Wapres Minta Pesantren Berkembang Sesuai Tantangan Zaman

Kompas.com - 09/08/2020, 15:16 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat memberikan sambutan dalam silaturahmi dengan sejumlah organisasi Islam di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (18/7/2020). Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Maruf Amin saat memberikan sambutan dalam silaturahmi dengan sejumlah organisasi Islam di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (18/7/2020).
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengingatkan, agar pesantren dapat berkembang mengikuti perubahan zaman yang sedang terjadi.

"Sekarang pesantren ini harus diberikan warna khusus, warna yang sesuai dengan tantangannya," kata Ma'ruf seperti dilansir dari Kontan.co.id, Minggu (9/8/2020).

Sebagai contoh kondisi pandemi Covid-19 yang kini tengah dihadapi oleh seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Menurut Ma'ruf, di tengah kondisi seperti saat ini, pesantren harus ikut turun tangan dalam menjaga keselamatan umat dari potensi bahaya yang mengancam.

Baca juga: Milad ke-45 MUI, Wapres: Jaga Kepercayaan Masyarakat dan Negara

"Inilah saya kira tugas kita sekarang menjaga umat ini selain akidahnya (keyakinan) yang harus kita luruskan, juga menjaga umat daripada cara berpikirnya yang tidak sesuai dengan akidahnya," ujarnya.

Kendati Covid-19 dapat mengancam nyawa manusia, menurut Mahfud, tidak sedikit masyarakat yang belum mengindahkan bahaya yang ada dengan meningkatkan kewaspadaan.

"Kemudian juga amaliyahnya (tindakan) yang banyak tidak sesuai dengan akidahnya (bahwa) bahaya yang dihadapi umat sekarang yaitu bahaya Covid-19 dan bahaya ekonomi," ujar Ma'ruf.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Wapres Minta Pesantren Bisa Berkembang Sesuai Tantangan yang Ada"



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X