[POPULER NASIONAL] Peristiwa Kudatuli | Tatap Muka di Sekolah di Luar Zona Hijau

Kompas.com - 28/07/2020, 10:18 WIB
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjawab pertanyaan wartawan usai menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional : Krisis Keuangan dan Pangan, Peluang atau Ancaman di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (13/10/2011). KOMPAS/AGUS SUSANTOKetua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjawab pertanyaan wartawan usai menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional : Krisis Keuangan dan Pangan, Peluang atau Ancaman di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (13/10/2011).
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanggal 27 Juli menjadi salah satu tanggal yang paling bersejarah bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Pasalnya, pada tahun 1996, markas PDI yang berada di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, diambil paksa lewat sebuah pertumpahan darah.

PDI Perjuangan menyebut peristiwa mencekam itu sebagai peristiwa Kudatuli.

Sementara itu, pemerintah berencana mengizinkan penyelenggaraan kegiatan sekolah tatap muka di luar zona hijau Covid-19.

Menurut Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, pemberian izin ini akan diumumkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Berikut berita yang paling banyak dibaca sehingga menjadi yang terpopuler di Kompas.com, kemarin, selengkapnya:

1. Peristiwa Kudatuli

Peristiwa Kudatuli bermula dari konflik internal di partai berlambang banteng tersebut yang terjadi selama satu dekade sebelumnya.

Tahun 1987, Ketua Umum PDI Soerjadi menggaet Megawati Soekarnoputri dan Guruh Soekarnoputra sebagai vote getter bagi PDI.

Hal itu dilakukan Soerjadi lantaran sejak Pemilu 1977, PDI selalu memperoleh nomor buncit dengan perolehan tak lebih dari 10 persen.

Keputusan Soerjadi menggaet Megawati pun tepat. Pada Pemilu 1987 dan 1992, perolehan suara PDI melejit.

Namun, seiring dengan hal tersebut, ketokohan Soerjadi tersaingi oleh Megawati. Pada saat yang sama, muncul kekhawatiran dari penguasa Orde Baru terhadap putri dari Presiden RI pertama, Soekarno, itu.

Tahun 1966, Soerjadi menggelar Kongres PDI di Medan. Kongres tersebut digunakan oleh pemerintah untuk mendongkel Megawati. Soerjadi pun mengklaim kemenangan.

Megawati sendiri tak hadir ke kongres. Di sisi lain, sejumlah aksi unjuk rasa digelar di berbagai kota di Indonesia untuk memprotes PDI Perjuangan versi Soerjadi.

Lantas bagaimana kelanjutannya?

Selengkapnya di sini

2. Izin tatap muka di sekolah di luar zona hijau

Menurut Doni, meski izin akan diberikan, namun kegiatan tatap muka akan dilakukan secara terbatas.

Dalam hal ini, jumlah siswa yang diperbolehkan hadir di satu kelas dibatasi. Kegiatan belajar mengajar pun akan dipersingkat.

Doni menyebutkan, belajar jarak jauh yang diterapkan saat ini memang efektif untuk mencegah penularan Covid-19.

Di sisi lain, banyak siswa di daerah yang kesulitan dalam belajar jarak jauh karena sulitnya sinyal internet.

Doni pun memuji kreativitas daerah yang memberlakukan kebijakan belajar menggunakan radio pada masa pandemi ini.

"Beberapa daerah yang telah berinisiatif menggunakan radio panggil sebagai sarana pembelajaran oleh guru tentunya kita berikan apresiasi karena tidak ada rotan, akar pun jadi," ujar Doni.

Selengkapnya di sini



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bakamla Amankan Kapal Tanker Panama dan Iran yang Diduga Transfer BBM Ilegal

Bakamla Amankan Kapal Tanker Panama dan Iran yang Diduga Transfer BBM Ilegal

Nasional
Kompolnas Beberkan Latar Belakang Listyo Sigit Ingin Ubah Tugas Polsek

Kompolnas Beberkan Latar Belakang Listyo Sigit Ingin Ubah Tugas Polsek

Nasional
Kompolnas: Pengaktifan Pam Swakarsa Diatur Undang-undang

Kompolnas: Pengaktifan Pam Swakarsa Diatur Undang-undang

Nasional
Soal Restorative Justice yang Disinggung Listyo Sigit, Pengamat: Belum Dipahami hingga Level Bawah

Soal Restorative Justice yang Disinggung Listyo Sigit, Pengamat: Belum Dipahami hingga Level Bawah

Nasional
Kompolnas: Pam Swakarsa Bermakna Keinginan Masyarakat

Kompolnas: Pam Swakarsa Bermakna Keinginan Masyarakat

Nasional
Tambah 5 di Belanda, Total 2.942 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Tambah 5 di Belanda, Total 2.942 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Soal Kewajiban Jilbab bagi Siswi Nonmuslim, Ketua Komisi X: Kami Prihatin atas Sikap Intoleran

Soal Kewajiban Jilbab bagi Siswi Nonmuslim, Ketua Komisi X: Kami Prihatin atas Sikap Intoleran

Nasional
Begini Cara Cek Daftar Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 dan Pencairannya

Begini Cara Cek Daftar Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 dan Pencairannya

Nasional
Istana Terima Surat DPR soal Pengangkatan Listyo sebagai Kapolri, Pelantikan Akhir Januari

Istana Terima Surat DPR soal Pengangkatan Listyo sebagai Kapolri, Pelantikan Akhir Januari

Nasional
Doni Monardo Positif Covid-19 dan 12.191 Kasus Baru Virus Corona di Indonesia

Doni Monardo Positif Covid-19 dan 12.191 Kasus Baru Virus Corona di Indonesia

Nasional
Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto Positif Covid-19

Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto Positif Covid-19

Nasional
Satgas Covid-19 Sarankan Pemakaian Masker dalam Kondisi Seperti Ini...

Satgas Covid-19 Sarankan Pemakaian Masker dalam Kondisi Seperti Ini...

Nasional
Kemenkes: Vaksinasi Penting untuk Kurangi Tingkat Keparahan dan Kematian Covid-19

Kemenkes: Vaksinasi Penting untuk Kurangi Tingkat Keparahan dan Kematian Covid-19

Nasional
Satgas Sebut WHO Pertegas Efektivitas Masker Cegah Covid-19

Satgas Sebut WHO Pertegas Efektivitas Masker Cegah Covid-19

Nasional
UPDATE 23 JANUARI: Bertambah 65, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini 5.549

UPDATE 23 JANUARI: Bertambah 65, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini 5.549

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X