Kompas.com - 29/07/2020, 14:19 WIB
Aktvitas warga di Pasar Pramuka yang telah dibuka kembali di Jakarta Timur, Selasa (14/7/2020). Pengelola Pasar Pramuka menutup sementara pasar tersebut dari Sabtu (11/7) hingga Senin (13/7) menyusul satu orang pedagang terkonfirmasi positif COVID-19 setelah melakukan tes usap secara mandiri. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGAktvitas warga di Pasar Pramuka yang telah dibuka kembali di Jakarta Timur, Selasa (14/7/2020). Pengelola Pasar Pramuka menutup sementara pasar tersebut dari Sabtu (11/7) hingga Senin (13/7) menyusul satu orang pedagang terkonfirmasi positif COVID-19 setelah melakukan tes usap secara mandiri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebutkan, ada 11.766 pedagang yang tersebar di sejumlah pasar di Jakarta telah menjalani swab test atau tes usap selama periode 8 Juni hingga 28 Juli 2020.

"DKI Jakarta sangat aktif melakukan skrining pasar. Sudah 173 pasar yang diperiksa dan 11.766 orang diambil swab-nya dan ditemukan 555 orang yang positif Covid-19 di 107 pasar," kata Tim Pakar Satuan tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Dr Dewi Nur Aisyah di Jakarta, Rabu (29/7/2020). 

Berdasarkan data tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 mendapatkan angka positivity rate kluster pasar yakni sebesar 4,71 persen.

Baca juga: Setelah Pasar Senen, Kapan Layanan Rapid Test Stasiun Lain Dibuka?

Lebih rinci, untuk wilayah Jakarta Pusat tim medis melakukan pemeriksaan di 34 pasar dengan jumlah pedagang yang di-swab sebanyak 3.295.

Dari jumlah itu, didapatkan orang yang positif yaitu 228 dan masih menunggu hasil 52 orang.

Untuk wilayah Jakarta Utara, terdapat 22 pasar yang diperiksa dengan jumlah swab 1.534 dan pedagang yang positif 35 orang, negatif 1.243 dan menunggu hasil 256 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, 40 pasar telah diperiksa tim medis di Jakarta Barat dengan jumlah swab mencapai 2.575. Dari jumlah itu, pedagang yang positif sebanyak 96 dan negatif 2.479.

Kemudian, untuk Jakarta Selatan terdapat 38 pasar yang diperiksa dengan jumlah swab mencapai 2.156.

Untuk pedagang yang positif yaitu 53 orang, negatif 2.026 dan masih menunggu hasil 77 orang.

"Untuk Jakarta Timur ada 39 pasar, jumlah swab yang diambil 2.718 dan positif 143 orang serta masih menunggu hasil pemeriksaan 127 orang," kata dia. 

Baca juga: Tak Hanya Tes PCR, Pemprov DKI Diminta Gencar Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Selain pasar, tim medis menemukan sembilan klaster dengan 114 kasus di rumah ibadah yang tersebar di sejumlah titik Jakarta, di antaranya gereja, masjid, dan asrama pendeta. 

"Selain itu terdapat juga satu kluster di pesantren dengan empat kasus dan satu kluster di kegiatan tahlilan dengan temuan 29 kasus," ujar Dr Dewi.

Dari data tersebut, angka positivity rate juga beragam, mulai dari 10 persen, 51 persen, hingga 74 persen.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaksa Masih Pelajari Putusan Banding Djoko Tjandra

Jaksa Masih Pelajari Putusan Banding Djoko Tjandra

Nasional
Wapres Ingatkan Limbah B3 Medis dari Pasien Covid-19 Tak Jadi Sumber Penyebaran Baru

Wapres Ingatkan Limbah B3 Medis dari Pasien Covid-19 Tak Jadi Sumber Penyebaran Baru

Nasional
Sebaran 195 Zona Merah di Indonesia Data 25 Juli 2021, Jawa Timur Paling Banyak

Sebaran 195 Zona Merah di Indonesia Data 25 Juli 2021, Jawa Timur Paling Banyak

Nasional
Politisi PKB: Anggota DPR Tak Perlu Mengemis ke Pemerintah untuk Dapat Fasilitas Isoman

Politisi PKB: Anggota DPR Tak Perlu Mengemis ke Pemerintah untuk Dapat Fasilitas Isoman

Nasional
Tingkatkan Testing, Luhut Minta Laboratorium Tes PCR Tak Hanya Ada di Ibu Kota Provinsi

Tingkatkan Testing, Luhut Minta Laboratorium Tes PCR Tak Hanya Ada di Ibu Kota Provinsi

Nasional
Video Polisi Pukul Warga di Nabire Viral, Kapolda Papua Minta Maaf

Video Polisi Pukul Warga di Nabire Viral, Kapolda Papua Minta Maaf

Nasional
Sandiaga Uno: Kunjungan Wisatawan Tahun 2020 Turun 75 Persen

Sandiaga Uno: Kunjungan Wisatawan Tahun 2020 Turun 75 Persen

Nasional
Luhut Minta Pemerintah Mati-matian Tekan Angka Kematian Pasien Covid-19

Luhut Minta Pemerintah Mati-matian Tekan Angka Kematian Pasien Covid-19

Nasional
Kepala BRIN Sebut Selama Pandemi Limbah Medis Bisa Diolah dengan Teknologi Mobile

Kepala BRIN Sebut Selama Pandemi Limbah Medis Bisa Diolah dengan Teknologi Mobile

Nasional
Rakor dengan Pemprov DIY, Wapres: Kita Harus Lebih Keras agar Covid-19 Melandai

Rakor dengan Pemprov DIY, Wapres: Kita Harus Lebih Keras agar Covid-19 Melandai

Nasional
Instruksi PGI, Fasilitas Gereja Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Instruksi PGI, Fasilitas Gereja Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Nasional
PGI Minta Mahfud Galang Solidaritas Kemanusiaan Atasi Covid-19

PGI Minta Mahfud Galang Solidaritas Kemanusiaan Atasi Covid-19

Nasional
Isoman di Hotel untuk DPR, Politisi PKB: Sungguh Tak Pantas dan Sakiti Hati Rakyat

Isoman di Hotel untuk DPR, Politisi PKB: Sungguh Tak Pantas dan Sakiti Hati Rakyat

Nasional
Luhut Minta Vaksinasi Covid-19 Capai 2 Juta Suntikan Per Hari Mulai Agustus

Luhut Minta Vaksinasi Covid-19 Capai 2 Juta Suntikan Per Hari Mulai Agustus

Nasional
[POPULER NASIONAL] Panglima TNI Marah, Minta Dansatpom Lanud Merauke Dicopot | Panglima TNI Minta Dansatpom Lanud Merauke Dicopot

[POPULER NASIONAL] Panglima TNI Marah, Minta Dansatpom Lanud Merauke Dicopot | Panglima TNI Minta Dansatpom Lanud Merauke Dicopot

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X