner: 5-6 dari 10 Orang Anggota DPR Pengusaha

Nasional
Cairan Pembersih yang Jadi Akselerator Kebakaran Kejagung Sudah Dipakai 2 Tahun

Cairan Pembersih yang Jadi Akselerator Kebakaran Kejagung Sudah Dipakai 2 Tahun

Nasional
Pemerintah Dikabarkan Batal Beli Sejumlah Vaksin Covid-19, Ini Kata Satgas

Pemerintah Dikabarkan Batal Beli Sejumlah Vaksin Covid-19, Ini Kata Satgas

Nasional
Faisal Basri: Oligarki Makin Mencengkeram Lewat UU Cipta Kerja

Faisal Basri: Oligarki Makin Mencengkeram Lewat UU Cipta Kerja

Nasional
KPK Akan Dalami Temuan Mendagri soal Dana Rp 252 Triliun Tersimpan di Bank

KPK Akan Dalami Temuan Mendagri soal Dana Rp 252 Triliun Tersimpan di Bank

Nasional
BNPT Harap Masjid Jadi Pertahanan Lawan Radikalisme dan Terorisme

BNPT Harap Masjid Jadi Pertahanan Lawan Radikalisme dan Terorisme

Nasional
Achmad Yurianto Diberhentikan dari Jabatan Dirjen P2P Kemenkes

Achmad Yurianto Diberhentikan dari Jabatan Dirjen P2P Kemenkes

Nasional
Faisal Basri: Investasi di RI Relatif Sudah Besar Tanpa UU Cipta Kerja

Faisal Basri: Investasi di RI Relatif Sudah Besar Tanpa UU Cipta Kerja

Nasional
Rencana Pelibatan TNI Atasi Terorisme Dinilai Kontraproduktif dengan Demokrasi

Rencana Pelibatan TNI Atasi Terorisme Dinilai Kontraproduktif dengan Demokrasi

Nasional
KPK Tahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman

KPK Tahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman

Nasional
Soal Rekening Ratusan Juta Milik Cleaning Service di Kasus Kebakaran Kejagung, Polisi: Tak Ada yang Mencurigakan

Soal Rekening Ratusan Juta Milik Cleaning Service di Kasus Kebakaran Kejagung, Polisi: Tak Ada yang Mencurigakan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X