Pilkada Tangsel, Nasdem Merasa Punya Kesamaan Ideologi dengan Gerindra

Kompas.com - 30/07/2020, 10:54 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kiri) menyerahkan surat rekomendasi kepada pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Muhamad (kedua kanan) dan Rahayu Saraswati (kiri) disaksikan dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kanan) di kediaman Prabowo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2020). Partai Gerindra resmi menyerahkan rekomendasi pasangan Muhamad dan Rahayu Saraswati untuk maju dalam Pilkada Tangerang Selatan tahun 2020.? ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANKetua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kiri) menyerahkan surat rekomendasi kepada pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Muhamad (kedua kanan) dan Rahayu Saraswati (kiri) disaksikan dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kanan) di kediaman Prabowo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2020). Partai Gerindra resmi menyerahkan rekomendasi pasangan Muhamad dan Rahayu Saraswati untuk maju dalam Pilkada Tangerang Selatan tahun 2020.? ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp.
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali, mengatakan kesamaan ideologi dengan Partai Gerindra menjadi alasan partainya turut mendukung pasangan Muhamad-Saraswati Djojohadikusumo di Pilkada Tangerang Selatan.

Ali mengatakan, Nasdem merupakan partai yang terbuka.

"Yang mempersatukan Nasdem dan Gerindra adalah ideologinya, kita sama-sama punya ideologi yang sama," kata Ali di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Nasdem Dukung Muhamad-Sara pada Pilkada Tangsel, Bukan Dukung Kadernya

Ia menjelaskan, keputusan Partai Nasdem mendukung Muhamad-Sara juga berlandaskan pada kajian ilmiah, seperti melalui survei yang dilakukan Tim Pemenangan Pemilu Partai Nasdem.

Menurut Ali, Muhamad-Sara lebih berpeluang menang ketimbang kader partainya sendiri, yaitu Benyamin Davnie yang diketahui juga ingin maju di Pilkada Tangsel.

"Tentunya pertimbangan-pertimbangan yang sangat teknis itu sudah kami lakukan kajian, kami juga ada melakukan survei," kata Ali.

"Kami memotret apa kehendak masyarakat yang di Tangsel. Dengan dasar itu kami menjatuhkan pilihan kepada pasangan ini," tuturnya.

Baca juga: Saat PDI-P dan Gerindra Duet Dukung Muhamad-Sara pada Pilkada Tangsel

Ali mengatakan, Partai Nasdem dan Partai Gerindra berkoalisi di beberapa daerah lainnya.

Menurut dia, kedua partai berkoalisi di sekitar 30 daerah dari total 270 daerah yang menggelar Pilkada 2020.

"Bukan hanya di Tangsel tapi banyak sekali di pilkada serentak kali ini. Saya tidak ingat berapa daerah, tapi yang pasti di atas 30 daerah kita bersama-sama dengan Gerindra mengusung calon," ujarnya.

Ali pun mengaku optimistis pasangan calon yang diusung Nasdem dan Gerindra memiliki peluang besar untuk menang.

Baca juga: Nasdem Targetkan Menang di 110 Daerah pada Pilkada 2020

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Inflasi Lewat Pendataan Digital, Pemprov Jateng Raih Penghargaan TPID

Kendalikan Inflasi Lewat Pendataan Digital, Pemprov Jateng Raih Penghargaan TPID

Nasional
Soal Penembakan Pendeta Yeremia, Imparsial Minta Pemerintah Sebut Siapa Aparat yang Terlibat

Soal Penembakan Pendeta Yeremia, Imparsial Minta Pemerintah Sebut Siapa Aparat yang Terlibat

Nasional
Satgas Sebut Tak Semua Warga Dapat Vaksin Covid-19 Gratis, Ini Alasannya

Satgas Sebut Tak Semua Warga Dapat Vaksin Covid-19 Gratis, Ini Alasannya

Nasional
Menlu: Indonesia Tampung Sementara 396 Pengungsi Rohingya Sepanjang 2020

Menlu: Indonesia Tampung Sementara 396 Pengungsi Rohingya Sepanjang 2020

Nasional
Istana: Substansi Naskah UU Cipta Kerja 1.187 Halaman Sama dengan yang Diserahkan DPR

Istana: Substansi Naskah UU Cipta Kerja 1.187 Halaman Sama dengan yang Diserahkan DPR

Nasional
Mendagri Terbitkan SE, Imbau Masyarakat Tak Lakukan Perjalanan Selama Libur Panjang Akhir Oktober

Mendagri Terbitkan SE, Imbau Masyarakat Tak Lakukan Perjalanan Selama Libur Panjang Akhir Oktober

Nasional
Ingin Liburan Aman dari Covid-19, Ini Tipsnya

Ingin Liburan Aman dari Covid-19, Ini Tipsnya

Nasional
Dalam Pleidoi, Heru Hidayat Minta Perusahaannya Tak Dirampas hingga Berharap Bebas

Dalam Pleidoi, Heru Hidayat Minta Perusahaannya Tak Dirampas hingga Berharap Bebas

Nasional
Komisi III: Kalau Benar Pembunuh Pendeta Yeremia Aparat, Hukumannya Harus Berat

Komisi III: Kalau Benar Pembunuh Pendeta Yeremia Aparat, Hukumannya Harus Berat

Nasional
Kuasa Hukum Nurhadi Anggap Dakwaan JPU KPK Dipaksakan

Kuasa Hukum Nurhadi Anggap Dakwaan JPU KPK Dipaksakan

Nasional
Dalam Pertemuan dengan Para Menlu dan PBB, Menlu Retno Suarakan Penyelesaian Hak Bangsa Palestina

Dalam Pertemuan dengan Para Menlu dan PBB, Menlu Retno Suarakan Penyelesaian Hak Bangsa Palestina

Nasional
Kontras Minta Komnas HAM hingga Ombudsman Awasi Temuan TGPF soal Pendeta Yeremia

Kontras Minta Komnas HAM hingga Ombudsman Awasi Temuan TGPF soal Pendeta Yeremia

Nasional
Penjelasan Satgas soal Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 Usai Libur Panjang

Penjelasan Satgas soal Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 Usai Libur Panjang

Nasional
Satgas: Pemerintah Mengupayakan Pemerataan Penerima Vaksin Covid-19

Satgas: Pemerintah Mengupayakan Pemerataan Penerima Vaksin Covid-19

Nasional
Kementerian PPPA Ingatkan Protokol Kesehatan Tetap Harus Dipatuhi di Rumah

Kementerian PPPA Ingatkan Protokol Kesehatan Tetap Harus Dipatuhi di Rumah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X