Rapat Jokowi Kembali Virtual Usai Wakil Wali Kota Solo Positif Covid-19, Ini Penjelasan Istana

Kompas.com - 27/07/2020, 10:48 WIB
Suasana rapat terbatas Presiden Joko Widodo dengan sejumlah menterinya, Senin (16/3/2020). Rapat digelar melalui konferensi video demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Instagram Pramono AnungSuasana rapat terbatas Presiden Joko Widodo dengan sejumlah menterinya, Senin (16/3/2020). Rapat digelar melalui konferensi video demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat terbatas pada Senin (27/7/2020) yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, kembali diselenggarakan secara virtual usai Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo dinyatakan positif Covid-19.

Diketahui, Purnomo sempat menemui Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (16/7/2020), sebelum ia didiagnosis positif Covid pada Jumat (24/7/2020).

Menanggapi hal itu Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyatakan rapat kembali digelar secara virtual karena mempertimbangkan efisiensi waktu Presiden.

Dengan demikian, kata Heru, rapat tatap muka tetap diadakan jika waktu memungkinkan.

"Tatap muka tetap ada, jadi melihat waktu Bapak Presiden. Jika padat maka lebih efisien video conference," kata Heru kepada Kompas.com, saat ditanya apakah hal itu berkaitan dengan kasus positif Covid-19 Wakil Wali Kota Solo.

Baca juga: Terpapar Covid-19 di Usia 71 Tahun, Achmad Purnomo Tetap Sehat dan Terus Berolahraga

Saat ditanya apakah frekuensi rapat tatap muka akan dikurangi seiring dengan kasus positif Covid-19 yang dialami Purnomo, Heru menjawab rapat tatap muka akan tetap berjalan seperti biasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Frekuensinya tidak, cuma jumlah orang mungkin dikurangi," lanjut dia.

Sebelumnya Jokowi menjalani tes usap (swab) Covid-19 seusai Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo dinyatakan positif Covid-19.

Purnomo diketahui menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

"Bapak Presiden dan perangkat secara rutin melakukan swab test. Untuk khusus hal Wakil Wali Kota Solo, saya rasa Bapak Presiden akan melakukan swab lebih cepat dari biasanya setelah mendengar Wakil Wali Kota Solo positif," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono saat dihubungi, Jumat (24/7/2020).

Baca juga: Istana: Belum Tentu Achmad Purnomo Sudah Terjangkit Covid-19 Saat Bertemu Presiden

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres Soroti Tingginya Kasus Covid-19 di Jateng, Minta Ganjar Tekan dari Hulu

Wapres Soroti Tingginya Kasus Covid-19 di Jateng, Minta Ganjar Tekan dari Hulu

Nasional
UPDATE: Bertambah Satu Kasus di Qatar, 5.436 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19

UPDATE: Bertambah Satu Kasus di Qatar, 5.436 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19

Nasional
Menkominfo: Penanganan Covid-19 Butuh Waktu karena Jumlah Penduduk yang Besar

Menkominfo: Penanganan Covid-19 Butuh Waktu karena Jumlah Penduduk yang Besar

Nasional
Mahfud Minta Masyarakat Sampaikan Aspirasi Tertulis atau via Telepon agar Situasi Kondusif

Mahfud Minta Masyarakat Sampaikan Aspirasi Tertulis atau via Telepon agar Situasi Kondusif

Nasional
Anggota DPR: Vaksinasi Tidak Boleh Birokratis, apalagi Dipersulit

Anggota DPR: Vaksinasi Tidak Boleh Birokratis, apalagi Dipersulit

Nasional
Tingginya Angka Kematian dan Kegagalan Deteksi Dini Kasus Covid-19

Tingginya Angka Kematian dan Kegagalan Deteksi Dini Kasus Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut Pemerintah Hadapi Dilema Penanganan Pandemi Covid-19

Mahfud Sebut Pemerintah Hadapi Dilema Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Ketika Presiden Jokowi Tahu Stok Obat untuk Pasien Covid-19 Kosong...

Ketika Presiden Jokowi Tahu Stok Obat untuk Pasien Covid-19 Kosong...

Nasional
[POPULER NASIONAL] Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait Ivermectin | Vaksin Covid-19 Turunkan Angka Kematian

[POPULER NASIONAL] Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait Ivermectin | Vaksin Covid-19 Turunkan Angka Kematian

Nasional
Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Nasional
Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Nasional
Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Nasional
Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Nasional
Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Nasional
Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X