Alasan Partai Gerindra Dukung Denny Indrayana di Pilkada Kalsel

Kompas.com - 03/08/2020, 15:15 WIB
Pakar hukum tata negara Denny Indrayana memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Kemenko-Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat,Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019). Dian Erika/KOMPAS.comPakar hukum tata negara Denny Indrayana memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Kemenko-Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat,Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan alasan partainya memutuskan mendukung pasangan Denny Indrayana dan Defriadi di Pilkada Kalimantan Selatan 2020.

Muzani menilai, Denny Indrayana punya komitmen untuk membangun pemerintahan yang bersih dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kalimantan Selatan.

"Sebagai putra daerah, memiliki nilai plus bagi orang yang memiliki komitmen sejak awal terhadap bagaimana pemerintahan yang baik, pemerintahan bersih yang bisa memberi pelayanan ke rakyatnya juga menjadi nilai plus," kata Muzani yang disiarkan secara daring, Senin (3/8/2020).

Baca juga: Pilkada Kalsel 2020, Denny Indrayana Diusung Gerindra dan Demokrat

Muzani juga mengatakan, kemampuan Denny Indrayana memetakan berbagai persoalan di Kalimantan Selatan tidak perlu diragukan, ditambah mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM ini adalah putra daerah Kalimantan Selatan.

"Karena beliau adalah orang putra adat Kalimantan Selatan, kemampuan beliau tidak perlu diragukan, beliau adalah orang yang memiliki komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik, termasuk bagaimana memprioritaskan berbagai macam hal dalam persoalan-persoalan pemerintahan," lanjut dia.

Sebelumnya diberitakan, Partai Gerindra mendukung pasangan Denny Indrayana dan Defriadi sebagai bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur di Pilkada Kalimantan Selatan 2020.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah memutuskan untuk memberikan dukungan kepada Denny dan Defriadi di Pilkada Kalimantan Selatan.

Baca juga: Demokrat Usung Denny Indrayana sebagai Cagub dalam Pilkada Kalsel

"Ketua umum DPP Partai Gerindra, Pak Prabowo Subianto menjelang hari raya Idul Adha telah mengambil keputusan yang penting bagi pencalonan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan," kata Muzani yang disiarkan secara daring, Senin (3/8/2020).

"Calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan pilihan Prabowo Subianto jatuh pada saudara Denny Indrayana dan wakil gubernur jatuh pada saudara Defriadi," kata dia.

Muzani mengatakan, sebelum diputuskan, Prabowo mendengar aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat seperti tokoh adat, tokoh agama, hingga kalangan profesional.

Menurut Muzani, setelah mendengar aspirasi tersebut, Prabowo berkonsultasi dengan DPD Partai Gerindra Kalimantan Selatan serta anggota DPRD Kalimantan Selatan dari Fraksi Partai Gerindra.

Baca juga: Dukung Denny Indrayana, Prabowo Dengar Masukan Tokoh Adat, Agama, hingga DPRD
"Akhirnya delapan kursi DPRD Provinsi Kalimantan Selatan kita jatuhkan pilihan kepada Denny Indrayana dan saudara Defriadi," ujar dia.

Muzani berharap, pilihan Partai Gerindra ini dapat menjadi angin segar dalam membawa perubahan bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Selanjutnya, Muzani menyerahkan surat rekomendasi DPP Partai Gerindra kepada Denny Indrayana yang didampingi langsung oleh Defriadi.

Dalam acara ini, Muzani didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono dan Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Selatan Abidin.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Usulkan Metode Tambahan untuk Pilkada 2020 Berupa Kotak Suara Keliling

KPU Usulkan Metode Tambahan untuk Pilkada 2020 Berupa Kotak Suara Keliling

Nasional
UPDATE 20 September: 2.922.648 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 20 September: 2.922.648 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
Pandemi Covid-19 Capai Tingkat Darurat, PBNU Minta Pilkada 2020 Ditunda

Pandemi Covid-19 Capai Tingkat Darurat, PBNU Minta Pilkada 2020 Ditunda

Nasional
Jajaran KPU Positif Covid-19, Penetapan Paslon Pilkada Tetap Digelar 23 September

Jajaran KPU Positif Covid-19, Penetapan Paslon Pilkada Tetap Digelar 23 September

Nasional
UPDATE 20 September: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Ada 57.796

UPDATE 20 September: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Ada 57.796

Nasional
UPDATE 20 September: Ada 107.370 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 20 September: Ada 107.370 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah 2.977, Total 177.327 Orang

UPDATE: Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah 2.977, Total 177.327 Orang

Nasional
UPDATE: Bertambah 105, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Capai 9.553

UPDATE: Bertambah 105, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Capai 9.553

Nasional
UPDATE:  Bertambah 3.989, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 244.676

UPDATE: Bertambah 3.989, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 244.676

Nasional
LPSK Minta Saksi Tak Khawatir Beri Keterangan Soal Kebakaran Kejagung

LPSK Minta Saksi Tak Khawatir Beri Keterangan Soal Kebakaran Kejagung

Nasional
Antisipasi Lonjakan Pasien, Satgas Covid-19 Siapkan Tower 4 Wisma Atlet

Antisipasi Lonjakan Pasien, Satgas Covid-19 Siapkan Tower 4 Wisma Atlet

Nasional
Banyak Pejabat Positif Covid-19, Pemerintah Dinilai Belum Siap Hadapi Pandemi

Banyak Pejabat Positif Covid-19, Pemerintah Dinilai Belum Siap Hadapi Pandemi

Nasional
Politisi Nasdem: Ahok Punya Wewenang di Pertamina, Harusnya Selesaikan Masalah di Internal

Politisi Nasdem: Ahok Punya Wewenang di Pertamina, Harusnya Selesaikan Masalah di Internal

Nasional
Meski Catat Rekor Harian Tinggi, Epidemiologi Sebut Indonesia Belum Capai Puncak Pandemi

Meski Catat Rekor Harian Tinggi, Epidemiologi Sebut Indonesia Belum Capai Puncak Pandemi

Nasional
Keterwakilan Perempuan di Struktur Kepengurusan Gerindra yang Baru 33,56 Persen

Keterwakilan Perempuan di Struktur Kepengurusan Gerindra yang Baru 33,56 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X