Kompas.com - 28/07/2020, 08:58 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat Indonesia dinilai puas terhadap upaya pemerintah dalam menangani Covid-19 di Tanah Air.

Hal tersebut merupakan hasil survei Cyrus Network yang dirilis pada Senin (27/7/2020).

CEO Cyrus Network Eko Dafid Afianto mengatakan, hasil survei Cyrus Network menunjukkan, total 70 persen responden sangat puas dan puas dengan upaya pemerintah menekan pandemi Covid-19.

Jika dirinci, sebanyak 36,8 persen sangat puas dan 33,2 persen puas terkait pertanyaan upaya pemerintah mengatasi Covid-19 di Tanah Air.

"Artinya kalau dijumlahkan, ada 70 persen responden menjawab sangat puas dan puas dengan skor rata-ratanya, 6,51 persen," ujar Eko dalam rilis survei nasional bertajuk Penilaian Publik terhadap RUU Cipta Kerja dan Penanganan Dampak Covid-19 secara daring, Senin (27/7/2020).

Baca juga: Survei Cyrus Network: 53,3 Responden Sangat Puas dengan Kinerja Jokowi dalam Pemulihan Ekonomi

Sementara itu, ada sebanyak 20,0 persen yang mengaku tidak puas dan 10,1 persen menjawab sangat tidak puas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, survei tersebut juga menunjukkan kepuasan responden terhadap upaya pemerintah menyediakan fasilitas kesehatan selama pandemi.

Ada sebanyak 35,4 persen yang menyatakan sangat puas dan 34,9 persen menyatakan puas.

"Ada sekitar 70,1 persen yang menjawab puas dengan rata-rata skor 6,5 di kategori puas," kata dia.

Adapun yang menjawab tidak puas ada sebanyak 20,3 persen dan sangat tidak puas sebanyak 9,4 persen.

Puas dengan Kinerja Jokowi

Dalam survei tersebut, Presiden Jokowi juga mendapat kepuasan yang cukup tinggi dari masyarakat atas usaha penanganan Covid-19, penanggulangan dampak, serta pemulihan ekonomi di Indonesia.

Baca juga: Kinerja Menteri Belum Sesuai Harapan, Politisi Demokrat Nilai Reshuffle Jadi Opsi Perbaikan

Eko mengatakan, kepuasan terhadap Presiden RI dalam kategori tersebut ada sebanyak 53,3 persen sangat puas dan 28,5 persen menyatakan puas.

"Artinya ada 81,1 persen masyarakat yang menjawab puas. Angka ini cukup tinggi, dengan rata-rata skor puas 7,24," ujar Eko.

Kemudian, ada sebanyak 11,6 persen yang menyatakan tidak puas dan 6,6 persen menyatakan sangat tidak puas.

Selain kepada Presiden, hasil survei tersebut juga menunjukkan kepuasan terhadap TNI/Polri dalam usaha menangani Covid-19 dan dampak ekonominya.

Ada sebanyak 41,8 persen responden menyatakan sangat puas dan 36,6 puas terhadap Polri, sedangkan ada 46,6 persen responden menyatakan sangat puas dan 34,5 puas terhadap TNI.

Kemudian sebanyak 15,1 responden menyatakan tidak puas dan 6,5 persen sangat tidak puas terhadap Polri.

Baca juga: Survei Indikator: 48,8 Persen Pengusaha Nilai Kinerja Pemerintah Pusat Tangani Covid-19 Buruk

Sementara ada sebanyak 14,4 persen yang menyatakan tidak puas dan 4,5 persen sangat tidak puas kepada TNI.

"Selanjutnya BNPB, skor rata-rata kepuasannya 7,10 dari 43,5 persen sangat puas dan 36,7 persen puas. Tidak puas ada 14,9 persen dan 4,9 sangat tidak puas," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres Imbau Umat Islam yang Mampu untuk Lakukan Zakat, Infak dan Sedekah Melalui LAZ

Wapres Imbau Umat Islam yang Mampu untuk Lakukan Zakat, Infak dan Sedekah Melalui LAZ

Nasional
Waketum Golkar Ajak Mantan Kader yang Belum Beruntung Bikin Partai Baru untuk Bergabung Lagi

Waketum Golkar Ajak Mantan Kader yang Belum Beruntung Bikin Partai Baru untuk Bergabung Lagi

Nasional
Golkar Terbuka Berkoalisi dengan Partai Mana Pun, Termasuk Pecahan Partai Golkar

Golkar Terbuka Berkoalisi dengan Partai Mana Pun, Termasuk Pecahan Partai Golkar

Nasional
Jokowi: BUMN Terlalu Sering Kita Proteksi, Enak Sekali

Jokowi: BUMN Terlalu Sering Kita Proteksi, Enak Sekali

Nasional
Wapres Sebut Laznas Yatim Mandiri Telah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Terdampak Pandemi

Wapres Sebut Laznas Yatim Mandiri Telah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Terdampak Pandemi

Nasional
Akbar Tanjung: Kalau 2004 Golkar Pernah Jadi Pemenang, Insya Allah 20 Tahun Kemudian Juga Bisa

Akbar Tanjung: Kalau 2004 Golkar Pernah Jadi Pemenang, Insya Allah 20 Tahun Kemudian Juga Bisa

Nasional
Minta BUMN yang Tak Berkembang Ditutup, Jokowi: Tidak Ada 'Selamet-selametin'

Minta BUMN yang Tak Berkembang Ditutup, Jokowi: Tidak Ada "Selamet-selametin"

Nasional
Jokowi: Kadang Saya Malu, BUMN Sudah 'Dibukain' Pintu tetapi Enggak Ada Respons

Jokowi: Kadang Saya Malu, BUMN Sudah "Dibukain" Pintu tetapi Enggak Ada Respons

Nasional
Wapres Sebut Jumlah Anak Yatim Piatu Mencapai 28.000 Per September 2021

Wapres Sebut Jumlah Anak Yatim Piatu Mencapai 28.000 Per September 2021

Nasional
Enam Orang yang Terjaring OTT Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Enam Orang yang Terjaring OTT Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Nasional
Jokowi Tekankan soal Transformasi Bisnis dan Adaptasi Teknologi di BUMN

Jokowi Tekankan soal Transformasi Bisnis dan Adaptasi Teknologi di BUMN

Nasional
Anggota DPR Nilai Cara Penagihan Pinjol dengan Teror dan Intimidasi Patut Diberangus

Anggota DPR Nilai Cara Penagihan Pinjol dengan Teror dan Intimidasi Patut Diberangus

Nasional
OTT di Musi Banyuasin, KPK Tangkap Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dan 5 ASN

OTT di Musi Banyuasin, KPK Tangkap Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dan 5 ASN

Nasional
Jokowi Ingatkan Izin Investasi di BUMN Jangan Berbelit-belit

Jokowi Ingatkan Izin Investasi di BUMN Jangan Berbelit-belit

Nasional
Temui Orangtua Korban Penganiayaan di Bogor, Wagub Jabar Minta Pihak Sekolah Menindak Tegas

Temui Orangtua Korban Penganiayaan di Bogor, Wagub Jabar Minta Pihak Sekolah Menindak Tegas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.