Dukung Gerakan Masker, Muhammadiyah: Kami Dorong Masyarakat Mengerti Kampanye Masker

Kompas.com - 07/08/2020, 13:12 WIB
Pengguna jalan yang melintas tanpa memakai masker terjaring sosialisasi Patuh Candi 2020 yang digelar aparat Polres Tegal Kota, di Jalan Pancasila Kota Tegal, Kamis (30/7/2020). KOMPAS.com/Tresno SetiadiPengguna jalan yang melintas tanpa memakai masker terjaring sosialisasi Patuh Candi 2020 yang digelar aparat Polres Tegal Kota, di Jalan Pancasila Kota Tegal, Kamis (30/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Muhammadiyah Covid-19 Command Centre (MCCC) Deni Wahyudi Kurniawan mengatakan, Muhammadiyah mendukung program kampanye penggunaan masker yang digagas pemerintah.

Menurut Deni, saat ini Muhammadiyah sudah bergerak membagikan masker dan memberikan edukasi pentingnya pemakaian masker kepada masyarakat.

“Yang pertama kita edukasi, menjelaskan pada masyarakat. Kami menyediakan panduan bagaimana membuat masker, bagaimana memakai masker yang baik pada masyarakat,” kata Deni dalam diskusi di Graha BNPB, Jumat (7/8/2020).

Kemudian, Muhammadiyah juga sudah memberikan lebih dari 400 masker kepada relawan dan masyarkat.

Baca juga: Siap-siap, Tak Pakai Masker Berulang Kali Bisa Kena Sanksi Menyapu Jalan Seharian

Selain itu, lanjut Deni. pihaknya juga sudah menyiapkan 500 ribu masker yang akan didistribusikan kepada masyarakat.

“Kami membagikan masker sampai sejauh ini, sudah memberikan 432.719 masker ke seluruh wilayah relawan Muhammadiyah dan juga warga Muhammadiyah,” ujar Deni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dan ke depan kita juga sudah menyiapkan ada 500.000 masker untuk bagikan kepada masyarakat,” tutur dia.

Denny menyebut, Muhammadiyah mendorong masyarakat sadar akan protokol kesehatan agar terlindung dari virus Covid-19.

Baca juga: Kampanye Penggunaan Masker Pemerintah Dinilai Jadi Cara untuk Penyerapan Anggaran

Adapun pendekatan yang dilakukan dengan panduan secara langsung maupun melalui sosial media agar menjangkau lebih banyak orang.

“Pada intinya kita dorong supaya mereka mengerti dengan kampanye (penggunaan masker) baik dari sosmed dan juga panduan yang kita berikan sebisa mungkin pada masyarakat,” tutur dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 38.679, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 3.166.505 Orang

UPDATE: Tambah 38.679, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 3.166.505 Orang

Nasional
Melihat Tingginya Kasus dan Kematian Covid-19 Indonesia Selama PPKM Darurat dan Level 4

Melihat Tingginya Kasus dan Kematian Covid-19 Indonesia Selama PPKM Darurat dan Level 4

Nasional
Rencana Pelonggaran PPKM, Seberapa Tinggi Kasus dan Kematian Covid-19 di Jawa-Bali?

Rencana Pelonggaran PPKM, Seberapa Tinggi Kasus dan Kematian Covid-19 di Jawa-Bali?

Nasional
Panglima TNI: Tempat Isolasi Terpusat Jadi Upaya Pemerintah Tangani Pasien Covid-19

Panglima TNI: Tempat Isolasi Terpusat Jadi Upaya Pemerintah Tangani Pasien Covid-19

Nasional
Jokowi Diminta Batalkan Revisi Statuta UI karena Bertentangan dengan UU

Jokowi Diminta Batalkan Revisi Statuta UI karena Bertentangan dengan UU

Nasional
Aksi Laser ke Gedung Merah Putih KPK Dinilai sebagai Bentuk Partisipasi Masyarakat

Aksi Laser ke Gedung Merah Putih KPK Dinilai sebagai Bentuk Partisipasi Masyarakat

Nasional
Ramai Rangkap Jabatan Rektor, Pengamat Nilai untuk Lemahkan Kritik Kampus ke Pemerintah

Ramai Rangkap Jabatan Rektor, Pengamat Nilai untuk Lemahkan Kritik Kampus ke Pemerintah

Nasional
Kepala BNPB Ingatkan Masyarakat Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

Kepala BNPB Ingatkan Masyarakat Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

Nasional
Panglima TNI: Tempat Isolasi Terpusat Bentuk Antisipasi Terburuk yang Dialami Pasien Covid-19

Panglima TNI: Tempat Isolasi Terpusat Bentuk Antisipasi Terburuk yang Dialami Pasien Covid-19

Nasional
Ditentukan Hari Ini, Rencana Pelonggaran PPKM Level 4 Dinilai Belum Tepat Dilakukan

Ditentukan Hari Ini, Rencana Pelonggaran PPKM Level 4 Dinilai Belum Tepat Dilakukan

Nasional
Tak Ada Perusakan, Laporan KPK ke Polisi soal Laser ke Gedung Merah Putih Dinilai Janggal

Tak Ada Perusakan, Laporan KPK ke Polisi soal Laser ke Gedung Merah Putih Dinilai Janggal

Nasional
Risma Marah Saat Cek Bansos di Tuban: Bantuan Tiga Bulan Kenapa Hanya Dicairkan Dua Bulan?

Risma Marah Saat Cek Bansos di Tuban: Bantuan Tiga Bulan Kenapa Hanya Dicairkan Dua Bulan?

Nasional
Pemkot Jaktim Gencarkan Pembuatan Sumur Resapan, 1.000 Titik Ditargetkan Rampung Akhir November

Pemkot Jaktim Gencarkan Pembuatan Sumur Resapan, 1.000 Titik Ditargetkan Rampung Akhir November

Nasional
UPDATE: Tambah 6 di Iran, Total 5.444 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tambah 6 di Iran, Total 5.444 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Panglima TNI Sebut Alat Kesehatan Disiapkan di Tempat Isolasi Terpusat Pasien Covid-19

Panglima TNI Sebut Alat Kesehatan Disiapkan di Tempat Isolasi Terpusat Pasien Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X