Ridwan Kamil Ungkap Alasan Jadi Relawan Vaksin Covid-19

Kompas.com - 11/08/2020, 15:06 WIB
Ridwan Kamil menerangkan tentang persiapan dirinya mengikuti uji klinis vaksin Covid-19, sinovac asal Tiongkok, kepada Kompas.com Rabu (5/8/2020). KOMPAS.com/MUHAMAD SYAHRI ROMDHONRidwan Kamil menerangkan tentang persiapan dirinya mengikuti uji klinis vaksin Covid-19, sinovac asal Tiongkok, kepada Kompas.com Rabu (5/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan alasan ia mendaftarkan diri sebagai relawan vaksin Covid-19.

Ia mendaftarkan diri sebagai relawan untuk membendung hoaks tentang vaksin Covid-19.

Emil, sapaan akrabnya, mengatakan, dengan ikut sertanya ia menjadi relawan, maka akan terbukri bahwa vaksin Covid-19 aman digunakan. Apalagi jika sudah lulus uji klinis tahap ketiga.

"Supaya kita me-manage komunikasi publik juga dan mengurangi hoaks dan keresahan, saya, Pak Kapolda dan Pangdam juga mendaftarkan diri sebagai relawan dari 1600-an sehingga menurunkan spekulasi spekulasi dan provokasi yang tidak perlu," kata Emil dalam sambutan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo lewat kanal youtube Sekretariat Presiden, Selasa (11/8/2020).

Baca juga: Ridwan Kamil Resmi Mendaftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Harapannya, nanti masyarakat tak ragu untuk divaksinasi bila uji klinis ketiga vaksin dari Sinovac itu berhasil dan diproduksi massal.

"Jadi biasanya vaksin itu tiga kali (uji klinis). Dua kali dites di negara produsennya, satu kali terakhir di negara yang akan membeli atau membutuhkan vaksin," lanjut Emil.

Adapun calon vaksin virus corona dari Sinovac Biotech Ltd China telah tiba di Indonesia untuk dilakukan uji klinis, pada Juli.

Keterangan itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizansyah, pada Minggu (19/7/2020).

Baca juga: Erick Thohir: Tak Banyak Negara yang Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fase III

Selanjutnya vaksin dari perusahaan asal China itu telah diserahkan kepada PT Bio Farma untuk diuji klinis.

"Betul, sudah sampai pada Minggu. Sudah diserahkan ke Bio Farma," ujar Faizasyah ketika dikonfirmasi Kompas.com, Senin (20/7/2020).

Namun, Indonesia bukan satu-satunya negara yang menguji coba kandidat vaksin Covid-19 buatan Sinovac. 

Negara lain yang turut menjadi tempat uji klinis itu ialah Bangladesh dan Brazil.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X