Nadiem Makarim Diminta Turun ke Lapangan Temui Guru dan Murid

Kompas.com - 29/07/2020, 16:31 WIB
Nadiem Makarim dalam Taklimat Media yang disiarkan melalui kanal Youtube Kemendikbud, Jumat (24/7/2020) malam. Tangkapan layar Youtube KemendikbudNadiem Makarim dalam Taklimat Media yang disiarkan melalui kanal Youtube Kemendikbud, Jumat (24/7/2020) malam.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) dan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk turun ke lapangan.

Wakil Sekretaris Jenderal FSGI Satriwan Salim mengatakan, Nadiem perlu turun ke lapangan untuk mengetahui kendala-kendala yang dialami para guru dan murid.

"Saya berharap Mas Menteri itu turun berkomunikasi dengan guru-guru kita yang banyak kendala-kendala di daerah, memberikan semangat, termasuk dengan anak-anak kita yang banyak kendala," kata Satriwan dalam sebuah acara diskusi, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Nadiem Makarim: Program Organisasi Penggerak Kita Evaluasi

Menurut Satriwan, selama masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat pandemi Covid-19, Nadiem lebih banyak bekerja secara jarak jauh.

Ia pun menyebut Nadiem sebagai Menteri Pendidikan "jarak jauh" karena dinilai lebih banyak memerintah tanpa turun ke lapangan.

"Kami berharap Mas Menteri jangan sampai menjadi Menteri Pendidikan jarak jauh, karena apa, pendidikan itu filosofisnya menghilangkan jarak, bukan menjauhkan atau membuat jarak," ujar Satriwan.

Senada dengan Satriwan, Wakil Sekretaris Umum PP Pergunu Achmad Zuhri juga mengkritik sikap Nadiem yang terkesan elitis karena dinilai tak punya itikad untuk turun ke tingkat akar rumput.

Baca juga: Nadiem Makarim Sebut PPDB Zonasi sebagai Silent Revolution

Ia pun menyoroti permohonan maaf melalui video yang disampaikan Nadiem kepada NU, Muhammadiyah, dan PGRI terkait Program Organisasi Penggerak (POP).

"Saran saya ini mas menteri in turun ke sekolah NU, Muhamadiyah, ke PGRI, dengarkan keluhan siswa, guru, wali murid, kepala sekolah, untuk menegosiasi ualng kebijakan yang diterapkan," kata Zuhri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Pasar Senen Ramai Pengunjung Buru Baju Seken

Jelang Lebaran, Pasar Senen Ramai Pengunjung Buru Baju Seken

Nasional
Dirsoskam Antikorupsi Duga 75 Pegawai Tak Lolos TWK Tidak Diinginkan di KPK

Dirsoskam Antikorupsi Duga 75 Pegawai Tak Lolos TWK Tidak Diinginkan di KPK

Nasional
Giri Supradiono Heran Tak Lolos TWK KPK padahal Pernah Raih Makarti Bhakti Nigari Award

Giri Supradiono Heran Tak Lolos TWK KPK padahal Pernah Raih Makarti Bhakti Nigari Award

Nasional
Dirsoskam Antikorupsi KPK: Sejumlah Penyidik yang Tak Lolos TWK Sedang Tangani Kasus Besar

Dirsoskam Antikorupsi KPK: Sejumlah Penyidik yang Tak Lolos TWK Sedang Tangani Kasus Besar

Nasional
UPDATE: 4.530 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Bertambah di India dan Bahrain

UPDATE: 4.530 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Bertambah di India dan Bahrain

Nasional
2 Hari Penyekatan Mudik Lebaran, Kakorlantas: 32.815 Kendaraan Putar Balik

2 Hari Penyekatan Mudik Lebaran, Kakorlantas: 32.815 Kendaraan Putar Balik

Nasional
9 Kasatgas, Novel Baswedan, dan Pengurus Inti Wadah Pegawai Disebut Tak Lolos TWK di KPK

9 Kasatgas, Novel Baswedan, dan Pengurus Inti Wadah Pegawai Disebut Tak Lolos TWK di KPK

Nasional
Indonesia Dorong Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19 bagi Semua Negara

Indonesia Dorong Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19 bagi Semua Negara

Nasional
Menlu Sebut Peningkatan Kasus Covid-19 di Dunia 2 Pekan Terakhir Lampaui 6 Bulan Awal Pandemi

Menlu Sebut Peningkatan Kasus Covid-19 di Dunia 2 Pekan Terakhir Lampaui 6 Bulan Awal Pandemi

Nasional
Kasus Covid-19 di Dunia Melonjak, Menlu Minta Masyarakat Waspada

Kasus Covid-19 di Dunia Melonjak, Menlu Minta Masyarakat Waspada

Nasional
Indonesia Dukung Penghapusan Hak Paten Vaksin Covid-19

Indonesia Dukung Penghapusan Hak Paten Vaksin Covid-19

Nasional
Vaksin Covid-19 Tahap Ke-11 Tiba, Total 75,9 Juta Dosis Sudah Diterima Indonesia

Vaksin Covid-19 Tahap Ke-11 Tiba, Total 75,9 Juta Dosis Sudah Diterima Indonesia

Nasional
Total 6.410.500 Dosis Vaksin AstraZeneca Jalur Covax Telah Diterima Indonesia

Total 6.410.500 Dosis Vaksin AstraZeneca Jalur Covax Telah Diterima Indonesia

Nasional
Sabtu Pagi, 1.389.600 Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia

Sabtu Pagi, 1.389.600 Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia

Nasional
Kasus Covid-19 Tembus 1,7 Juta dan Peringatan Pembatasan Pengunjung Tempat Wisata

Kasus Covid-19 Tembus 1,7 Juta dan Peringatan Pembatasan Pengunjung Tempat Wisata

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X