Sebut Indonesia Hadapi Banyak Tantangan, Ibas Kenang Pemerintahan SBY

Kompas.com - 06/08/2020, 14:33 WIB
Politikus Edhie Baskoro Yudhoyono (kiri) dan Siti Ruby Aliya Rajasa (kanan) mengunjungi rumah duka Ashraf Sinclair di Jalan Pejaten Barat 4 No.9, Jakarta Selatan, Selasa (18/2/2020). Ashraf Daniel Mohammed Sinclair biasa dikenal Ashraf Sinclair merupakan suami dari penyanyi Bunga Citra Lestari meninggal dunia di usia 40 Tahun di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta Selatan pukul 04.51 WIB. KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOPolitikus Edhie Baskoro Yudhoyono (kiri) dan Siti Ruby Aliya Rajasa (kanan) mengunjungi rumah duka Ashraf Sinclair di Jalan Pejaten Barat 4 No.9, Jakarta Selatan, Selasa (18/2/2020). Ashraf Daniel Mohammed Sinclair biasa dikenal Ashraf Sinclair merupakan suami dari penyanyi Bunga Citra Lestari meninggal dunia di usia 40 Tahun di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta Selatan pukul 04.51 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatakan, bangsa Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan yang cukup berat.

Selain pandemi Covid-19 yang berakibat pada menurunnya ekonomi dan kesehatan, Ibas menyebut beberapa tantangan lainnya ialah soal penegakkan hukum dan demokrasi.

"Indonesia saat ini banyak tantangan. Lihat saja tantangan pandemi, ekonomi, keuangan, pembangunan, kesejahteraan, penegakan hukum, demokrasi dan hak-hak sipil," kata Ibas di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Baca juga: Djoko Tjandra dan Tantangan yang Belum Selesai

Kemudian, ada pula persoalan lain yang sebetulnya tidak perlu ada. Contohnya, polemik RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

Fraksi Partai Demokrat sendiri diketahui menarik diri dari Panitia Kerja (Panja) RUU Cipta Kerja dan menolak RUU HIP.

"Misalnya, tiba-tiba isu kita lari kepada RUU HIP, RUU Ciptaker dan nantinya yang lebih seru lagi tantangan Pilkada 2020 dan RUU Pemilu," ujar dia.

Ibas mengatakan, rakyat perlu kepastian dan kepercayaan dari pemerintah.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Minus, Jokowi Sebut Sektor Pariwisata dan Penerbangan Paling Terdampak

Ia pun mengenang pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) pada periode 2004-2014.

Menurut dia, saat itu kondisi Indonesia dalam aspek perekonomian nasional terbilang baik.

"Alhamdulillah, kita pernah membuat itu, ketika zaman mentor kita Pak SBY selama 10 tahun. Ekonomi kita meroket, APBN kita meningkat, utang dan defisit kita terjaga. Pendapatan rakyat naik dan lain-lain. Termasuk tentang persentase tingkat kemiskinan dan pengangguran," ujar putra SBY itu.

Kendati demikian, ia mengatakan Demokrat saat ini tidak dalam posisi menyalahkan pihak manapun.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Demokrat Siap Kawal Isu Kesehatan dan Ekonomi

Ibas menegaskan, Partai Demokrat bakal terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui berbagai kritik dan solusi bagi pemerintah.

Ibas sepakat bahwa khususnya di masa krisis ini seluruh pihak harus bergotong royong dan bersinergi.

"Kita ingin agar Demokrat menjadi partai yang cerdas dan tepat dalam berpikir. Ketika benar kita katakan benar, ketika tidak kita katakan tidak. Biar ruang demokrasi ini tetap terjaga, jadikanlah Partai Demokrat tetap hadir agar demokrasi kita lebih berwarna dan terjaga," kata Ibas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Umrah Segera Dibuka Kembali, Kemenag Tunggu Arab Saudi Umumkan Izin

Umrah Segera Dibuka Kembali, Kemenag Tunggu Arab Saudi Umumkan Izin

Nasional
Jokowi Sebut Proyek Food Estate Terkendala Kepemilikan Lahan

Jokowi Sebut Proyek Food Estate Terkendala Kepemilikan Lahan

Nasional
Jokowi Akan Tambah Lokasi 'Food Estate' di Sumsel, NTT dan Papua

Jokowi Akan Tambah Lokasi "Food Estate" di Sumsel, NTT dan Papua

Nasional
KPK Lelang Beragam Mobil hingga Perhiasan Mewah Hasil Rampasan dari Koruptor

KPK Lelang Beragam Mobil hingga Perhiasan Mewah Hasil Rampasan dari Koruptor

Nasional
Tanpa Menag yang Dirawat akibat Covid-19, Komisi VIII Tetap Rapat dengan Kemenag

Tanpa Menag yang Dirawat akibat Covid-19, Komisi VIII Tetap Rapat dengan Kemenag

Nasional
Puluhan Napi Bandar Narkoba Dipindahkan dari Lapas Kelas I Tangerang

Puluhan Napi Bandar Narkoba Dipindahkan dari Lapas Kelas I Tangerang

Nasional
Muhammadiyah: Pilkada Bisa Dilaksanakan kalau Anak Bangsa Terhindar dari Kematian

Muhammadiyah: Pilkada Bisa Dilaksanakan kalau Anak Bangsa Terhindar dari Kematian

Nasional
Wapres Minta Perguruan Tinggi Jadikan Inovasi sebagai Basis Utama Pendidikan

Wapres Minta Perguruan Tinggi Jadikan Inovasi sebagai Basis Utama Pendidikan

Nasional
Hasil Penetapan Paslon Pilkada 2020 Disampaikan Lewat Papan Pengumuman dan Situs Web KPU

Hasil Penetapan Paslon Pilkada 2020 Disampaikan Lewat Papan Pengumuman dan Situs Web KPU

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Minta Tak Berkecil Hati Hadapi Pandemi

Wapres Ma'ruf Amin Minta Tak Berkecil Hati Hadapi Pandemi

Nasional
Lengkap, Isi Pidato Presiden Jokowi Saat Sidang Umum PBB

Lengkap, Isi Pidato Presiden Jokowi Saat Sidang Umum PBB

Nasional
UPDATE 23 September: RSD Wisma Atlet Rawat 4.370 Pasien Positif Covid-19

UPDATE 23 September: RSD Wisma Atlet Rawat 4.370 Pasien Positif Covid-19

Nasional
Alasan Jokowi Pidato di Sidang Umum PBB, Setelah Lima Tahun Serahkan ke Jusuf Kalla

Alasan Jokowi Pidato di Sidang Umum PBB, Setelah Lima Tahun Serahkan ke Jusuf Kalla

Nasional
Di Sidang Umum PBB, Menlu Retno Marsudi Ungkap Meningkatnya Rivalitas Negara

Di Sidang Umum PBB, Menlu Retno Marsudi Ungkap Meningkatnya Rivalitas Negara

Nasional
Ketua MPR Minta Pemerintah Perkuat Swab Test dan Pelacakan Kasus Covid-19

Ketua MPR Minta Pemerintah Perkuat Swab Test dan Pelacakan Kasus Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X