Kompas.com - 03/08/2020, 17:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengingatkan masyarakat tetap berhati-hati dengan potensi penularan virus corona (Covid-19) di kegiatan sosial. Misal tahlilan atau pernikahan.

Sebab, kegiatan semacam itu akan membuat masyarakat berkumpul di suatu tempat dan waktu dalam yang sama.

"Kegiatan sosial misalnya kita ketemu banyak orang, entah tahlilan, pengajian, pernikahan, pernikahan udah mulai banyak nih, lamaran segala macam ini harus hati-hati," kata Dewi dalam diskusi di Graha BNPB, Jakarta, Senin (3/8/2020).

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Terapkan Desain Hunian dengan Banyak Bukaan

Selain itu, asrama dan pesantren juga tetap harus diwaspadai akan kemungkinan terjadinya penularan Covid-19.

Ia pun mengingatkan agar masyarakat tidak berkumpul beramai-ramai dalam suatu kamar kos atau apartemen.

"Panti asuhan juga sama kita temukan kasus-kasus, pengungsian ini juga, yang anak-anak ini mahasiswa apartemen dan kos-kosan," ujar dia.

Penggunaan transportasi umum juga harus diwaspadai. Oleh karena itu, Dewi berharap semua masyarakat bisa selalu menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan.

Baca juga: Pasien Covid-19 Gelar Pernikahan di Halaman Wisma Atlet, Selesai Menikah Kembali Diisolasi

"Jadi pastikan kita tetap waspada di manapun berada," ucap dia.

Diketahui, berdasarkan data pemerintah hingga Senin pukul 12.00 WIB, tercatat ada 1.679 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan pasien baru tersebut menyebabkan secara akumulasi kini ada 113.134 kasus Covid-19 sejak pasien pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.