Masyarakat Diminta Bersikap Sempurna Saat Pengibaran Merah Putih di Istana

Kompas.com - 06/08/2020, 19:24 WIB
Petugas memperagakan simulasi pengibaran bendera untuk Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (12/7/2020). Simulasi pengibaran bendera dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut sebagai sosialisasi dan panduan bagi daerah dalam melaksanakan upacara kemerdekaan di tengah pandemi. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANPetugas memperagakan simulasi pengibaran bendera untuk Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (12/7/2020). Simulasi pengibaran bendera dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut sebagai sosialisasi dan panduan bagi daerah dalam melaksanakan upacara kemerdekaan di tengah pandemi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, mengajak seluruh masyarakat untuk upacara bersama dalam memeringati HUT RI ke-75, tanpa harus hadir di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus.

Heru mengatakan, masyarakat dapat melakukan sikap sempurna atau berdiri tegak saat bendera Merah Putih dikibarkan di Istana Merdeka pada pukul 10.17 WIB.

Baca juga: Sambut HUT RI, Pemerintah Gelar Lomba Bikin Video Berhadiah Rp 1 Miliar

"Kami harapkan seluruh bangsa Indonesia di manapun mereka berada bisa mengambil sikap sempurna ketika bendera merah putih akan dikibarkan di Istana. Jadi waktunya pukul 10.17 WIB," kata Heru dalam keterangan pers melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (6/8/2020).

Bagi masyarakat yang berada di wilayah lain, Heru meminta mereka menyesuaikan dengan waktu di Jakarta.

Misalnya, bagi masyarakat yang berada di Papua, maka mereka baru mengambil sikap sempurna secara khidmat pada pukul 12.17 WIT.

Demikian juga dengan WNI yang berada di luar negeri.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Upacara HUT RI di Jakarta Digelar dengan Protokol Kesehatan

"Bagaimana dengan yang di luar negeri? Kami sudah koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, jika itu memungkinkan, waktunya hanya beda 3, 4, 5 jam, wajib untuk mengikuti. Tentunya kalau waktunya beda 10 jam, di sana malam hari, tentunya tidak bisa," kata Heru.

Menurut Heru, nantinya upacara bersama pada pukul 10.17 WIB bisa ditandai dengan sirine yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Contoh, bisa memanfaatkan mobil pemadam kebakaran, ada sirine. Mobil dinas perhubungan bisa dimanfaatkan, mobil dinas kebersihan, mobil patroli kepolisian, baik itu TNI-Polri, semua bisa disiapkan di semua titik-titik strategis. Di pasar dan di perempatan jalan," kata Heru.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PMI Butuh Lima Kali Lipat Jumlah Pendonor Plasma Konvalesen

PMI Butuh Lima Kali Lipat Jumlah Pendonor Plasma Konvalesen

Nasional
Kuasa Hukum Sebut Ada Kekeliruan dalam Surat Panggilan Anak Rhoma Irama

Kuasa Hukum Sebut Ada Kekeliruan dalam Surat Panggilan Anak Rhoma Irama

Nasional
UPDATE 18 Januari: 9.086 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 32 Provinsi, DKI Terbanyak

UPDATE 18 Januari: 9.086 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 32 Provinsi, DKI Terbanyak

Nasional
Megawati: Bencana Sulbar dan Kalsel Bisa Diminimalisasi, tapi Kita Tak Waspada

Megawati: Bencana Sulbar dan Kalsel Bisa Diminimalisasi, tapi Kita Tak Waspada

Nasional
Bima Arya Penuhi Panggilan Bareskrim Terkait Kasus RS Ummi

Bima Arya Penuhi Panggilan Bareskrim Terkait Kasus RS Ummi

Nasional
UPDATE 18 Januari: 47.488 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 18 Januari: 47.488 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
Kemendagri Ajak Jajarannya Proaktif Beri Layanan Penggantian Dokumen untuk Warga Terdampak Bencana

Kemendagri Ajak Jajarannya Proaktif Beri Layanan Penggantian Dokumen untuk Warga Terdampak Bencana

Nasional
UPDATE 18 Januari: Ada 144.798 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 18 Januari: Ada 144.798 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Menko PMK: Protokol Kesehatan Harus Tetap Dilakukan meski Vaksinasi Sudah Mulai

Menko PMK: Protokol Kesehatan Harus Tetap Dilakukan meski Vaksinasi Sudah Mulai

Nasional
UPDATE 18 Januari: Ada 77.579 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 18 Januari: Ada 77.579 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
PMI Terima 7.000 Donor Plasma Konvalesen Sejak Mei 2020

PMI Terima 7.000 Donor Plasma Konvalesen Sejak Mei 2020

Nasional
UPDATE 18 Januari: Bertambah 9.475, Jumlah Pasien Sembuh dari Covid-19 Tembus Rekor

UPDATE 18 Januari: Bertambah 9.475, Jumlah Pasien Sembuh dari Covid-19 Tembus Rekor

Nasional
UPDATE: Bertambah 9.475, Pasien Sembuh Covid-19 Kini 745.935

UPDATE: Bertambah 9.475, Pasien Sembuh Covid-19 Kini 745.935

Nasional
UPDATE 18 Januari: Tambah 295, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 26.282

UPDATE 18 Januari: Tambah 295, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 26.282

Nasional
Kesamaan Langkahi Senior untuk Jadi Kapolri, Ini Saran Tito Karnavian untuk Listyo Sigit

Kesamaan Langkahi Senior untuk Jadi Kapolri, Ini Saran Tito Karnavian untuk Listyo Sigit

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X